Halaman

Jumat, 12 Desember 2008

BANGUUUUN..............BANGUUUUN.................

Mas Hafizh, bangga banget kalau bisa menidurkan Adek cantiknya. Kadang Vania memang manja banget, milih minta digendong siapa. Mas Hafizh adalah salah satu favoritnya selain Papanya. Karena jarak antara pundak dan tangannya saat gendong sangat pas dengan tinggi badan Princess. So, dia bisa peluk Masnya itu dan meletakkan kepala cantiknya di pundak Mas Hafizh tercinta. Semoga pundak itu selalu siap disandari adek-adeknya selamanya.......AMIIIN..........

Eeee......karena Masnya gendong sambil mondar mandir atau jalan muka belakang, ya Vania keenakan. Ssssstttt...... dia tidur!! Nikmaaaat banget dipelukan Mas Hafizh. Kalau sudah gini, Mas Hafizh bangga banget, malahan kadang disuruh naruh adiknya ke tempat tidur nggak mau. Lho??! Iya, Mas Hafizh sudah menikmati nggendong dan membuat Adek tertidur pulas di pelukannya. Tapii......karena takut jadi kebiasaan, dengan berat hati akhirnya ditaruh juga deh si Adek di tempat tidur.

Mas Farras pun demikian meski jarang. He he he......badannya tanggung. Adeknya merasa kurang nyaman. Sama seperti kalau digendong Mamanya, kurang nyaman sebenarnya. Tapi......baunya Mama itu lho yang bikin Vania terbius sama Mama. Ha ha ha........ Tapi Mas Rafi paling seneng kalau nemani adeknya main di kamar, taruh kasur di bawah, lalu Adek tertidur di pangkuan atau tidur saat dia tepuk-tepuk sayang. Wuiiiih....... bangga banget dia.

"Sssstttt.........Maaa......Adek sudah bobok. Mas Rafi lho yang tepuk-tepuk dia sampai tidur." Begitu biasanya dia laporan. Atau.......

"Maaaa.......kakiku capek, kesemutan, karena Adek tidur di pangkuanku. Mau dilepas kasihan. Kayaknya enaaaak banget. Mungkin dia suka pangkuanku ya Ma."

Nah, kalau Princess lain lagi. Dia paling seneng bangunin Mas-Masnya kalau pagi. Ha ha ha....... kok kebalikan gitu ya? Memang! Kalau pagi sebelum subuh dia sudah bangun, pasti dia akan "nguntit" di belakangku keluar kamar. Aku masak air dan siapin sarapan, dia akan sibuk bengunin Mas Masnya.

"Hafizh Zuhdi........Banguuun.........!!!"
"Farras Abiyyu...........Banguuuunnn..........!!!"
"Arib Rafi........banguuunnn.........!!!"
"Ayo banguun..........sudah subuh.........!!"
"Emaassss........banguuuunnn............ayo semua bangun.......shalat ke masjid! Adek ikut ya?"

Ha ha ha......rupanya dia meniru semua ucapan dan apa yang aku lakukan. Jika aku membangunkan berlian-berlianku, setelah beberapa kali dibangunin nggak bangun, maka aku akan panggil mereka dengan nama lengkapnya. Yah....sekalian biar do'anya lengkap! He he he.....kan nama tuh do'a kami, orangtuanya. Lha Princessku juga membangunkan Mas Masnya dengan memanggil nama lengkap mereka meski tetep aja nggak lengkap. Kepanjangan kali ya?! Tapi kok.......pakai ngajuin proposal mau ikut ke masjid segala ya? Udah gitu, nada suara saat bangunin Mas Masnya berbeda dengan nada suara saat minta ikut ke masjid. Dasar pinter!! Mana kadang, jika ditolak dia akan menambah kata; Pliiiisss............pliiiissss...........pliiiisss...........sambil kedua telapak tangan ditangkupkan jadi satu dan ditaruh di depan dadanya. Tak lupa badannya sedikit membungkuk tanda permohonan. Walaaah............siapa yang tahan nggak ngajak??

Dan.......Mas Masnya seneng banget kalau yang bangunin Princess cantik. Kadang makin dibuat-buat nggak bangun biar Adeknya makin marah, makin lucu, makin nggemesin. Lama-lama...........mereka akan bangun dan langsung menyergap Adek cantiknya yang tentu saja terbirit-birit lari menghindar. Vania langsung lari ke arahku mohon pertolongan dan "suaka" sambil kedua tangannya terjulur ke depan dan lari sekencang-kencangnya.

"Maamaaaaaaaaaaa........................."

Tidak ada komentar: