Halaman

Jumat, 26 September 2008

BERLIANKU SHALAT JENAZAH

Hari ini hari Jum'at. Seperti biasa jika libur sekolah, berlianku akan segera berhamburan keluar rumah menuju masjid jika sudah mulai ada suara mengaji dari speaker masjid meski belum ada kumandang adzan.

Yah.....mereka memang tidak peduli meski belum banyak jama'ah yang datang. Yang ada baru segelintir orang, itupun rata-rata para pinisepuh alias yang sudah "senior sitizen". He he he........ berlianku memang sangat cemerlang. Selalu berkilau.

Tinggalah Princess kecil yang akhirnya menyerah dan memaklumi jika dirinya nggak bisa ikutan Mas-Masnya shalat Jum'at di masjid. Tadinya sih......... protes habis karena Masnya nggak mau ngajak dia shalat ke masjid seperti biasanya jika shalat fardlu. Apalagi tidak ada Papa di rumah. Vaniaku selalu saja bisa membedakan kapan dia bisa ngotot untuk ikut dan kapan mesti menyerah. Ha ha ha .......... dia kan berlian juga.........

Dari rumah, kami berdua ikut menyimak jalannya shalat Jum'at. Dan si Adek...... shalat juga mengikuti berjama'ahnya orang-orang di masjid. "Aaaaamiiiin......." begitu dia akan menyahut jika imam sudah sampai di akhir surah Al Fatihah bacaannya.

Kok....... sudah selesai shalat jama'ah tapi hanya Mas Farras yang pulang? Heiii.... dia pun berhenti di teras lamaaaa sambil memandang ke arah masjid. Waaah.....waaah..... ada apa nih?

"Assalaamu'alaikuum..........."
"Wa'alaikum salaam........ada apa cintaku? Kok tadi berhenti di teras lama?"

Dia hanya tersenyum lalu menghilang ke kamarnya. Nggak lama aku mendengar adanya announcement akan diadakan shalat jenazah. O, rupanya 2 berlianku menunggu shalat jenazah terselenggara karena mereka hendak ikut menyalatkan almarhum.Dengan muka penuh penyesalan Mas Farras keluar kamar dan menyatakan penyesalannya sudah pulang duluan.

"Yaaa..... aku lupa, Ma. Nggak ikutan nyalatin jenazah. Padahal tadi aku shalat Jum'at di sebelah jenazah yang disemayamkan. Pantesan Mas Hafizh dan Adek Rafi kok nggak langsung pulang. Nyesel deh kehilangan pahala."

"Assalamu'alaikuum.........."
"Assalamu'alaikuum.........."
"Wa'alaikum salaam.......... shalat jenazah ya Mas?"
"Iya donk, biar dapat pahala banyak. Ramadhan lagi, Ma."
"Mas Rafi nggak takut apa sama jenazah?"
"Kenapa mesti takut? Kan jenazah itu manusia tapi sudah meninggal, nggak perlu takut. Kalau dia hidup kan kita juga nggak takut, apalagi sudah meninggal. Nggak bisa gerak aja bahkan."

Hm.......bijak sekali berlianku ini, aku bangga dengan berlian-berlianku. Karena tadi aku mendengar anak-anak seusianya yang menyatakan ketakutannya saat melihat jenazah yang diantar ke masjid untuk dishalatkan. Mereka "heboh" saat mengatakan takut pada jenazah tadi. Seolah begitu seramnya orang yang sudah meninggal itu.

Berlian berlianku memang selalu bersinar terang dan indah. Keep shining...........

Tidak ada komentar: