Halaman

Jumat, 22 Mei 2015

Bolehkah Anak Indonesia Merdeka?

Foto gak nyambung ya? Hihihi.................gakpapalah, apalah apalah foto gak nyambung wis biarkan saja. :D


Hari ini siang aku sudah sampai rumah. Seperti biasa bercanda2 dengan berlian2ku, masak bareng, lihatin mereka ledek2an, tebak2an, saling hukum jika ada yang tebakannya salah, lalu ngemil hasil masakan kami tadi. Entah kenapa sambil leyeh2 aku ketemu dan membaca kisah Shizuko, anak SMA Bekasi yang meninggal saat mendaki gunung. Biasanya aku langsung tutup bacaan seperti ini karena hatiku sungguh sakit dan tidak bisa berbuat apa2 semakin membuatku sakit. Kali ini malah beberapa link kubaca, diantaranya ini: http://www.merdeka.com/peristiwa/seorang-pelajar-sma-shizuko-rizmadhani-meninggal-di-gunung-gede.html dan link lain sampai kaskus yang membahas masalah ini. Belum selesai membaca aku sudah gak kuat, aku menangis sejadi2nya. Untung aku sendirian di kamar dan berlian2ku sedang bermain barengan dari yg kelas 3 SD sampai si anak kuliah, adik kelasku.

Aku membayangkan, anak2 SMA ngurusi temannya yang hipotermia bisa jadi hanya dengan kemampuan yang sekadarnya, bekal seadanya, di tempat seperti itu, tanpa orang dewasa atau yang lebih paham. Lalu mereka tandu temannya itu turun sampai ketemu pendaki atau penjaga aku gak terlalu paham karena membaca sambil sesenggukan, yang menyarankan mereka dan membantu menangani korban yang sakit di kandang badak karena jika langsung dibawa turun rawan. Sampai anak tersebut meninggal di sana. Takdir? Mungkin banget. Tapi???? Sudahkah anak2 itu dibekali kemampuan survival di medan seperti itu? Kemampuan menolong orang lain? Kemampuan berkoordinasi, bersikap, berpikir, bertindak, dll dll sebagai seorang pendaki gunung? Dan..............dadaku sakiiit, sesak, rasanya ingin teriak kuat2. Harus berapa banyak anak Indonesia seperti itu??

Anak2 itu bisa jadi jagoan matematika, IPA, IPS, bahasa asing, dll kemampuan akademis yang memang sejak mereka kecil selalu dijejalkan ke kepala mereka sesuka orang dewasa di sekitarnya. Selain sekolah yang full mereka masih harus les ini itu, bimbel sana sini, kursus berbagai bahasa, dll dll. Bisa jadi juga.....sebenarnya passion mereka adalah berpetualang di alam bebas, jadi seharusnya mereka dimerdekakan dengan bisa belajar dan mendalami berbagai ilmu dan keahlian survival. Beri mereka kebebasan memilih untuk menjadikan ilmu2 berpetualang sebagai pelajaran utama dan menjadikan kemampuan akademis sebagai extra kurikuler mereka. Beri mereka guru hebat, fasilitasi dengan berbagai hal sesuai kemampuan orangtuanya seperti halnya para orangtua rela membayar mahal untuk buku, gadget, les, kursus, dan sekolah mahal untuk akademis mereka.

Apa iya selalu akademis adalah hal utama yang harus hebat dari semua anak Indonesia? Tidak bolehkah anak2 itu hebat di bidang lain? Tidak bolehkah anak2 menjadi seorang yang handal dalam berpetualang, survival, membantu orang, menjadi anggota tim SAR yang jagoan, menjadi kontributor natgeo yang handal, dan semua itu ditekuni sejak dini sejak ABG dengan mengutamakan ilmu dan keahlian itu serta menjadikan akademis sebagai tambahan saja? Tidak bolehkah anak Indonesia jago masak dan menjadi chef kelas dunia dengan mendalami masak memasak sejak dini bagi anak yang suka masak? Bolehkah anak2 itu menjadikan kemampuan memasak sebagai keilmuan dan keahlian utama sedangkan akademis adalah ekstra kurikuler mereka? Bolehkah anak2 Indonesia jago menyulam dan mendalaminya sejak dini sebagai hal utama sedangkan akademis sebagai ekstra kurikulernya?Bolehkah anak Indonesia menggeluti fotographi sejak dini, mendalaminya, mengutamakannya, dan akademis hanya sebagai ekstra kurikuler saja? Bolehkan anak Indonesia suka musik, mendalami, mengutamakan, dan akademis hanyalah sebagai tambahan saja? Bolehkah anak Indonesia mendahulukan mengasah kemampuan keilmuan keahlian menari dan menjadikan akademis sebagai pelengkap saja?

Bolehkak anak2 Indonesia merdeka dalam belajar dalam menempa diri dalam menyiapkan diri sebagai berlian bangsa ini???

#selalu berharap, berupaya, berdo'a.

Jumat, 24 April 2015

PPI DuE TV

Assalamu'alaikum........semangat Jum'at temans.........

Sekedar berbagi, bagi adek2 yg mungkin akan melanjutkan sekolah ke Jerman, S berapapun berikut informasi yg digagas dan dibuat oleh berlianku dan teman2nya. Atau bagi abang2 mbak2 yang putra putrinya berniat mencari info tentang sekolah di Jerman juga silahkan ikuti TV mereka ini. Mau tahu berlianku yg mana? 😎 Emaknya yg norak n GR. Jelas yg paling imut paling muda paling ganteng pokoke kata maknyaknya ya yg paling kerenlah. 😉

http://www.youtube.com/watch?v=LqR9hx5_zYw&sns=em

Semoga bermanfaat yaa.......

Senin, 06 April 2015

Calon Presiden Yang Bermula Jadi Huru Hara #3



Barusan gantengku bilang, Ma.....nonton gak katanya acaraku kemarin masuk TV di Indonesia, sudah tayang. Yaaaah.......mamanya gak tahu, jarang nonton TV. Dia juga gak tahu kapan TV siarin jadi gak kasih tahu maknyaknya yg suka norak kalo lihat acara anaknya di Tipi 😉😊. 
Karena mamanya gak sempat nonton..........Lalu video dikirim. Jreeeeeng.......melotot, nyari2 wajah ganteng rupawan. Beberapa diwawancara, aku ada yg kenal termasuk yg bule orang sono. Tapi mannnaaaa.......cintaku ga ada. 😰💔 ulang lagiiiii lagiiiii dan lagiiiiii.......tetep ga ada. 😭

Aiiiih rupanya dialah pewawancara sekaligus videoman, reporter, sutradara, semuanya, makanya disebut oleh pembaca berita; kita simak...bla bla bla....dari Hafizh Zuhdi (berlian kerenku 😋). Kamu itu berlian sayangkuuu...meski gambar ga ada tapi semua itu terjadi karenamu. 😘

Sebagai obat kecewa namun mongkog, aku nonton video edisi komplitnya aja lbh seru, bagaimana anak2 Indonesia di Jerman, pelajar di sana, memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional yg mampir, lihat perhelatan yg mereka sajikan di acara Indonesian day. Booth utk berfoto dengan baju tradisional Indonesia yg dibawa masing2 anak sebagai bekal jika diperlukan di sana menjadi rebutan pengunjung, kesempatan sejenak menarikan tarian tradisional Indonesia dipandu anak Indonesia juga tak kalah rame, permainan tradisional Indonesia yg bahkan anak Indonesia di sini pun belum tentu bisa seperti dakon, bekelan, dll sangat seru diajarkan oleh anak2 kita ke para bule. Lalu memperkenalkan berbagai makanan dan bumbu Indonesia, bahasa, musik tradisional. Dll dll.... Di saat di sini anak2 malah banyak yg sibuk dg berbagai permainan, makanan, pakaian, tarian, dll entah dari mana......

😂😘😍👍🙏 mbrebes mili aku melihatnya. Anak2 itu berjuang, belajar, ngirit, ngempet, bahkan sambil kerja part time bercapek ria ngatur waktu tenaga pikiran demi meraih cita, namun masih mau bersusah payah ikhlas tdk dibayar bahkan rela saweran demi bisa mengadakan acara mengangkat Indonesia di dunia Internasional. Proud of U all berlian2nya bangsaku, kalian semua berlian bangsa Indonesia. 

Ya wis, maaf curhat siang2.....efek kangen berat sama yg ganteng2 imut keren ya gini ini, gaje.

Calon Presiden Yang Bermula Jadi Huru Hara #2


Berlianku Bicara
Mas2 Mbak2 Temans Adik2 semua yang hebat.........mohon maaf gak buka2 email sekalinya buka posting, egois men aku ini. Maaaaf banget. Tapi berhubung aku sudah cerita tentang berlian gantengku, maka aku merasa wajib melaporkan hasil pemilunya. 
Alhamdulillah berlianku terpilih menjadi wakil ketua PPI DuE, yg terpilih jadi ketua yg mahasiswa S2. Dan kubilang selamat........mas tetep dan selalu hebat!. Hihihi.................mamanya kek pak Tino Sidin, anake hebat teruuuuusssss. :P

Dua hari menjelang pemilu dia juga ujian, barusan laporan bahwa ujiannya bisa. Namun nilai belum keluar, jadiiiii...........minta mamanya do'ain nilainya bagus. Harapan dia bisa dapat nilai 1 gitu. Hahaha....padahal mamanya kalo kuliah pengen nilai 4, kalo dia mau 1. Di Indonesia nilai sempurna 4 skala 4, sedang di sana nilai sempurna adalah 1, Karena nilai dia terbaiknya 1 lalu makin besar angka maka makin jelek. Paling jelek 5 atau 6  kalo gak salah.

Terima kasih ya pakdhe budhe om tante semuanya..........dia tetap akan banyak belajar dari semuanya. Aku akan tetap selalu siapkan dia sebagai generasi masa depan, menjadi seorang pemimpin, semoga dia dan adik2nya selalu menjadi berlian indahNya, selalu menerangi sekitarnya, menerangi dunia akhiratnya. Aaaamiiiin.......<3

Salam Senin, selamat berpuasa bagi yang menjalankan. selamat beribadah berkarya semuanya, semoga berkah.

Rabu, 01 April 2015

Calon Presiden Yang Bermula Jadi Huru Hara #1

Foto Berlianku di Pojok Kanan Bawah

Pagi semuaaa.......assalamu'alaikum.......semoga sehat penuh berkah.

Seneng banget diikutkan oleh diknas dalam membuat peraturan yang akan mengakomodir semakin banyak kebutuhan anak Indonesia akan pendidikan. Rapat maraton dari pagi2 hingga tengah malam baru sampai hotel lagi selama berhari2 tidak membuatku tepar. Tetap semangat, selalu optimis, Indonesia akan jaya di tangan generasi yang siap mengemban amanah. Sekarang baru terasa capeknya 😅😷. Gapapa.....demi kalian anak2 Indonesia, pagi ini sudah ada janji temu lagi dengan praktisi pendidikan yg keren.

Barusan dapat i-message dari berlian gantengku yg pamer bikin mie ayam. Ini dia juga kirim penampakannya....😋 yum keknya ya?

IMG_0969.jpeg
Cerita2 dulu aja ah tentang diaaa........semoga berkenan.

Tahulah aku sering dibilang aneh, gak maju, gak ngikuti perkembangan jaman, dll dll. Kata orang tentang aku; Masa anaknya ditawari aksel, sekolah unggulan, sekolah favorit, atau RSBI, kok malah milih sekolah 'biasa' gak bergengsi. Lha gimana wong anake menyerahkan pilihan ke mamanya, yo pasti mama akan kembalikan pilihan itu ke anaknya apa yg mereka suka dan bukan apa yg sebenarnya cuma bikin mama norak bangga lebay. Dan kulihat mereka gak butuh aksel sekolah unggulan favorit dll, karena yg mereka suka adalah sekolah yg bisa membuat mereka puas mengeksplore diri berhappy2 ria. Ya udah.......buat apa milih yg fav atau aksel to?! Lagian dI sekolah yg tidak difavoritkan aja dia bisa lolos tes di empat PTN keren di sana kok. Eh....lima dund kan lalu karena gak mau terus di arsitek jadi tes lagi. #sudah gaya emak2 norak kalo gini. 😜

Seperti contoh sejak kecil berlian ganteng sulungku emang aktifis. Hallah..... Tapi emang iya, sejak SD sudah menjadi pengurus kelas, ketua pramuka, karate, ketua ini itu urusan anak unyu2 seusianya, SMP gitu juga meski ada juga bandelnya sampai maknyak harus luruskan ke kepala sekolahnya 😅, SMA.......wuiiih kelas satu aja sudah dicalonkan untuk menjadi ketua OSIS oleh kakak2 kelasnya yang kelas 3! Entah ilmu apa yg dia punya kok bisa2nya masih anak baru alias nyubi sudah membuat senior2nya klepek2 jatuh hati tuk memilihnya jadi ketua OSIS. Yang Alhamdulillah terjadi kemudian adalah dia berhasil membawa sekolahnya yang kata orang2 bukan favorit itu bisa mejeng di TV nasional. Seneng dund teman2nya yang ikutan narsis di TV, hahaha...... guru2nya juga dia rekomendasikan untuk di keker, di shoot, jadi artis dadakan. Loh? Ternyata maknyak juga harus diwawancara, ditanya2 gimana cara mendidik berlianku itu kok bisa keren gitu bahkan terpilih dijadikan profil anak SMA.  Ya grogi bin GR lah gw, perasaan gak ngapa2in tapi dianya aja yg keren! Bahkan dia juga pernah didaulat untuk mendamaikan dua sekolah lain yang berantem. Sampai aku harus nunggu dia penuh kekhawatiran dag dig dug bak gadis menunggu pujaan hatinya (lebiiiih keleees) karena gak biasanya dia pulang kemalaman tanpa memberitahuku.

Saat awal mengembara ke negri nan jauh, dia bisa ngeblend sama masyarakat sekitar dimana wilayah tersebut katanya cenderung rasis, tapi dia malahan jadi seleb masuk TV dan koran lokal di sana plus tentu diajak putu2 juga sama penduduk lokal yang merupakan fansnya 😎. Acara2 di balai kota melibatkan dia yang bukan orang asli sana. Para Oma Opa di wilayah itupun suka menerima hormat dan sayang dari berlianku yang sering menyajikan Indonesia di hadapan mereka. Tari Saman dari tempat kelahiran ayahnya adalah salah satu tarian yg dia bawakan sebagai hiburan idola panti jompo di sana.

Selain itu dia juga visioner, selalu berpikir jauh ke depan. Ketika awal SD sudah bilang nantinya ingin kuliah di LN. Lalu saat kelas 4 SD sudah membuat platform jika dia menjadi Presiden. Entahlah apa dia sekarang masih bercita2 jadi Presiden, tiap bermain rise of nation selalu melakukan tindakan2 untuk 'negara'nya yang mengejutkan adik2nya maupun ayahnya yg sama2 main.  Memang kenyataan keputusan dan tindakannya itu kemudian bisa membuat negaranya jaya, eksis, sehingga dia memenangkan permainan tersebut. Apa yang duluan dibangun, apakah pendidikan, militer, ekonomi, juga bagaimana mengatasi agresi lawan, dll ternyata tepat sasaran.

Beberapa minggu lalu aku ngobrol sama berlian ganteng sulungku itu seperti biasa selama ini, mau jauh dekat sama saja selalu disempatin ngobrol baik ngalor ngidul gaje maupun masalah sekolah kuliah teman2 kehidupan dan juga masalah negara. #eeh  Ingat saat dia kecil pulang sekolah teriak melaporkan dia terpilih jadi huru hara.....hahaha.....maksudnya bendahara padahal. Kali ini dia lapor bahwa dia dicalonkan menjadi ketua PPI. Aaaah......dirimu itu emang lucu, hebat, dan selalu dijadikan sebagai pemimpin oleh sekitarmu.

Ya tentu saja aku sangat mendukung, dan sudah kupromosikan ke berbagai pihak yang kukenal. Pak, Bu, jika nanti harus ada kegiatan di  Jerman bisa koordinasi dengan berlian saya jika dia terpilih menjadi ketua PPI nya. Ahahaha.....belum kepilih aja maknyak dah promosiin.

Jadiii.......apa lagi coba?!! Pastikan pilihan kamu! Langsung aja vote berlianku for PPI Due 2015. Pojok kanan bawah kek maknyak dulu, tapi ini jauuuuuh lebih keren dan TOP. Hihihi.....


Aaaah.......di sini bukan dapil dia ya? Gubraaaaag..........maaf salah kamar. 😁😱

Salam PPI 4 Indonesia 😘😍🙏👍

Indonesia Jaya.....optimis yuk. 

Wassalam,

Jangan membenarkan yang biasa tapi biasakan yang benar
Sent from my iPad

Rabu, 11 Februari 2015

Bicara Baik Yuuuuks.......

Sabda pandhita Ratu, idu geni, merupakan ungkapan dalam bahasa Jawa yang artinya setiap perkataannya dilaksanakan, mujarab, menjadi kenyataan........biasanya untuk raja, orang hebat, atau orangtua kandung. Dalam hal ini tentu saja ini aku ingin menggunakan untuk kita.....manusia biasa, tetep harus menyertakan disclaimer yaaaa: CMIIW. Hehehe.....sudah parah ke Jawa anku 😅

Etapi ini beneran loh, beberapa pernyataanku duluuuuu, keinginanku yang memang kunyatakan dengan sungguh2 meski saat itu rasanya ada beberapa yang aneh bin mustahil, satu persatu terwujud. Saat terwujud terkadang aku tidak menyadari jika itu pernah kuinginkan, kunyatakan, kuharapkan terjadi. Sering baru sadar bahwa aku pernah menginginkan hal tersebut setelah lama terjadi.

Caranya? Waaaaa.......suer banyak yang berliku2 gak masuk akal, sering terlihat jalan cerita menjauhi harapan, tapi kok ya melabuhnya sesuai bingitz dengan keinginan. Apa aja itu? Hahaha...........sudah cukuplah untuk membuatku makin yakin akan cinta Allah padaku yang mendengar dan mengabulkan keinginanku, harapanku, yang terkadang menurutku dan orang tercintaku, konyol, gak masuk akal, nganeh2i, ada2 aja, dll. Alhamdulillah masih hal yang halal insya Allah......cuma ya itu tadi aya2 wae keinginan si Dewi itu. Jadiii......sekarang ini aku semakin sadar untuk selalu mensyukuri jalan hidup yang kutemui meski tidak sesuai harapan. Dan tentu saja teruuuussss memilih untuk berbuat bersikap berkata yang baik yang positif yang menyenangkan saja daripada nyinyir dan mbesengut.

Nah, setelah sekian lama menikah n mendapatkan hadiah berlian2 keren, suatu hari mama mertua cerita ke aku. Bahwa pada suatu hari beliau dan papa menghadiri wisuda salah satu anaknya. Dalam wisuda itu, papa melihat ada wisudawati kecil mungil cuantiik imut 😉😜 mondar mandir di ruang tempat akan diadakan prosesi wisuda. Miriiip deh setrikaan. :P

Si papa senyum2 n tiba2 bilang ke mama, "Wisudawan kita ini nanti suruh nikah sama anak itu aja Ma." Yah.....mamanya bingung donk, emangnya siapa anak itu, kenal juga tdk, trus apa hubungan anak itu sama anaknya orang gak pernah ada apa2. Dll serba membingungkan bagi mama. Yah emang.....gak ada hubungan apa2 kok, sekedar teman pun bukan teman dekat karena banyak teman lain yang lebih dekat. Maklumlah......di kampus itu perempuan kan mihil. 😎😂 #bakal byk yg lempar sate nih

Daaan........waktu berlalu kata2 papa dah dilupakan, bahkan sampai kemudian kami menikah dan punya anak, lalu mama tanya2 ke aku tentang wisudawati kecil mungil yg kenyanyilan saat wisuda. Lucu pas diwisuda menteri keuangan saat itu yang juga kecil (Bp. Radius Prawiro). Kujawab, kok mama tahu? Itu Dewi ma. Waaaaa.........lalu mama cerita ttg apa yg pernah dikatakan papa. Ahaaa......rupanya Papa sudah ngincer aku tuk jadi menantunya bahkan sejak aku pun gak tahu dan gak punya rencana menikah dengan anaknya. Iiiih....Papa pinter deh, tahu aja mana calon mantu keren :D.

Tuuuuuh..........kata2 Papa dulu itu juga terjadi kaaaan........

Jadiii......sekarang ini aku semakin hati2 tapi juga makin rajin berharap terjadi, ahahahaaa.....berbicara, berkeinginan, berstatement, makin sadar untuk selalu mensyukuri jalan hidup meski tidak sesuai harapan. Dan aku juga berusaha selalu menjaga ucapan, apalagi jika berkenaan dengan berlian2ku. Ini sih sejak mereka masih bayi2, jika mereka ngeselin, aku ingiiin banget marah, maka akan kuucapkan kata2 indah, do'a2, untuk mereka.

"Pinteeeeerrrrr...........kok gitu yaaa......hayoooo bu dokter yang RS nya lebih besar dan lebih keren dari RSCM........grhgrh 😡😢🙏😁👿......." Biasanya si cantik akan berlari memelukku dan bilang, mama jangan marah yaaaa 😘.....u need a hug?

Diakhiri memeluknya sambil komat kamit, aaamiiiin.........

Naaaaah..............masih mau bicara jelek? Buruk? Nyinyir? Negatif? Sayang ah.......mending bicara baik aja yuks yuks yuks......<3

Rabu, 04 Februari 2015

BAHASA INDONESIA

Assalamu'alaikum......selamat siang agak sore, eh selamat mulai malam ya di Indonesia....🙏😘

Sekedar berbagi cerita,

Sabtu yg cerah, secerah muka cantik Princess yg sudah bangun n sedang menikmati sarapan bareng nenek, uwo, tante, n sepupu2nya. Ya, kali ini kami ndherekke (menemani, mengantarkan) mama (mertua) tercinta yg hobinya klinong2. Mei tahun lalu beliau baru aja ke Aqso n Yerusalem, kali ini ke Muscat, Oman. Seneng lihat beliau berseri2 pergi dg anak cucu. Meski sehari sebelumnya aku maraton rapat pagi sampai malam super capek, langsung disambung perjalanan panjang. Namun rentetan melelahkan ini tetap menyenangkan. O ya karena habis rapat tentunyah sebagai banci kamera tak lupa putu2, n di pesawat kupamerin hasilnya ke mama. Hahaha.....dunia emang sempit, saat melihat fotoku bersama Ibu Edi Sudrajat, mama bilang itu temen mama main Golf. 😁 gubraaag.....dunia emang sempit. Hehe...maklumlah, bahkan suamiku gak kenal si ibu, karena si papa emang pejabat yg nyentrik, auditor (inspektur) jujur yg bahkan anak2nya aja jika ada perlu mendesak hingga harus ke kantor mereka ikut antri di kursi tamu2 seperti tamu biasa lain yang yg akan menghadap. Hihihi......hanya berlianku, cucunya, yg mendapat kesempatan diajak ke kantor duduk manis dilayani makan minum sama sekretaris kakeknya dan jika bosen diantar pulang oleh sopir. 😅

Di pesawat, princessku cukup keren.....tetep ceriwis as always, n seperti biasa menarik perhatian banyak orang termasuk pramugara yg melayani kami sepanjang malam. Juga org asing penumpang lain di depan kursiku yg ngajak ngobrol si ceriwisku itu. Mereka ngobrol bahkan bercanda terbahak2 berdua. 😄 padahal depanku itu org dewasa. Bisa aja si cantikku ngobrol becanda bahkan argue. In English tentunyah...

Lalu ada kejadian yg membelalakkan mata cantik itu. Ada seorang pramugari marah2 dalam bahasa Inggris dengan penumpang2 dan agak terkesan meremehkan penumpang, yg memang mungkin saja tdk pernah naik pesawat, tdk pula bisa mengerti bahasa Inggris sama sekali, tdk tahu tata krama naik pesawat. Si kritisku kesel dg pramugari itu, dia protes kenapa pramugari pesawat internasional yang rutenya dari Jkt kok tidak bisa berbahasa Indonesia? Penumpang tdk salah mau bisa bahasa Inggris atau tidak, dia berhak dilayani dg baik, berhak dihormati, berhak tidak bisa berbahasa selain Indonesia atau bahasa apapun. Pramugarinya yg wajib bisa bahasa Indonesia dan wajib menghormati penumpang meski salah atau tidak mengerti aturan di pesawat. Itulah gunanya flight attendant.

Ooooh......darimanakah dia punya pendapat sebagus itu? I agree cantikku......iya, jangan rela jika bangsamu diremehkan oleh siapapun. 😘👍

Pramugara yg selalu melayani kami  bolak balik nyapa dan menanyakan keperluan princessku, menawarkan berbagai hal termasuk mainan yg dia sdh dikasih di awal penerbangan dia hendak kasih lagi. "I already have, thank U." Jawabnya sopan yg semakin membuat pramugara terkagum2 dg mannernya. Kata penumpang depanku, "U r so blessed, God give u an angel. The smart one." Hahaha.......bisaaaa aja.

Aku hanya jawab, aaamiiin.........*dengan sepenuh rasa syukur. 🙏🙏🙏🙏🙏🙏 iya, semoga pendidikan di Indonesia semakin baik, tidak mengedepankan materi yang hanya akan menguras pikiran, tenaga, waktu, dan hati anak. Tetapi mengedepankan pembentukan karakter anak karakter bangsa, yang membuat anak2 Indonesia bahagia menyiapkan diri sebagai generasi penerus, yang akan menggelutu profesi sesuai passion mereka dengan bangga dan penuh syukur.

Wassalamu'alaikum.........

Selamat malam...semoga berkenan.

Senin, 05 Januari 2015

PENEMU....

Ini dilukis Papa sebelum adek lahir...jd adek nempel aja biar masuk frame
Sejak berlian ganteng adik kelas memutuskan untuk kost di dekat kampus, kami mempunyai kesibukan baru, rutinitas baru meski gak rutin juga, anter dia balik kost. Sesekali kami ajak juga si nenek gawul, yang masih jagoan main golf dan juga masih nyopir sendiri ke mana2 di usia menjelang 70 nya. Sakjannya bukan si ganteng yang minta diantar, wong selama ini bolak balik tiap hari rumah-kampus PP naik CL juga sendirian biasa aja kok! Hanya saja ayahnya, aku, atau adik2nya yang terkadang memang ingin rame2 anterin dia. Hmm....ini namanya apa ya? Manja? Gak mau ditinggal? Kangen? Ah.........au ah!

Biasanya sambil jalan antar dia, kami akan mampir makan di suatu tempat. Restoran? Food court sebuah mall? Atau makanan2 import? Tempat2 favorit yang lagi trend? Tempat gaul?? Hahaha..............bukaaaaan.........tapi sedapatnya sesukanya, seinginnya, kemana hati digiring oleh Sang Pemberi rejeki untuk berbagi rejeki ke siapa, bisa saja warung girlan, warung yg ada di pinggir jalan, karena gak ada warung ngahlan alias yang ada di tengah jalan. Hihihi........memang agak kontradiksi dengan preferensi si ganteng saat kecil dulu sih, apa itu? Ntar aja kapan2 kuceritain kalo inget. Hehehe.........

Perjalanan pinggiran Jakarta nyaris Bekasi ke Bintaro bukanlah sebentar, lumejen gituh meski jika lancar JORR hanya memberi waktu tempuh 30-45 menit sahaja. Dengan jalan santai dan lewat mana aja sesuka pak sopir ganteng maka perjalanan kami bisa sejam lebih. Waooow.....begitu komentar iparku yang wong Londo sambil geleng2 kepala dengan kehebatan orang2 Jakarta menyusuri jalanan setiap hari. Yap perjalanan selama itu membuat princessku n mas2nya gak mau tinggal diam. Mereka pastiii akan membuat permainan sepanjang perjalanan yang membuat mereka gak bosan. Salah satunya adalah permainan tebak2an dengan huruf acak yang mereka putuskan dengan menghitung jari2 mereka. Mereka bilang ABC lima dasar. Setelah ketemu hurufnya mereka harus mencari sesuai tema atas kesepakatan bersama sebelumnya. Saat menentukan temanya pun biasanya sudah alot, perlu waktu, perdebatan tidaklah ringan. #lebay. Masing2 akan memperjuangkan tema yang mereka kuasai agar menang dalam permainan. Perdebatan yang seru tapinya gak berujung anarkis, semua damai2 aja penuh cinta. #semakin lebay

Tahu donk......princess meski bungsu tapi suaranya cukup dominan. Maunya semua keinginannya terakomodir. Cinta dan sayang mas2nya dia eksploitir habis2an tanpa ampun. Tapi sering tanpa dia sadari mas2nya sudah memanfaatkannya. Kelihatannya keinginan dia diamini padahal..............hahaha..................begitulah cinta. #loh???

Setelah berbagai topik berlalu, sampailah pada topik PENEMU. Yah...setelah ketemu huruf yang harus ditebak, mereka harus menyebutkan nama penemu sesuai huruf tersebut. Untuk menghindari kengasalan keisengan dan tipudaya mas2nya, princess minta selain nama penemu juga disebutkan apa hasil temuannya. Cekikiiik..........biar masnya gak ngasal. Princess juga suka baca, salah banyaknya adalah membaca tokoh2 dunia termasuk penemu2. Jadiii.........ya okeh okeh saja dia dengan tema tersebut. Berbagai huruf berlalu dengan ribut. Hahahaaa.......emang selalu rame penuh intrik dan argue. #tuuh lebay kan?? Sampailah pada huruf "F". Faradey, Fahrenhait, dan nama dengan huruf F lain bermunculan dari dua berlian terkecil kami bersahutan supaya masnya gak punya kesempatan nemu lagi. Hahaha.........tinggalah masnya senyam senyum kehabisan ide untuk berkelit dari kekalahan. Tiba2 dia teriak kencang penuh yakin menyebutkan namanya sendiri, "FARRAS!!!!" Sontak dua adiknya mencaritahu menginterogasiku apakah benar aku memberi nama masnya itu berdasar nama seorang penemu. "Tanya aja ke masnya kan selain menyebutkan nama penemunya, dia harus menyebutkan juga apa temuannya." jawabku santai. Langsung saja interogasi beralih ke masnya yang masih senyam senyum penuh kejahilan yang lalu menjawab masih yakin; "Farras menemukan obeng yang tadi pagi dicari papa." Waaaaaaaaaaaaa...........langsung dia diserbu adik2nya yang sebel.


Jumat, 02 Januari 2015

AT ALL.....

Baby Princess in action di taman kota Bruxells

Pagiiii.......ups......sudah lama aku gak berbagi cerita ya? Iiih.....siapa juga yang minta diceritain coba?! GR ah si Dewi. Mmm.......tapi gpp ya GR daripada minder toh??? Hihihi.............

Nah, seperti biasaaaa aku mau ceritain berlian indahNya yang dipercayakan ke aku, si makhluk unyu2 ini. Eheeeeemmm...............

Semua berlianku memang kuberi kebebasan mengekspresikan diri mereka sejak bayi. Ahahahaaa.....lebay ya? Tapi beneran kok, malahan menurutku hampir semua orang memberi kebebasan bayi2 mereka. Gak ada kan yang atur bayinya saat belajar dan mencoba senyum, ketawa, ngoceh, miring, tengkurep, merangkak, dll? Tapi sayangnya buanyaaak yang lalu ngatur bayi2 itu saat mulai batita balita belajar nulis, baca, bahasa, dll. Les ini itu, kursus dan sekolah harus di lembaga2 keren bergengsi. Banding2in dengan si A si B si C sampai si Z anaknya si ita si itu dengan berbagai alasan termasuk katanya sih biar anaknya nanti bisa kompetisi, bersaing, di jaman mereka nanti. Bener kali yak? Ah entahlah....kalau aku kok lebih suka berlian2ku tumbuh jadi diri mereka, tumbuh kembang sesuai usianya, bahagia menjalani setiap masa hidupnya. Padunya juga sh aku yang gak mampu bayar bayar kalau harus ke tempat2 bergengsi nan mihil ituuu....hayooo...... Tapi kamu menyia2kan potensi mereka Dew! Katanya seseorang yang gak setuju. Benarkah??? Oooh..................maafkan aku anakku........*drama Korea Style*

Lupakan si Dewi sotoy itu, kita kembali ke berlianku. Uhuuy..........tahu princess dund? Yaaaa.........dia memang suka belajar bahasa, otodidak, melalui buku, web pelajaran bahasa untuk anak2, dan tentu saja coba2 ngomong ke siapa aja, terutama kami, ayah ibunya and mas2nya adalah korban pertamanya. Dia berani mencoba, sikat bleh pokoknya ngomong. Salah?? Ya gpp biasa aja keleus namanya juga belajar, dan kami pun memberi dia kebebasan berekspresi, tidak akan asal koreksi apalagi nyalahin. Palingan senyam senyum kalau si cantik salah tapi tetep PEDE.

