Halaman

Rabu, 12 Mei 2010

ROTI GOSONG

Lagi-lagi kiriman seorang sahabat. Inspiratif.

Ketika aku masih anak perempuan kecil,
Ibu suka membuat sarapan dan makan malam.

Dan suatu malam,
setelah ibu sudah membuat sarapan, bekerja keras sepanjang hari, malamnya menghidangkan sebuah piring berisi telur, saus dan roti panggang yang gosong di depan meja ayah.

Saya ingat, saat itu menunggu apa reaksi dari orang-orang di situ!

Akan tetapi, yang dilakukan ayah adalah mengambil roti panggang itu, tersenyum pada ibu, dan menanyakan kegiatan saya di sekolah.

Saya tidak ingat apa yang dikatakan ayah malam itu, tetapi saya melihatnya mengoleskan mentega dan selai pada roti panggang itu dan menikmati setiap gigitannya!

Ketika saya beranjak dari meja makan malam itu, saya mendengar ibu meminta maaf pada ayah karena roti panggang yang gosong itu.

Dan satu hal yang tidak pernah saya lupakan adalah apa yang ayah katakan: "Sayang, aku suka roti panggang yang gosong."

Sebelum tidur, saya pergi untuk memberikan ciuman selamat tidur pada ayah.

Saya bertanya apakah ayah benar-benar menyukai roti panggang gosong.

Ayah memeluk saya erat dengan kedua lengannya yang kekar dan berkata, "Sayang ibumu sudah bekerja keras sepanjang hari ini dan dia benar-benar lelah. Jadi sepotong roti panggang yang gosong tidak akan menyakiti siapa pun!"

What a wonderful husband! A wonderful father also.

Menghargai usaha istri, sekaligus mendidik anak untuk menghargai, menghormati, mencintai apa yang telah dilakukan ibunya. Juga akan membuatnya bisa menghargai apa yang telah dilakukan orang lain untuknya. Hasil yang buruk dari usaha sepenuh hati, sangatlah pantas mendapatkan respon yang indah dan menyejukkan.

Sabtu, 08 Mei 2010

Jalan Zuhud Jadi Gaya Hidup Para Miliarder


Lebih mudah mencari uang daripada membelanjakannya. Anda percaya katakata itu? Namun, itulah jargon Warren Buffet, salah satu orang terkaya di dunia yang menghimpun pundi-pundi harta sampai 47 miliar dolar AS. Kalimat ini tentu mudah diucapkan para miliarder yang kelebihan duit. Namun, Buffet benar-benar serius dengan ucapannya itu.

Pada 2006 dia menghibahkan 83 persen kekayaannya senilai 37 miliar dolar AS yang sebagian besar dalam bentuk saham ke Yayasan Bill Gates, pemilik Microsoft yang menjadi orang terkaya nomor dua dunia. Dua persen lagi kekayaannya juga dihibahkan ke berbagai yayasan dan proyek amal.

Setahun sebelumnya, Buffet dan Gates bertemu secara pribadi. Pertemuan hanya dijadwalkan berlangsung setengah jam. Ketika keduanya bersua, pertemuan molor sampai 10 jam. Gates menjadi pe ngagum berat Buffet.

Hingga kini, Buffet masih tinggal di rumah yang dibelinya 50 tahun lalu seharga 31.500 dolar AS di Omaha, Nebraska. Rumah yang cukup besar, tapi sederhana, masih seperti ketika pertama kali dibeli. Bentuk rumah berdinding kayu tanpa pagar itu bahkan lebih mirip gudang pertanian ( barn) model gambrel.

Setiap hari Buffet membawa sendiri mobilnya Cadillac DTS tanpa sopir pribadi, bahkan pengawal. Walau perusahaan investasi miliknya, Berkshire Hathaway, mengendalikan 63 perusahaan, sang bos besar tak pernah membawa telepon genggam. Buffet juga jarang bergaul dengan kalangan jetset. Selesai dari kantor dia langsung pulang ke rumah, membuat popcorn dan nonton televisi, atau memainkan ukulele.

Satu-satunya kemewahan yang tampak hanyalah pesawat jet pribadi Gulstream IV milik Berkshire Hathaway, yang sebelumnya enggan dia beli karena dianggap pemborosan. Kebetulan Berckshire ju ga menguasai perusahaan penye waan jet pribadi, Netjets, dan Exe cutive Jet Aviation. Ketika ditanya mengapa tak membeli yacht, dia bilang, Kebanyakan dari mainan itu hanya bikin pening kepala.

Menyumbang diam-diam Gaya hidup miliarder yang seperti orang kebanyakan tak hanya dilakoni Buffet. Carlos Slim, raja telekomunikasi Meksiko de ngan kekayaan 53 miliar dolar AS dan baru saja menjadi orang terkaya dunia mengalahkan Bill Gates, juga masih tinggal di rumah yang sama selama 40 tahun. Slim pun tak punya pesawat jet pribadi atau kapal pesiar yacht.

Ingvar Kamprad, pendiri perusahaan furnitur Ikea dari Swedia, terkenal dengan kutipannya, Orang-orang Ikea tidak suka bermobil mewah atau menginap di hotel mahal. Prinsip itu berlaku juga baginya. Kamprad suka terbang dengan pesawat kelas ekonomi. Bila bepergian, ia sering menggunakan angkutan umum atau mengendarai mobil tuanya, Volvo 240 GL.

Frederik Meijer juga mirip Kamprad. Pemilik jaringan hipermarket Meijer di kawasan Midwest, Amerika Serikat (AS), ini mempunyai kekayaan 5 miliar dolar AS. Namun, Meijer me ngendarai mobil biasa sampai mo bil itu benar-benar mogok. Selain hanya memakai penerbangan kelas ekonomi, di luar kota Meijer memilih menginap di motel.

Tapi, yang paling unik dari semuanya adalah Chuck Feeney, pendiri Duty Free Shoppers Group Ltd (DFS). Dia punya moto, Saya dibentuk untuk bekerja keras, bu kan untuk menjadi kaya. Feeney kebetulan lahir dari keluarga miskin. Kini, dia sudah kaya raya, tapi tetap bekerja keras dan juga beramal besar. Feeney mendona sikan 600 juta dolar AS ke almamaternya Cornell University, ke berbagai sekolah, pusat riset, dan rumah sakit.

Sekitar 3,5 miliar dolar AS hasil penjualan sahamnya di DFS tahun 1984 masuk sebagai dana milik yayasan amalnya. Semua itu disumbangkan oleh pria keturunan Irlandia itu secara rahasia. Yayasan amalnya sengaja didirikan di Bermuda untuk menghindari kewajiban keterbukaan informasi dari kantor pajak AS.

Sampai akhirnya awal 1998, muncul sengketa dengan Robert Miller, sesama pendiri DFS, dalam penjualan saham DFS oleh yayasan amalnya. Terbongkarlah amal-amal sumbangan Feeney ke publik dan memaksanya turun gunung. Urusan uang memang menarik bagi banyak pihak. Tapi, tak ada yang bisa memakai dua pasang sepatu secara bersamaan, ucap Feeney kepada harian New York Times.

Ucapan itu menjelaskan kenapa sampai tahun 1998 hartanya tinggal 5 juta dolar AS. Feeney bahkan tak punya rumah ataupun mobil, dan lebih sering menggunakan angkutan umum. Anak-anak Feeney pun dibesarkan sebagai anak orang biasa yang menghabiskan liburan musim panasnya dengan bekerja. Arloji yang dipakainya pun hanya seharga 15 dolar AS. Bahkan, orang terdekatnya mengatakan, kalau dijual pun hanya laku 5 dolar AS. ap/times/business week
Oleh Rahmad Budi H.

Kamis, 06 Mei 2010

Wisata Rohani #2 Klinong-klinong

Kebiasaanku yang lain jika sedang ada waktu luang adalah klinong-klinong, boncengan motor berdua pacarku, blusak-blusuk keluar masuk gang-gang kecil di perkampungan sekitar komplek kami. Hehehe........... tidak jarang kami 'tersesat', mentok, nggak nemu lagi jalan lagi. Terkadang malahan jalan berujung di rumah orang. "Mau ke mana Pak?" Begitu orang menegur kami yang kebingungan karena jalan terhenti di sebuah dapur! Oalaaah.............. dasar tukang jalan tanpa tujuan .

Dengan memeluk punggung pacarku tercinta, kami menyusuri gang demi gang, menikmati romantika masyarakat kita yang banyak memberi kami pelajaran hidup yang berharga sekaligus membuat kami tersenyum maklum. Keanekaragaman tingkat pendidikan dan kepahaman menghadirkan berbagai paparan kenyataan.

Iklan-iklan yang dipasang sekenanya lengkap dengan tulisan seadanya banyak terpampang di sudut-sudut keramaian masyarakat di sana.

"DIJUWAL TANA"
"SEDIA KUMPOH BAN"
"ADA KONRAKAN KOSONG"
"DILARANG MEMBUWANG SAMPA DI SINI"

Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat yang membuat kami berdua terinspirasi untuk memanjang-manjangkan lagi sehingga membuat kami berdua terpingkal-pingkal sendiri. Sungguh, kami bukan mentertawakan mereka. Namun kami sangat terhibur dan lalu mentertawakan diri kami sendiri yang bukan mustahil sering terlihat konyol bagi orang lain yang melihatnya.

Rumah-rumah yang begitu beragam, ada yang mewah berhalaman luas, sementara sebelah-sebelahnya rumah kecil-kecil berdempetan. Hm.......... kami yakin, pemilik sekaligus penghuni rumah mewah itu tentu sangat baik hati penuhempati kepada tetangga-tetangganya sehingga mereka bisa hidup berdampingan dengan damai. Juga ada rumah-rumah sederhana dengan halaman sangat luas bagaikan bukan di Jakarta (mengingat mahalnya tanah di Jakarta, jarang ada rumah sederhana berhalaman luas). Demikian juga beraneka keadaan yang kami lihat di sepanjang perjalanan kami.

Wuiih............ asyik, panas, lucu, kadang sedih, berbagai rasa aku nikmati selama aku klinong-klinong berdua pacarku. Dan pastinya, pelajaran hidup kembali kami dapatka di sini. Wisata rohani yang sederhana, murah, namun penuh hikmah selalu kami lakukan berduaan.jika memungkinkan. Sekalian pacaran kan....................


Selasa, 04 Mei 2010

WISATA ROHANI #1 KE PASAR TRADISIONAL

Hari libur kemarin, aku pergi ke pasar tradisional dengan pacarku tercinta. Asyik sekali berjalan berduaan di tengah hiruk pikuknya pasar. Menikmati pemandangan menarik bagaimana berbagai barang ditawarkan, lengkap dengan beraneka model penjualan. Mulai dari kios-kios, lapak kaki lima, asongan, bahkan ada yang sekedar menggelar beberapa biji barang di hadapannya di lantai jembatan penyeberangan. Iya, di jembatan penyeberangan dengan paling hanya selusin barang saja. Tidak lebih dari selembar saputangan yang dipakai untuk alas dagangannya. Demikian juga yang asongan, hanya membawa beberapa biji barang saja.

Lalu ada juga yang menjajakan jasa seperti memanggul barang, dengan imbalan yang sangat murah. Sempat aku mendengar dan melirik berapa uang yang dia terima setelah memanggul barang yang menurutku berat banget. Lalu ada ojek sepeda, pijit, mengupas & mengiris bawang, dan jasa memilah dan membungkus barang juga ada.

Banyak sekali pelajaran hidup yang aku dapatkan di pasar tradisional. Dengan jumlah uang yang sama, aku bisa mendapatkan lebih banyak barang-barang dengan mutu yang sama. Ikan-ikanku tentu akan menyambutku dengan riang karena aku membawakan makanan mereka dari pasar dengan harga 30% lebih murah. Mereka juga akan mempunyai sumber oksigen baru, tanaman teratai, yang aku beli dengan harga hanya sepertiga dari terataiku yang dulu aku beli di toko tanaman hias. Lukisan-lukisan pacarku pun akan segera tergantung indah dengan pigura hasil buruanku di pasar dengan harga sangat bersaing karena aku juga membeli sekaligus banyak.

Namun, terkadang aku juga membeli sesuatu dengan harga yang aku sadari lebih mahal dibanding saat aku membelinya di luar. Hikcs.......... biasanya ini dikarenakan aku tidak tega melihat penjualnya. Setidaknya dia mencari rejeki dengan halal, tidak mencuri atau meminta-minta. Dan aku ikhlas membelinya dengan harga lebih mahal. Dasar!!

Sayang, tempatnya becek, kotor, semrawut, dan tidak terawat. Padahal tempat itu sumber rejeki banyak orang. Andai para pedagang menyadari bahwa pasar tradisional adalah lahan mereka menjemput rejekiNya, tentu mereka akan mensyukuri dengan merawat, membersihkan, merapikan, sehingga semakin menarik bagi pembeli untuk datang berbelanja atau sekedar melihat-lihat.

Yang jelas, bagiku pasar tradisional adalah salah satu tempatku berwisata rohani. Karena di sana aku bisa belajar banyak, membuatku mensyukuri hidup, melihat berbagai macam perjuangan, melihat banyak peluang, melihat banyak kesempatan, membuatku berusaha menjadi orang yang lebih baik lagi, agar aku kembali recharge agar cukup menyiapkan bekal 'pulang' ku nantinya untuk menghadapNya.

Sabtu, 01 Mei 2010

Michael Jakson & Berlianku

Saat Michael Jackson berpulang beberapa waktu yang lalu, media masa tentu saja gencar mengabarkannya. Termasuk kembali menayangkan berbagai aksi kerennya dalam berbagai konser maupun video klip lagu-lagu spektakulernya. King's of Pop ini memang hebat. Lagunya, suaranya, aksi panggungnya, tidak membuat orang bosan. Enggan rasanya melewatkan meski penampilannya hanya sekilas sekedar numpang lewat saat berita tentangnya dibacakan.

Entah bagaimana ceritanya, rupanya Princessku pun mengikuti berita tentang sang raja pop dunia sekaligus menyimak lagu-lagu dan tarian menawannya, seperti mas-masnya yang memang suka musik. Dasar dia memang suka nyanyi & nari, maka langsung saja dia menjadi penggemar beratnya si Jakco. Lagu-lagunya dia hafal, tariannya dia tiru, bahkan Princess cantikku yang baru berumur 3 tahun itu mulai suka meniru cara berpakaiannya Mickel lengkap dengan topinya jika akan beraksi 'ala sang bintang pop.

Hahaha.............. lucuuu sekali dia. Sungguh aku tidak menduga, jika beberapa kemeja mas2nya sewaktu mereka kecil yang aku sisakan (yang lain disedekahkan) untuk disimpan sebagai kenang-kenangan akhirnya harus keluar dan bermanfaat untuk perform cantikku ini. Kemeja dia pakai tanpa dikancingkan di luar T-shirtnya, sehingga saat dia menari bisa melambai-lambai dan bisa dia lemparkan ke belakang dengan menggunakan kedua tangan mungilnya itu. Masya Allah............ persis sekali (kata mamanya sih) dia menirukan tarian sang legenda pop dunia. Tentu saja mas-masnya yang memang suka dan pandai bermain musik juga mulai memainkan lagu-lagu Michael Jackson.

Akhirnya aku membelikan beberapa CD konser dan bagaimana Michael dan timnya mempersiapkan setiap penampilan mereka lewat lagu-lagunya. Hehehe........... tahu dong, kalau aku membelikan mereka CD bukan hanya untuk dinikmati lagu dan tariannya. Harus ada yang bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi berlian-berlianku, sehingga menambah jumlah cutting diri mereka, sehingga makin indah hasil pembiasan dan pantulan yang menimbulkan kilauan berlian indah yang dihasilkannya.

Lalu kekaguman mereka membuat mereka penasaran bagaimana Michael kecil dulu. Dan kami arahkan mereka untuk search sendiri ke internet. (FYI, Princessku pun sejak belum 3 tahun sudah bisa search di internet lho. Tapi semua berlianku sudah kami bekali dengan berbagai rambu dan arahan apa-apa yang pantas, boleh, perlu mereka cari dan lihat di internet. Dan internet kami hanya di ruang keluarga, terbuka, dan selalu disensor untuk hal-hal yang tidak layak bagi berlianku.)

Dalam mempersiapkan konsernya, video klipnya, seluruh penampilannya, Michael Jackson memang tidak sembarangan. Seluruh detailnya dia persiapkan dengan sungguh-sungguh, profesional. Suara, musik, tarian, make up, kostum, bahkan dalam pengambilan gambarnya dia perhatikan. Setiap latihan dia lakukan dengan sungguh-sungguh meski dia sudah sangat menguasai. Padahal, jelas tidak ada yang meragukan kualitas suara dan tariannya. Meski sudah sangat bagus kalau tidak boleh dibilang sempurna, dia tetap berlatih lagi dan lagi dengan keseriusan yang sama.

Nah............. mimpi besar, kerja keras meraih mimpi itu, fokus, kesungguhan, profesionalisme, memperhatikan detail, tidak bosan mengulang, berlatih keras meski sudah hebat, dan selalu mempersiapkan dengan matang segala sesuatunya, termasuk segera bangun jika mengalami kegagalan adalah hal-hal yang menjadi pelajaran penting bagi anak-anakku. Meski untuk masalah berlatih keras, mengulang hingga cakap, yang notabene aku arahkan agar mereka 'rajin' memang sampai sekarang belum sukses aku tanamkan. Yah, aku juga tahu diri jika dulu juga pemalas . Tapi kemalasan bisa digunakan untuk kreatif agar bisa malas namun tujuan tercapai, bukan? Aku dulu (waktu kecil) malas banget mengerjakan PR. So, aku kerjakan seluruh soal di buku paketku sebelum diajarkan. Setelah itu, aku bisa malaaas sepanjang tahun. Contohnya lagi, terciptanya teknologi karena orang malas harus bercapek ria. Qiqiqiq.............. ngeles mode ON.

Jadi............... Siapa bilang memotivasi anak harus selalu melalui ilmu-ilmu psikologi, kata-kata motivator terkenal, atau mengikutkan mereka dalam training motivasi yang mahal? Lha hobby dan idola mereka juga bisa dimanfaatkan untuk memotivasi mereka, untuk menanamkan nilai-nilai positive dan penting bagi mereka, untuk membuat mereka makin berkilau indah.
Anak2 bak berlian, sdh pilihan sejak penciptaan, bagaimanapun keadaan mrk, bahkan yg cacat fisik & mental (di mata kita), mrk tetap 'berlian' Nya. So, kita hanya hrs bersyukur telah dipilihNya tuk diamanahi milikNya yg indah itu dg melakukan yg terbaik yg kita mampu.
Auw!! Black or white................ teriak Princessku sambil melempar ujung kemejanya ke belakang dan kakinya bergerak moon walk. Mas-masnya langsung mengiringi dengan musik sambil tersenyum melihat aksi adik cantiknya itu. Tak lupa tepuk tangan dan ciuman bertubi-tubi segera menyerbu pipi chuby si Princess yang langsung ngibrit menghindar sambil teriak; "Emaaaaaaaaassss...................................."

Minggu, 25 April 2010

Di manakah Letak Kebahagiaan??

Kiriman seorang sahabat.

Menurut Anda dimana letak kebahagiaan itu???

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan.

Lewatlah sebuah motor di depan mereka. Berkatalah petani ini pada istrinya: "Lihatlah Bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu, meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai di rumah. Tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai ke rumah."

Sementara itu, pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan di bawah derasnya air hujan, melihat sebuah mobil pick up lewat di depan mereka.

Pengendara motor itu berkata kepada istrinya: "Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu. Mereka tidak perlu kehujanan seperti kita."

Di dalam mobil pick up yang dikendarai sepasang suami istri, terjadi perbincangan, ketika sebuah mobil sedan Mercy lewat di hadapan mereka: "Lihatlah bu, betapa bahagia orang yang naik mobil bagus itu. Mobil itu pasti nyaman dikendarai, tidak seperti mobil kita yang sering mogok."

Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dalam hatinya: "Betapa bahagianya suami istri itu. Mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini. Sementara aku dan istriku tidak pernah punya waktu untuk berdua karena kesibukan kami masing masing."

Kebahagiaan tak akan pernah kau miliki jika kau hanya melihat kebahagiaan milik orang lain, dan selalu membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain.

Bersyukurlah atas hidupmu supaya kau tahu di mana kebahagiaan itu berada.

