Halaman

Jumat, 18 Januari 2008

BERSYUKUR

Aku melihat tayangan televisi, ada seorang istri yang suaminya tidak bisa berjalan. Dia akan menggendong suaminya ke tempat kerjanya, sebuah bengkel tambal ban. Ada seorang ibu lain yang anaknya sakit kanker dari kecil, biaya nggak ada. Ada lagi seorang istri yang suaminya selalu menyakiti sampai dia harus masuk UGD, bahkan ada yang sampai meninggal!

Astaghfirullah............
Betapa aku sangat beruntung. Ada suami yang baik.....sangat baik malah, perhatian, cinta ( jangan bilang belum tentu ya........aku percaya saja dia selalu bilang CINTA sama aku. Kalaupun itu bohong, nggak papa aku lebih suka dia bohong kalau gitu!) Kok jadi nggak PD gitu seh? Ha ha ha habis orang sering bilang masa sudah lebih dari 16 tahun nikah kok masih sering bilang CINTA....bohong kali...??? Pada ngiri kali ya? Kami memang selalu pacaran. Kadang mesra, kadang ngambek, kadang ngerajuk, tapi tetep cinta.

Amanah berupa anak-anak manis, pinter, rajin ibadah. Materi....alhamdulillah, dalam kondisi apapun kami tetep merasa "kaya". Wow.........kebangetan nggak sih kalau nggak bersyukur?

Berusaha menjadi anak yang baik, yang selalu berbuat yang terbaik yang bisa dilakukan dan mendo'akan orangtua. Berusaha menjadi istri yang baik, memaafkan kesalahan suami, menerima kekurangannya (he he he mungkin lebih tepatnya menerima yang kurang sesuai di hati meski itu bukan sesuatu yang kurang), selalu mengingatkan, mendukung, menentramkan hatinya. Berusaha menjadi ibu yang baik, menjaga, mengasuh, mendidik berlian titipan Allah.

Belajar, belajar, belajar.
Yah, aku masih harus banyak belajar. Terlebih belajar bersyukur.

2 komentar:

Bambang Aroengbinang mengatakan...

kadang aku berpikir, selalu bersyukur juga gak baik, wong segala sesuatu itu kalau terlalu berlebihan ya jadinya malah gak pas.

lagi pula hidup ini diciptakan selalu berpasangan, paradoks, jika saja tepat pemakaian dan waktunya, kedua2nya bisa jadi sama2 baik...

Anonim mengatakan...

Artikel yang bagus, bisa jadi inprisari buat nyonyaku...Cinta yang hakiki dan akan terus langgeng jika didasari oleh Cinta karena Allah. Rumah tangga akan seperti surga jika kita mau membangun surga itu sendiri dengan tuntunan dari yang mempersatukan hati yaitu Al Qur'an dan As Sunnah

Salam
http://bloggerbanua.blogspot.com