Duluuuu dia suka banget bilang AT ALL, tapi sebenarnya salah menempatkannya dan sangat salah menggunakannya. Tapi dia PD habis sampai2 kami gak tega mau negur dan koreksi langsung, jadilah dia pakai sana sini tapi salah. Untungnya hanya dengan kami dia banyak bicara bahasa Inggris karena memang kan kami tinggal di Jakarta, siapa juga yang ngemeng English kan?! Mana sekolahnya HS, bukan internasional school seperti yang orang2 kira karena dia fluent Englishnya. Suatu hari datanglah kakak sepupunya yang wong setengah Londo tinggal di Londo dan terdidik dengan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa Belanda. Seneng donk princessku bisa mengaplikasikan Englishnya itu. Daaaan................senjata pamungkasnya dia pakai cukup sering, AT ALL. Hahaha....................untungnyaa sepupunya ini bule santun nan halus budi bahasanya. Mereka berdua dengan lembut nanya maksud adik cantiknya, "Vania....what do U mean?" setelah dijelasin dengan lucunya (in English tentunyah) oleh si kecil, mereka pun tersenyum mahfum.

Entah gimana prosesnya perlahan princess tahu apa itu AT ALL dan bagaimana menggunakannya. Bahkan sekarang dia mulai bicara apa itu grammar dan bagaimana berbicara sesuai grammar meski ya tetep aja baru belajar.......sendiri! Sesuai prinsip n keadaan nyokapnya yg serba harus irit n gretongan hihihi...... 

Kemarin kutanya, adek ingat gak dulu suka bilang at all tapi gak tahu artinya? Hihihi.............iyaaa adek ingetlah Ma. Jawabnya lucu nan cantik. Lalu kenapa adek berani pakai meski gak tahu artinya? tanyaku lagi curious. Ya gpp palingan ntar juga ada yang benerin, mama papa mas2 seperti biasa lama2 akan benerin dan kasih tahu adek.

Ooooooh.............rupanya dia yakin kami selalu back up dia, makanya dia selalu PeDe namun siap menerima kritikan dan masukan kami........AT ALL. Hihihi..................

Sabtu, 06 Desember 2014

ANAK HIPERAKTIF

Anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktivitas (GPPH) atau attention deficit and hyperactivity disorder (ADHD). Kondisi ini juga disebut sebagai gangguan hiperkinetik. Dahulu kondisi ini sering disebut minimal brain dysfunction syndrome.

Apa Itu Gangguan Hiperkinetik atau GPPH/ADHD ?
Gangguan hiperkinetik adalah gangguan pada anak yang timbul pada masa perkembangan dini (sebelum berusia 7 tahun) dengan ciri utama tidak mampu memusatkan perhatian, hiperaktiv dan impulsif. Ciri perilaku ini mewarnai berbagai situasi dan dapat berlanjut hingga dewasa.

Apakah Ada Ciri-ciri Lain Yang Menyertai Gangguan Hiperkinetik (GPPH/ADHD) ?
Ciri-ciri lain yang sering menyertai gangguan hiperkinetik adalah :
  • Kemampuan akademik tidak optimal
  • Kecerobohan dalam hubungan sosial
  • Kesembronoan dalam menghadapi situasi yang berbahaya
  • Sikap melanggar tata tertib secara impulsif
Bilamana Anak Disebut Menderita Gangguan Hiperkinetik (GPPH/ADHD)?
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi dalam belajar, mendengarkan guru dan permainan.
  • Hiperaktifitas, selalu bergerak dan tidak bisa tenang
  • Impulsifitas, melakukan sesuatu tanpa dipikir terlebih dahulu
Berbagai Tipe Hiperkinetik atau GPPH/ADHD :
  • Tipe sulit konsentrasi
  • Tipe hiperaktif - impulsif
  • Tipe kombinasi
Apa Akibatnya Bila Anak Menderita Gangguan Hiperkinetik (GPPH/ADHD)?
  • Anak tidak dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik
  • Anak sering tidak patuh terhadap perintah orang tua
  • Anak sulit didisiplinkan
Apabila Gangguan Hiperkinetik (ADHD) Tidak Diobati maka akan :

Menimbulkan hambatan penyesuaian perilaku sosial dan kemampuan akademik di lingkungan rumah dan sekolah, sehingga dapat mengakibatkan perkembangan anak tidak optimal dengan timbulnya gangguan perilaku di kemudian hari.

Kondisi Lain yang Menyertai Gangguan Hiperkinetik :
  • Gangguan tingkah laku
  • Gangguan sikap menentang
  • Depresi
  • Gangguan cemas
  • Kesulitan belajar
  • Retardasi mental
  • Gangguan pemusatan perhatian (disorder of attention)
  • Gangguan pengendalian motorik (disorder of motor control)
  • Gangguan persepsi (disorder of perception /DAMP)
  • Autisme 

Bila Anda tidak ingin memiliki anak dengan perilaku buruk, kuatkan hubungan emosi Anda dengan si buah hati. Penelitian menunjukkan, anak yang diasuh dalam rasa aman dan kedekatan emosi yang erat dengan ibunya akan tumbuh menjadi anak dengan perilaku baik.

Analisa yang dilakukan Dr Pasco Fearon dari School of Psychology dan Clinical Languge Sciences terhadap 69 studi yang melibatkan lebih dari 6000 anak pra remaja, menunjukkan kualitas hubungan anak, terutama anak laki-laki dengan ibunya di masa kecil berpengaruh kuat pada pembentukan perilaku anak. Anak yang besar dalam perasaan tidak aman dan kurang mendapat motivasi dan dukungan dari orang yang mengasuhnya, akan tumbuh jadi anak yang "tak bermasalah". Sebaliknya, anak yang merasa tidak dicintai, ditolak, dan kurang didukung, menjadi anak berperilaku buruk.

"Yang menarik adalah pola pengasuhan di masa kecil akan berpengaruh besar pada pola kepribadian dan perilakunya saat mereka dewasa," kata Fearon.

Selain itu, orangtua perlu menyadari bahwa orangtua adalah model bagi anak-anaknya. Sikap orangtua akan direkam dalam ingatan anak. Sikap orangtua terhadap rumah, keluarga, dan orang lain, terekam dengan baik dalam memori anak. Oleh sebab itu, mulailah menjadi orangtua yang patut ditiru. Sikap yang santun, berempati dan menghargai orang lain akan menjadi teladan bagi anak.