Rabu, 21 April 2010

'MOBIL' DINASKU YANG BARU

Mobil dinas adalah hal penting bagiku. Duuuh........... sombong amat sih? Ya bukan begitu. Karena kan aku harus selalu ditempelin perangko indahku. Aku harus membawa berlianku yang masih kecil ke mana-mana. Begitu juga saat Princess masih bayi, aku perlu mobil dinas yang cukup besar untuk membawa segala aneka rupa perlengkapan bayinya yang seabreg-abreg. Carseat, mainan, tas baju, botol susu dengan full isi ASI yang sudah diperah, dll termasuk camilan dan susu UHT buat mamanya. Hehehe............ namanya juga ibu menyusui, perlu ngemil n minum banyak. Hmm........ ini alesan aja kali ya, dasar gembil aja tukang ngemil.

Sekarang, Princess kecil sudah cukup besar. Nah lo! Pernyataan macam apa itu? Maksudnya, Princessku bukan bayi lagi yang harus selalu membawa perlengkapan penuh jika hanya bepergian dekat. Sekitar kompleks misalnya. Berarti mobil kecilpun sudah cukup untuk kami berdua beraktifitas seputaran kompleks rumah kami saja. Mobil besar sesungguhnya sangat merepotkanku. Naik motor? Hehehe............. malu deh ngakunya, aku nggak bisa! Hikcs............ padahal di garasi ada motor Honda grand black Astrea yang kami beli tahun 1993 lalu. Iiiih.......... tuwir amat ya itu motor? Emang! Umurnya sama dengan umur berlian sulungku. Dan aku benar-benar tidak bisa naik motor. Bukan karena motornya tua aku malu lho. Secara, papa mertuaku sangat sayang sama aku. Sejak aku menikah, beliau selalu wanti-wanti agar aku, Dewi, menantu cantiknya ini, jangan naik motor atau naik mobil yang tidak ada mesinnya di 'hidung' mobilnya. B e r b a h a y a. Gitu. Sebagai menantu yang taat, ya aku nurut ajah. Alhamdulillah kok ya aku bisa membeli mobil berhidung juga akhirnya. Mungkin do'a beliau juga.

Kembali ke pokok masalah, aku ingin beli mobil baru yang kecil untuk menunjang aktifitas rutinku yang hanya di sekitar kompleks.

Sudah sejak lama aku survey harga di dealer-dealer. Waah............ lumayan mahal juga ternyata. Mulai 900 an, 1 koma sekian, hingga yang muahaal........... Hhhh............. sayang juga ya. Jadi agak pesimis nih. Tapi aku tidak patah semangat. Aku rajin berkeliling ke dealer-dealer yang tidak terlalu jauh dari rumah sehingga after salesnya nggak merepotkanku.

Aha! Suatu hari aku melihat dealer baru dibuka dekat kompleks perumahan tempat aku tinggal. Jika melewatinya aku selalu melirik untuk melihat kemungkinan ada mobil inceranku yang mungil dan berwarna pink, warna favoritku. Ternyata memang ada saudara-saudara. Langsung saja aku niatkan untuk suatu saat aku datangi.

Lalu suatu pagi setelah antar Princess sekolah, terima laporan karyawan sebentar, aku meluncur ke dealer yang aku maksud. Tanya harga, lihat barang, nawar, (ini hobby ibu-ibu kalau membeli sesuatu) ternyata harga yang bisa dapatkan cukup Ok. Hanya 500. Murah. Langsung aku kasih DP 100, minta penjualnya merapikan segala sesuatunya dan akan aku ambil siang hari sebelum menjemput Princess. Aku ingin memberi kejutan buat cantik kecilku ini saat menjemputnya. Mobil baru! Aku segera pulang setelah mampir ke bank menyiapkan uang pelunasannya dengan niat nanti aku kembali dengan kendaraan umum agar bisa mengendarai langsung mobil baruku nanti.

Tanpa menunggu lagi, siangnya aku mengambil mobil baruku, menjemput Princessku yang terbelalak lebar dan semangat sekali menaiki mobil baruku, dan tak lupa aku foto mobilku itu untuk aku E-mail ke pacarku karena dia belum tahu jika aku membeli mobil dinas baru hari itu.
Inilah gambar 'mobil' dinas baruku itu.

Bagus kan?

Akhirnya aku bisa memberi contoh ke karyawanku & orang-orang di sekitarku yang selalu gengsi dan malu (meski sebenarnya bukanlah orang kaya) jika mau bike to work dengan sepeda murah. Padahal, bike to wrok atau malahan bike to everywhere nggak harus memakai sepeda mahal!

Tidak perlu malu naik sepeda murah. Heii.......... sekarang aku setiap hari menggowes mobil dinasku yang baru itu dengan bangga dan riang penuh semangat. Pagi, siang terik, sore, bahkan agak malam pun aku gowes sepedaku untuk segala keperluan yang memungkinkan bersepeda. Sekaligus OR bukan? Sekali gowes keperluan selesai, badan sehat, hemat!

Hehehe.......... tapi belum berani lewat jalan raya. Maklum baru bersepeda lagi setelah lebih 20 tahun nggak menggowes ria.

SELAMAT HARI KARTINI.


Selasa, 20 April 2010

KINDNESS

Dear friends
I thought of sharing this with U.
Mathure
One day, a poor boy who was selling goods from door to door to pay his way through school, found he had only one thin dime left, and he was hungry.

He decided he would ask for a meal at the next house. However, he lost his nerve when a lovely young woman opened the door.

Instead of a meal he asked for a drink of water! . She thought he looked hungry so brought him a large glass of milk. He drank it so slowly, and then asked, How much do I owe you?"

You don't owe me anything," she replied. "Mother has taught us never to accept pay for a kindness."

He said ... "Then I thank you from my heart."

As
Howard Kelly left that house, he not only felt stronger physically, but his faith in God and man was strong also. He had been ready to give up and quit.

Many year's later that same young woman became critically ill. The local doctors were baffled. They finally sent her to the big city, where they called in specialists to study her rare disease.

Dr. Howard Kelly was called in for the consultation. When he heard the name of the town she came from, a strange light filled his eyes.

Immediately he rose and went down the hall of the hospital to her room.

Dressed in his doctor's gown he went in to see her. He recognized her at once.

He went back to the consultation room determined to do his best to save her life. From that day he gave special attention to her case.

After a long struggle, the battle was won.

Dr. Kelly requested the business office to pass the final bill to him for approval. He looked at it, then wrote something on the edge, and the bill was sent to her room. She feared to open it, for she was sure it would take the rest of her life to pay for it all. Finally she looked, and something caught her attention on the side of the bill. She read these words ...

"Paid in full with one glass of milk"

(Signed) Dr. Howard Kelly.

Tears of joy flooded her eyes as her happy heart prayed: "Thank You,
God, that Your love has spread broad through human hearts and hands."

There's a saying which goes something like this: Bread cast on the water comes back to you. The good deed you do today may benefit you or someone you love at the least expected time. If you never see the deed again at least you will have made the world a better place - And, after all, isn't that what life is all about?

Kamis, 08 April 2010

Sesal kemudian tidak berguna

ungkapan yang tepat untuk renungan di bawah ini, semoga bisa menginspirasi kita semua

Kisah nyata kiriman seorang sahabat dg amanah tuk diceritakan kembali agar orang lain mengambil pelajaran:

Ini adalah kisah nyata di kehidupanku. Seorang suami yg kucintai yang kini telah tiada. Begitu besar pengorbanan seorang suamiku pada keluargaku Begitu tulus kasih sayangnya untukku dan anakku
Suamiku adalah seorang pekerja keras. Dia membangun segala yang ada di keluarga ini dari nol besar hingga menjadi seperti saat ini. Sesuatu yang kami rasa sudah lebih dari cukup.

Aku merasa sangat berdosa ketika teringat suamiku pulang bekerja dan aku menyambutnya dengan amarah,tak kuberikan secangkir teh hangat melainkan kuberikan segenggam luapan amarah.
Selalu kukatakan pada dia bahwa dia tak peduli padaku,tak mengerti aku,dan selalu saja sibuk dengan pekerjaannya.
Tapi kini aku tahu.
Semua ucapanku selama ini salah dan hanya menjadi penyesalanku karena dia telah tiada.
Temannya mengatakan padaku sepeninggal kepergiannya.
Bahwa dia selalu membanggakan aku dan anakku di depan rekan kerjanya.
Dia berkata, " setiap kali kami ajak dia makan siang,mas anwar jarang sekali ikut kalau tidak penting sekali,alasannya slalu tak jelas.
Dan lain waktu aku sempat menanyakan kenapa dia jarang sekali mau makan siang, dia menjawab, " aku belum melihat istriku makan siang dan aku belum melihat anakku minum susu dengan riang.lalu bagaimana aku bisa makan siang."
Saat itu tertegun,aku salut pada suamimu. Dia sosok yang sangat sayang pada keluarganya. Suamimu bukan saja orang yang sangat sayang pada keluarga,tapi suamimu adalah sosok pemimpin yang hebat. Selalu mampu memberikan solusi-solusi jitu pada perusahaan."
Aku menahan air mataku karena aku tak ingin menangis di depan rekan kerja suamiku. Aku sedih karena saat ini aku sudah kehilangan sosok yang hebat.

Teringat akan amarahku pada suamiku, aku selalu mengatakan dia slalu menyibukkan diri pada pekerjaan, dia tak pernah peduli pada anak kita. Namun itu semua salah. Sepeninggal suamiku. Aku menemukan dokumen2 pekerjaannya. Dan aku tak kuasa menahan tangis membaca di tiap lembar di sebuah buku catatan kecil di tumpukan dokumen itu, yang salah satunya berbunyi, " perusahaan kecil CV.Anwar Sejahtera di bangun atas keringat yang tak pernah kurasa. Kuharap nanti bukan lagi CV.Anwar Sejahtera, melainkan akan di teruskan oleh putra kesayanganku dengan nama PT. Syahril Anwar Sejahtera. Maaf nak, ayah tidak bisa memberikanmu sebuah kasih sayang berupa belaian. Tapi cukuplah ibumu yang memberikan kelembutan kasih sayang secara langsung. Ayah ingin lakukan seperti ibumu. Tapi kamu adalah laki-laki. Kamu harus kuat. Dan kamu harus menjadi laki-laki hebat. Dan ayah rasa,kasih sayang yang lebih tepat ayah berikan adalah kasih sayang berupa ilmu dan pelajaran. Maaf ayah agak keras padamu nak. Tapi kamulah laki-laki. Sosok yang akan menjadi pemimpin,sosok yang harus kuat menahan terpaan angin dari manapun. Dan ayah yakin kamu dapat menjadi seperti itu."
Membaca itu,benar2 baru kusadari.betapa suamiku menyayangi putraku.betapa dia mempersiapkan masa depan putraku sedari dini. Betapa dia memikirkan jalan untuk kebaikan anak kita.

Setiap suamiku pulang kerja. Dia selalu mengatakan, " ibu capai?istirahat dulu saja"
Dengan kasar kukatakan, " ya jelas aku capai,semua pekerjaan rumah aku kerjakan. Urus anak,urus cucian,masak, ayah tahunya ya pulang datang bersih.titik. "
Sungguh,bagaimana perasaan suamiku saat itu. Tapi dia hanya diam saja. Sembari tersenyum dan pergi ke dapur membuat teh atau kopi hangat sendiri. Padahal kusadari. Beban dia sebagai kepala rumah tangga jauh lebih berat di banding aku. Pekerjaannya jika salah pasti sering di maki-maki pelanggan. Tidak kenal panas ataupun hujan dia jalani pekerjaannya dengan penuh ikhlas.

Suamiku meninggalkanku setelah terkena serangan jantung di ruang kerjanya.tepat setelah aku menelponnya dan memaki-makinya. Sungguh aku berdosa. Selama hidupnya tak pernah aku tahu bahwa dia mengidap penyakit jantung. Hanya setelah sepeninggalnya aku tahu dari pegawainya yang sering mengantarnya ke klinik spesialis jantung yang murah di kota kami. Pegawai tersebut bercerita kepadaku bahwa sempat dia menanyakan pada suamiku.
"Pak kenapa cari klinik yang termurah? Saya rasa bapak bisa berobat di tempat yg lebih mahal dan lebih memiliki pelayanan yang baik dan standar pengobatan yang lebih baik pula"
Dan suamiku menjawab, " Tak usahlah terlalu mahal. Aku cuma ingin tahu seberapa lama aku dapat bertahan. Tidak lebih. Dan aku tak mau memotong tabungan untuk hari depan anakku dan keluargaku. Aku tak ingin gara-gara jantungku yang rusak ini mereka menjadi kesusahan. Dan jangan sampai istriku tahu aku mengidap penyakit jantung. Aku takut istriku menyayangiku karena iba. Aku ingin rasa sayang yang tulus dan ikhlas."
Tuhan..Maafkan hamba Tuhan, hamba tak mampu menjadi istri yang baik. Hamba tak sempat memberikan rasa sayang yang pantas untuk suami hamba yang dengan tulus menyayangi keluarga ini. Aku malu pada diriku. Hanya tangis dan penyesalan yang kini ada.

Saya menulis ini sebagai renungan kita bersama. Agar kesalahan yang saya lakukan tidak di lakukan oleh wanita-wanita yang lain. Karena penyesalan yang datang di akhir tak berguna apa-apa. Hanyalah penyesalan dan tak merubah apa-apa.
Banggalah pada suamimu yang senantiasa meneteskan keringatnya hingga lupa membasuhnya dan mengering tanpa dia sadari.
Banggalah pada suamimu,karena ucapan itu adalah pemberian yang paling mudah dan paling indah jika suamimu mendengarnya.
Sambut kepulangannya di rumah dengan senyum dan sapaan hangat. Kecup keningnya agar dia merasakan ketenangan setelah menahan beban berat di luar sana.
Sambutlah dengan penuh rasa tulus ikhlas untuk menyayangi suamimu.
Selagi dia kembali dalam keadaan dapat membuka mata lebar-lebar.
Dan bukan kembali sembari memejamkan mata tuk selamanya.