Rabu, 26 November 2014

I Do Not Like Math.....


Suatu hari aku nonton film kartun di TV berdua princessku, Ninja Hatori. Di cerita itu Kenichi, anak kecil teman Ninja Hatori berusaha menyembunyikan hasil ulangannya dari ibunya karena dia memperoleh nilai 20. Hahaha......gak tahunya kertas itu terbang, terbawa angin yang lalu nempel di truk, lalu sepeda, berbagai cara dia lakukan untuk mendapatkannya yang akhirnya minta bantuan Hatori. Tentu saja berhasil, namun Hatori justru menyerahkan kertas hasil ulangan langsung ke ibu Kenichi, hal yang paling ditakutinya karena akan kena marah. "Kenichiiiiii....................." teriakan nyaring ibu yang marah membuat Kenichi blingsatan.

"Untung aja mama gak seperti ibunya Kenichi ya, kalau anaknya dapat nilai jelek mama tetep senyum (tapi gak manis) lalu dipeluk dan diajari." pernyataan Princess yang membuatku terbaaaaaaaaaang......................

Beberapa hari ini si cantik ngeluh, I do not like math! Katanya berapi2 saat ketemu jadwal harian belajar matematika. Hahaha......ekspresif sekali dia mengutarakan ketidak sukaannya itu. Ya, dia memang biasa ceplas ceplos tanpa ragu mengutarakan kata hatinya padaku. Hmm......kami pun harus memutar otak mencari cara agar si cantik tetap mau belajar matematika, karena bagaimanapun dia perlu itu untuk menjadi apapun. Apalagi dia ingin banget menjadi seorang dokter yang mempunyai RS besaaar! 

Setiap hari dalam kejadian apapun kami akan mengingatkan dia, colek dia, dan menanyakan apakah ada unsur matematika dalam kejadian itu? Dan dengan senyum sebel dia bilang iya. Aaaaah........math is the mother of Ilmu, gimana donk ma......kalo adek gak suka? rajuknya manja seperti biasa. Hihihi.....padahal dulu maknyak hoby sama yang namanya matematika, bahkan makin sulit soal makin seru dan makin suka seolah sebuah teka teki yang membuatku penasaran. Saat nilai ujian masih demikian pelitnya hehe...setahuku dulu nilai ujian emang gak se jor-joran sekarang, untuk matematika aku dapat bulet tanpa salah, 10! Weiiish.....guayaa......pinterkah, gak sih karena sering ngerjain soal aja jadinya soal ujian serasa hiburan lepas senja. Sayangnya aku gak boleh ambil jurusan Matematika saat kuliah, mau jadi apaa, kata bapak ibu dan mas2ku. Ya sudah, karena aku suka juga kimia inti, maka Tehnik Nuklir pilihanku saat PMDK dan Farmasi pilihanku saat Sipenmaru yang mana dua2nya di UGM, meski ternyata dua2nya kutinggalkan demi takdir yang membawaku ke STAN karena sudah ada makhluk ganteng menungguku di sana.

Ups......kembali ke laptop!!
Sulit sekali membuat si cantik itu suka atau setidaknya mau belajar matematika sebagai penunjang nanti dia meraih cita-cita. Les?? Selama bukan dia yang minta aku tidak akan memberinya kewajiban itu, karena akulah penanggungjawab atas pendidikannya. Aku gak boleh nyerah dengan menyerahkannya ke orang lain. Iiiih.................sok bingitz deh simama. Kemarin, saat ayahnya mau jelasin tentang eksponensial ke masnya yang SMA, dan papa kesulitan karena emang beliau bukan penyuka matematika, maka dibukalah Khan Academy karena mama lagi capek bin males ngajari. Si cantik lucu pastinya ngrencokin mau tahu juga apa yang dilakukan mas n papanya. Yo wis mas pindah ke netbooknya dan laptop papa untuk buka early math buat princess.

Daaaan......................trataaaaa............princess sukaaaa bingitz, belajar math sama Oom Khan. Alhamdulillah pengantar yang English bukan halangan bagi dia memang. Sekarang dia suka math, tadi waktu mengerjakan pelajaran sesuai jadwal dia cepetin supaya bisa belajar math lagi sama Oom Khan. Dia gak peduli jadwal, setiap hari maunya buka math setelah ngerjain jadwalnya.

Alhamdulillah........akhirnya ketemu juga.
Saat anak melakukan sesuatu karena suka, tidak ada halangan yang tidak bisa dia singkirkan. Jadi, kenapa gak buat dia suka dulu, cari cara agar dia suka, jangan memilih memaksa, memotivasi dengan cara yang tidak menyenangkan baginya bukanlah pilihan bijak. Bersaing di masa depan? Aaah......sudahlah, jika dia tahu, mengerti bahwa hidup tidak selalu sesuai keinginannya yang menyenangkan, jika dia tahu harus memilih apakah mau menikmati hidup, menikmati usaha, menikmati setiap upaya, ataukah memilih menganggapnya sebagai beban, sebagai persaingan berat, tentu dia akan pandai memilih yang sesuai passionnya, dan dia akan menikmati hidup, menikmati usaha, menikmati setiap upaya, maka Insya Allah do'a kita sebagai orangtua akan membuatnya sanggup melewati semuanya. 

Aaaaamiiiin................

Senin, 24 November 2014

Kurikulum 2013 Cetak Calon Psikopat

Kurikulum 2013 Cetak Calon Psikopat  
Pemerhati Anak Seto Mulyadi atau kak Seto. TEMPO/Dasril Roszandi


TEMPO.CO, Jakarta - Pemerhati anak, Seto Mulyadi, mengaku khawatir dengan komponen Kurikulum 2013 yang dianggapnya masih kurang mengembangkan karakter anak.

"Ini akan melahirkan calon-calon psikopat di masa depan. Ini harus diwaspadai betul," kata pria yang dikenal dengan sapaan Kak Seto itu saat konferensi pers di gedung Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat, 22 Agustus 2014.

Seto menganggap Kurikulum 2013 perlu menambah pelajaran yang mengembangkan otak kanan. "Perlu diimbangi dengan pelajaran yang mengaktifkan otak kanan, seperti seni dan olahraga," kata dia. (Baca: NTT Terapkan Kurikulum 2013 Tanpa Buku Pelajaran)

Menurut dia, melalui pelajaran seni dan olahraga, anak dapat mengembangkan karakter disiplin, rendah hati, dan berani mengakui kekalahan. "Saya takut kalau sistem pendidikan kita tidak menangani pendidikan karakter dasar seperti ini, maka semakin banyak orang yang menyandang psikopat," dia menerangkan.