Teruntuk suamiku.
Maafkan aku sayang.
Terlambat sudah kata ini kuucapkan.
Aku janji pada diriku sendiri teruntukmu.
Putramu ini akan kubesarkan seperti caramu.
Putra kita ini akan menjadi sosok yang sepertimu.
Aku bangga padamu,aku sayang padamu.

Istrimu
Rina

Minggu, 21 Maret 2010

CINTAKU

Cinta................... cintaku.
Sejak aku memutuskan untuk mencinta, maka aku akan rela melakukan apa saja untuk merawatnya, memupuknya, menjaganya, dan mempertahankannya.
Terlebih ........... cintaku berdasar pada cintaku padaNya.

Cinta............
Aku mau cintaku selalu indah
Aku mau cintaku selalu membahagiakan
Aku mau cintaku adalah cinta sejati, cinta abadi, cinta syurgawi

Cinta............
Takkan pernah aku rela ada yang mengganggunya
Takkan kubiarkan tangan-tangan setan mengotorinya
Takkan kuijinkan siapapun memporak porandakannya

Cinta..............
Jika ada yang coba-coba merusaknya,
Sekuat tenaga aku akan melawannya
Jika ada yang ingin mengganggunya,
Akan aku buat dia kapok meski sekedar mencoba mengulanginya
Jika ada yang akan menghancurkannya,
Niscaya dialah yang akan menjadi berkeping-keping karenanya

Cinta............ bagiku segalanya

Karena cintalah membuat semuanya mungkin
Karena cintalah bumi masih berputar
Karena cintalah rejeki masih mengalir
Karena cintalah matahari masih bersinar
Karena cintalah kehidupan masih bergulir

Cinta................
Segalanya jadi indah karenanya
Hidup dan mati, dunia akhirat, hanya perlu cinta
Mengapa masih ada yang meragukannya?
Pandanglah semua dengan kacamata cinta



Selasa, 16 Maret 2010

Kereta emas sang kusir

Kiriman seorang sahabat; oleh Isa Alamsyah

Saya ingin mengisahkan seorang yang mungkin Anda akan menganggap salah satu orang terbodoh di dunia, namanya sebut saja Pak Dungu. Semua menganggapnya begitu bodoh, dungu, tolol, gokil, dan segala hal yang sepertinya pantas disandangnya. Tapi ia tidak peduli.Bayangkan saja kerjanya setiap hari adalah mengantar orang pergi ke pasar dengan kereta kudanya. Satu orang hanya bayar Rp 2000 sampai Rp 5000. Hasil uang yang dia dapat, hanya cukup untuk makan sehari, dan keesokannya ia mencari penumpang lagi.

Apa yang membuatnya dianggap bodoh? Karena kereta kuda yang digunakan untuk mengangkut penumpang atau sayur-sayuran adalah kereta kuda yang terbuat dari emas. Harganya mencapai miliaran. Ia menemukannya tidak sengaja di satu perjalanan. Mungkin bekas kereta kuda raja di masa lalu.

Setiap orang menganjurkannya untuk menjual kereta dan memulai bisnis baru, ia mengatakan tidak tahu harus berbisnis apa, karena menjadi kusir adalah pekerjaaannya sejak lama. Ada yang menawarkan kerja sama ia tidak percaya. Ada yang bilang ia bisa membeli puluhan kereta kuda bahkan ratusan bisa didapat, jika ia menjual kereta emasnya, tapi dia bilang ngurus satu kuda
saja susah apalagi banyak kuda.

Ketika ada rampok ingin merebut gerobaknya, ia melawan rampok mati-matian. Pak Dungu tahu gerobaknya dari emas dan berharga mahal, dan ia rela mati-matian menjaga asetnya itu, tapi ia tidak tahu bagaimana menggunakannya, dan memilih untuk menggunakannya dengan cara yang ia tahu. Yaitu menjadi kereta kuda. Sekedar untuk bertahan hidup.

Aset miliarannya digunakan untuk bisnis senilai beberapa puluh ribu sehari. Padahal kusir lain juga berpenghasilan sama dengan modal tidak lebih dari 5 juta.

Tahukah siapa Pak Dungu? Ternyata ia mewakili banyak di antara kita. Ternyata saya di masa lalu adalah Pak Dungu dan semoga tidak lagi di masa depan.

Kita mempunyai akal, hati yang sangat besar kemampuannya. Akan tetapi kita hanya memanfaatkannya untuk hal-hal yang jauh di bawah kemampuan akal. Kita tahu otak kita berharga, kita jaga kepala kita, kita pakai helm, tidak boleh terbentur, tapi tidak menggunakannya secara maksimal.

Kita punya potensi berpenghasilan miliaran tetapi puas dengan gaji beberapa juta saja. Kita punya potensi menjadi orang sukses, tetapi memilih hidup biasa-biasa saja. Saya pernah mengalami masa seperti ini di satu waktu, tapi sekarang saya ingin menggunakan emas yang saya miliki, otak dan jiwa saya untuk sesuatu yang lebih besar.

Bagaimana dengan Anda?

Kamis, 11 Maret 2010

EGOIS......... HARUS !!!

Huh! Egois amat sih jadi orang.
Iih............. amit-amit deh, dasar egois!
Ampuuuun............ najis banget sih tingkahnya, egois!
Jadi orang jangan suka egois dong...........

Dan masih banyak lagi ungkapan tentang egois yang hampir semuanya bernada miring, sumbang, tidak nyaman didengar. E g o i s !!!

Padahal dalam banyak hal, sebenarnya kita memang egois. Bahkan memang harus egois, karena memang sesungguhnya kitalah yang perlu, butuh. Jadi jangan sekali-sekali mengatakan bahwa semua yang kita lakukan untuk orang lain. Apalagi untuk Allah.

Coba pikirkan lagi, apabila kita shalat apakah itu untuk Allah? Sama sekali bukan! Allah tidak membutuhkan shalat kita. Kitalah yang butuh shalat. Demikian juga jika kita berbuat baik, menjaga lidah dan hati, amanah, jujur, puasa, berdzikir, bahkan jika kita menolong orang lain, maka semuanya itu untuk kepentingan dan keuntungan kita. Bukan untuk orang lain apalagi untuk Allah. Karena Allah sama sekali tidak butuh semuanya itu kita lakukan dan tidak rugi jika semua itu kita tinggalkan. Kebesarannya, kekuasaannya, kehebatannya, keagungannya, ketinggiannya, segalanya tidak akan bertambah atau berkurang oleh apa yang kita lakukan atau tidak kita lakukan.

So,
Kenapa kita nggak egois aja? Shalat yg kusyu, rajin, wajib dan sunah, jujur, amanah, tidak menyakiti hati orang lain, bersyukur, bijak dalam bersikap, banyak menolong orang lain, yang semuanya itu sesungguhnya hanya untuk kepentingan kita, keuntungan kita, kebutuhan kita. Jika kita melakukan itu semua karena keegoisan kita, maka jika dikecewakan oleh orang yang kita tolong bukanlah masalah besar dan penting. Terserah orang yang kita tolong mau berterima kasih, cuek, atau bahkan menyakiti kita, itu urusan mereka sendiri, kerugian mereka sendiri. Karena niat dan perbuatan baik kita memang untuk kita sendiri dan sama sekali bukan untuk orang lain. Terserah mereka menanggapi dengan buruk atau malah menyakiti kita. Show must go on...............

Makanya, bagiku.................. egois is a must!!

Jumat, 05 Maret 2010

CINTA SEJATI

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi. Usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit. Istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak. Di sinilah awal cobaan menerpa. Setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran menyuapi dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.

Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak2 mereka sudah dewasa dan hanya tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari keempat anak Pak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat. Yang dia inginkan hanya satu, semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata; “Pak kami ingin sekali merawat ibu . Semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak. Bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu.” Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2; ″Sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya. Kapan bapak menikmati masa tua bapak? Dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2nya. ”Anak2ku, Jikalau perkawinan & hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah. Tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup. Dia telah melahirkan kalian. Sejenak kerongkongannya tersekat. Kalian yg selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun.

Coba kalian tanya ibu kalian apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaannya sekarang? Kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit?”

Sejenak meledaklah tangis anak2 pak Suyatno. Merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2. Di saat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita.

”Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata. Dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit.”

Hmm............... indah sekali hidup ini jika manusia memandang cinta dengan benar. Bahagianya jika manusia bisa menempatkan skala prioritas dengan benar. Betapa berkahnya dunia jika manusianya tidak mengumbar nafsunya namun kemudian mengatasnamakan nyunah atau ahli menafsirkan ayat.

Jumat, 19 Februari 2010

5 FAKTA TENTANG SUKSES

Hehehe........... dari seorang sahabat juga sih, inspiring kok. Semoga bermanfaat ya..............


1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA !

  • Nelson Mandela, jadi presiden usia 76 tahun
  • Marconi, menemukan telepon usia 27 tahun
  • Steve Jobbs, jutawan usia 21 tahun
  • Kolonel Sanders (KFC), mulai bisnis umur 65 tahun
  • Winston Churchill, banyak gagal dan hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
  • Bill Gates, terkaya di dunia usia 41 tahun

2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA,
WARNA KULIT DAN KETURUNAN.

  • Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
  • Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
  • Confusius: anak yatim di Cina
  • Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.

3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN (CACAT) FISIK.

  • Hellen Keller: tuna netra, tuna rungu, tuna wicara,penulis dan pendidik terkenal dunia.
  • Shakespeare: cacat kaki, penulis novel.
  • F.D. Roosevelt: terkena polio, presiden 32 AS.
  • Beethoven: tuna rungu, komposer musik.
  • Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik,pemimpin pasukan penakluk Eropa.
  • Anthony Robbins: LulusanSMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan car adiet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.

4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN

  • Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, 2000 paten.
  • Li Ka Shing: berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
  • Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
  • The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
  • Bill Gates, orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
  • Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.

5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA

  • Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
  • Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
  • Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin
  • Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
  • Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil,adiknya terlibat obat terlarang.

MENGAPA BANYAK ORANG GAGAL

  1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup
  2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun.
  3. Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya.
  4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana,tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO).
  5. Membatasi diri : menganggap tak berhak sukses karena, terlalu tua, tak punya modal, bawaan keluarga, tempat tak memungkinkan.
  6. Malas : tidak mau kerja keras, selalu berusaha menggunakan cara paling mudah, cepat dan hemat waktu, tapi ingin mendapatkan uang paling banyak.
  7. Berteman dengan teman-teman yang salah, hidup di lingkungan orang-orang yang gagal.
  8. Tidak bisa mengatur waktu alias salah prioritas.
  9. Salah memakai strategi atau cara bertindak, tidak mempunyai strategi yang paling baik. Berusaha keras, hasil nol.
  10. Kurang pengembangan diri: jarang membaca, mendengar kaset, seminar, mengumpulkan informasi baru dan lain-lain.
  11. Tidak ada kesungguhan atau komitmen untuk sukses: mudah putus asa atau menyerah pada waktu menghadapi rintangan.
  12. Kurang menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
  13. Kurangnya hubungan antar manusia yang baik.
  14. Sombong dan menganggap diri sendiri paling hebat dan berhenti belajar.

Ingin sukses ???

Hindari 14 penyebab kegagalan tadi !

Selasa, 16 Februari 2010

BAJU-BAJU YANG MENIPU

Dari seorang sahabat. Sangat menginspirasi!!

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston. Mereka berjalan dengan malu-malu menuju kantor pimpinan Harvard University.

Mereka meminta janji. Sang sekretaris universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

"Kami ingin bertemu pimpinan Harvard", kata sang pria lembut. "Beliau hari ini sibuk," sahut sang sekretaris cepat. "Kami akan menunggu," jawab sang Wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.

"Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka.

Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul. Sang pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, "Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini. Bolehkah?" tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap. Sang pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. Dia tampak terkejut. "Nyonya," katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan."

"Oh, bukan," Sang wanita menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard." Sang pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung ?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard."

Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?" Suaminya mengangguk. Wajah sang pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.

Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi dipedulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

Kita, seperti pimpinan Hardvard itu, acap silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus. Apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abaikan. Karena baju-baju, acap menipu.

Kamis, 11 Februari 2010

Sabtu, 06 Februari 2010

Saat Bertemu

Dari seorang teman:

Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, haruslah berusaha
memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu. Karena ketika dia telah
pergi, segalanya telah terlambat.

Saat bertemu teman yang dapat
dipercaya, rukunlah bersamanya. Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak
mudah ditemukan.

Saat
bertemu penolongmu, Ingat untuk bersyukur padanya. Karena ialah yang mengubah
hidupmu.

Saat bertemu
orang yang pernah kau cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk
berterima-kasih. Karena ia lah orang yang
membuatmu lebih mengerti tentang kasih.

Saat
bertemu orang yang pernah kau benci, Sapalah dengan tersenyum. Karena ia
membuatmu semakin teguh/kuat.

Saat
bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat
bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, Berkatilah dia. Karena saat kau
mencintainya, bukankah berharap ia bahagia?

Saat
bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, Berterima-kasihlah bahwa ia
pernah ada dalam hidupmu. Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu.

Saat bertemu orang yang
pernah salah-paham padamu, Gunakan saat tersebut untuk
menjelaskannya. Karena engkau mungkin hanya
punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

Saat
bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, Berterima-kasihlah
sepenuhnya bahwa ia mencintaimu. Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan
dan cinta sejati.

Selasa, 02 Februari 2010

HP & LAPTOP PRINCESSKU

Hhhh................. kalau ngomongin berlianku memang nggak ada habisnya. Adaaa aja ceritanya. Dan selalu menarik................. bagiku setidaknya. Ehem!

Si perangko mama ini memang selalu ikut aku ke manapun aku pergi. Bahkan seringkali dia mengikuti semua gerakanku. Nginthil alias ngekor. Bener-bener arti harfiah nih. Dia membuntuti aku persis di belakangku. Dan tentu saja sambil menirukan segala gerak gerikku. Lucu sih, namun tidak jarang merepotkan banget sekaligus berbahaya. Jika aku sedang sibuk wira-wiri dan dia nguntit di belakangku, sementara aku memang sedang bergegas atas segala sesuatu yang aku kerjakan, maka kadang dia tertabrak pada saat aku tiba-tiba berbalik dan lupa jika dia selalu ada di belakangku. Hihihi............... untung mamanya mungil. Jatuh juga sih, tapi dia cengar cengir saja dan langsung bangun untuk segera mengejarku lagi. Coba kalau mamanya big size???

Demikian juga masalah barang, dia selalu harus memiliki apa yang aku miliki. Hehehe............ tapi bukan ngiri lalu minta dibelikan ini itu lho. Iiiiih.............. bukan berlianku banget tuh!

Nah tanpa minta dibelikan, Princessku berhasil mempunyai berbagai barang seperti yang aku punya. dan aku gunakan untuk mendukung segala aktifitasku. Termasuk HP dan Laptop, dia punya. Hebat ya?!! Pastinya donk, berlianku gitu loh!

Hahaha.................... jangan mengira yang iya iya dulu donk!

Hmmm.............. tadinya aku juga nggak tahu jika dia mempunyai berbagai barang selengkap itu. Tapi ternyataa................. wuiih, memang TOP BGT berlianku ini. Sebenarnya sih idenya sama atau miriplah dengan Mas-Masnya waktu kecil dulu. Tapi berhubung itu sudah lama sekali, tak urung ide Princessku masih sanggup mengagetkanku dan membuatku tersenyum bangga juga.

Suatu hari saat kami sedang menuju ke suatu tempat berdua, ya dia masih menjadi perangkoku bukan? Sudah barang tentu dia masih ikut ke manapun aku pergi. Seperti biasa, dia membawa segala perlengkapannya. Mulai dari susu, air panas, biskuit, nasi, mainan, buku, dll. Seperti biasa pula jika dia bebas mondar mandir duduk di depan di sebelahku ataupun di belakang sambil bermain dengan boneka-bonekanya atau membaca.

Lalu.................

"Mama............ hati-hati kalau ngerem ya, Adek lagi kerja nih."
???????? "Kerja apaan sih Dek?" Tanyaku penuh selidik. Tumben dia bilang kerja padahal sedang di mobil. Karena dia sedang duduk di belakang, aku tidak bisa melihat apa yang sebenarnya sedang dia lakukan.
"Yaaah............ biasalah Ma, lihat E-mail sama cari-cari suatu (maksudnya sesuatu)."
Gubraaaagggg! Dia buka E-mail di mobil???? "Ooo............ emangnya Adek bawa komputer?"
"Iyalah Ma. Makanya Mama ati-ati nyetirnya."
"OK."

Aku masih penasaran dengan apa yang dia lakukan. Iiiiih................ ngapain sih Princessku ini bilang sedang buka E-mail? Apaan sih komputernya? dan tahu donk, kalau jawaban-jawabannya tadi juga persis dengan kata-kataku jika papanya nanya apa yang aku lakukan saat aku sedang buka laptopku. Dasar peniru ulung!!!!

Saat di lampu merah....................... eng ing eeeeng................ aku tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa menengok kegiatan cerdas cantikku ini.

Daaaaan.............................. hahaha.................... dasar cerdas luar biasa, dia sedang memangku sebuah buku tebal papanya yang memang dengan hard cover, dimana salah satu cover dia buka, dan berperan sebagai layarnya, dan bagian lain yang terletak di pangkuannya asyik 'dia pencet-pencet seolah dia sedang mengetik'. Hmmm.............. rupanya buku papanya telah dia sulap menjadi laptop.

Di hari lain, dia terdengar asyik berbicara dengan seseorang. Jika aku bertanya dia selalu tidak menjawab malahan masih asyik berbicara dengan orang lain entah siapa. Tadinya aku pikir dia sedang berbicara dengan Sony, teman imajinasinya. Ternyata dia sedang telpon! Ekspresi, gerakan tangan, termasuk meletakkan jarinya di ujung bibir yang menunjukkan dia tidak mau dipotong pembicaraannya jika aku mengajaknya berbicara. Ya, dia sedang bertelepon ria menggunakan HP. Dan HP nya adalah.................... kertas yang dia lipat lipat sehingga berbentuk kotak persegi panjang kecil yang agak tebal layaknya sebuah HP.

Kemarin, dengan antusias dia bercerita ke papanya jika dia mempunyai foto-foto di HPnya. Lalu dia mengambil HP nya untuk dia tunjukkan foto-fotonya itu. Aku mengira dia akan mengeluarkan sebuah lipatan kertas. Ternyata aku keliru! Dia betul-betul mengeluarkan sebuah HP. Ya, HP sungguhan dengan merek yang cukup ternama. Dan setelah pencet-pencet serius, dia tunjukkan 'foto-foto' yang dia punya di HPnya sambil menceritakan kapan, dimana, dan dengan siapa dia berfoto. Hmmm............... rupanya cukup banyak foto dengan lokasi yang tersebar di berbagai negara di dunia. Waduuuuh............... Princessku sudah membuat dokumentasi yang begitu lengkap saat dia keliling dunia. Papanya antusias dan sangat serius menanggapi semua informasi yang disampaikan Vaniaku dari foto-fotonya. Informasinya lengkap dan sangat menarik.

Waaah................ pasti HP Princessku canggih banget ya, bisa menyimpan begitu banyak foto. Tapi saudara-saudara..................... sebenarnya HP yang dipegang Princessku adalah HP yang sudah rusak dan tidak bisa dipakai lagi. So, semua ceritanya adalah imajinasinya saja. Dan papanya ikut berimajinasi memberi kesempatan kepada gadis kecilnya untuk mengeksplore kemampuannya bercerita dan berkreasi.

Hahaha.......................... Princessku memang berlian, seperti juga mas-masnya. Mereka tidak perlu mainan mahal dan lengkap untuk memperkaya kemampuan dan kehebatannya. Mereka tidak menuntut fasilitas untuk membuat mereka kreatif dan belajar. Mereka tidak menyalahkan alat ataupun orang lain. Mereka menggunakan apa yang ada. Mereka membuat apa yang mereka inginkan dengan apapun yang ada di sekitar mereka. Mereka memang BERLIAN.

So, apakah kita tidak malu jika selalu mencari-cari alasan pembenar, jika kita selalu menyalahkan ketiadaan akan fasilitas hidup kita, jika kita selalu menyalahkan orang lain. Bagaimana kalau mulai sekarang, kita selalu mensyukuri apa yang ada, memanfaatkan apa yang ada, dan mengoptimalkan pemanfaatan potensi kita.