Seto menganggap pendidikan sekolah maupun pendidikan informal yang diperoleh di keluarga sangat penting bagi anak untuk mengembangkan karakter positif. "Pendidikan karakter sejak dini dari keluarga dan sekolah diperlukan supaya tidak muncul anak-anak yang penuh dengan nuansa frustasi," kata ia menuturkan. (Baca: Kurikulum 2013 Bikin Guru 'Menganggur')

Menurut dia, orang dengan ambang frustrasi rendah berpotensi mengidap cacat sosial. "Anak-anak yang tidak pernah diperkenalkan dengan kerja keras dan penguasaan diri lebih mudah mengidap gejala-gejala psikopat," kata Seto menjelaskan.

Seto mengibaratkan pendidikan karakter sejak dini layaknya membangun gedung megah yang membutuhkan pondasi yang kuat. "Pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar menjadi hal utama," ujar dia menerangkan.

PAMELA SARNIA

Kamis, 13 November 2014

Selamat Hari Ayah.....

Buat ayahnya berlian2ku, buat para ayah hebat, terima kasih...........
Cerita tentang ayah........... aku akan cerita tentang ayahnya berlian-berlianku kepada berlian-berlianku. Semoga mereka bersyukur mempunyai ayah seperti dia, dengan mengoptimalkan seluruh potensi mereka untuk dunia akhirat mereka.

*****



Dialah Pahlawan Sejatimu
by : Winarsih Dewi
Anak-anakku,
Saat mendengar berita kehadiranmu, dia yang paling antusias penuh syukur bahagia
Setiap keperluanmu, dia yang selalu mengupayakan semampu dirinya
Tidak bosan dia mengelus dan merasakan gerakan-gerakanmu meski terhalang dinding perutku
Do'a-do'a, lantunan ayat suci, bacaan buku-buku, juga dentingan gitar dan piano serta suara merdunya pun senantiasa mengiringi tarian dan tendanganmu di rahimku

Dan saat kau benar-benar hadir.........dialah yang pertama kali kau lihat senyuman bahagianya menyongsongmu, karena dialah pendamping dokter terhebat, penyambutmu, menunggumu
Lalu suara adzan dan iqamatnya pula yang pertama kau dengar langsung di kedua telingamu
Pelukan hangatnya pasti membuatmu nyaman, karena tak kudengar lagi tangisanmu
Dia jualah yang mengangsurkan tubuh mungilmu tuk kupeluk

Berlian indahku,
Jika malam gulita kau terbangun dengan jeritanmu dan aku tak kuasa lagi merayumu
Dia juga segera merengkuhmu, meletakkanmu di dadanya, lalu kau tidur penuh damai di sana
Pasti dia merasakan letih pegal, namun senyum nyamanmu mengalahkan semua itu
Celotehmu di esok paginya adalah kebahagiaannya yang menjadi bekalnya berjihad mencari nafkah meski kantuk masih tersisa

Sayangku,
Langkah kaki mungil dan kata bermakna pertamamu adalah kejutan manis sekaligus pelipur lara buatnya sepulang kerja
Disusul berbagai pertanyaan lucu kritismu menghiasi benak dan menjadi PR tersulitnya
Belum lagi mengikuti permainanmu yang tidak kenal akan keletihan dirinya
Menjadi kudamu, ayunanmu, juga merelakan pundaknya tuk jadi tempatmu 'ningkring' senang tidak pernah jadi keluhannya

Kejujurannya, amanahnya, baktinya pada orangtua, kesetiaannya pada kebenaran, kecintaannya pada keluarga, kebaikan dan kerendahan hatinya, adalah pancaran keindahan jiwanya yang harus kau teladani
Kegemarannya membaca, kelihaiannya melukis, kelincahan jemarinya bermain gitar, kemampuan tahsinnya, juga kefasihannya berbincang maupun menulis dengan menggunakan bahasa asing, semoga semua menginspirasimu tuk meraih asa

Cintaku,
Tentu kau ingat bagaimana dia setiap hari mengajakmu shalat ke masjid sejak kau baru bisa berjalan
Meski tidak sedikit mendapat kritikan bahkan gunjingan
Karena banyak yang menganggap anak kecil hanya akan mengganggu kekusyukan
Tentu saja, karena kalian tidak jarang hanya menjadikan masjid sebagai salah satu arena permainan
Tahu nggak nak, dia selalu yakinkan mereka meski sangat kerepotan mengatasi kelincahan yang kau lakukan
Belum lagi jika harus memanggulmu di pagi buta untuk shalat subuh karena kantukmu tak tertahan
Dan membuat ritual rutin itu menjadi menyenangkanmu dan membuatmu semangat melaluinya seolah sebuah permainan
Terbukti dia benar, karena kemudian kalianlah pengisi utama shaf shalat di antara jamaah masjid meski hanya ada satu baris di belakang imam

Belahan jiwaku,
Dia juga berlarian di belakangmu saat mengajarimu bersepeda roda dua
Lalu menangkapmu di kolam saat kau meluncur belajar berenang
Mengajarimu kuda-kuda yang kokoh saat kau belajar bela diri
Menunggumu di ujung gang depan rumah saat kau belajar naik motor
Duduk was-was di sebelahmu saat kau belajar nyetir
Mendengar berbagai curhatmu, menampung keluh kesahmu, mencarikan solusi atas masalahmu, tersenyum bijak atas cerita lucu ABG mu, juga menjadi lawan tak seimbang dalam permainanmu (dia kalah mulu ya?)
Bangga atas segala prestasimu, namun tak terlalu ditampakkannya karena ada sedikit keangkuhan lelakinya yang kadang masih 'bicara'

Kemudian.................. meski berat berusaha tersenyum ikhlas melepasmu pergi jauh menuntut ilmu mengasah segala potensimu, mencari bekal hidup matimu
Juga berurai airmata di malam sunyi dalam sujudnya hanya meminta berkahNya untuk dirimu

Pujaan hatiku,
Dialah ayahmu, pahlawan sejatimu............. papa kau memanggilnya
Kau harus tahu bahwa dia sudah dan akan selalu rela melakukan apa saja demi keberkahanmu
Anak-anaknya,
Berlian-berlian indahnya,
Belahan jiwanya,
Pujaan hatinya,
Harapannya,
Cahayanya di surga........

Berkilaulah berlianku, terangi dirimu, terangi kami, terangi sekitarmu, terangi dunia akhiratmu.......... harapan kami, surgapun menunggu kilau terangmu.


Beginilah reaksi berlian2 bayiku dulu saat ketemu ayahnya, saat ayahnya pulang, saat pahlawannya pulang. Sangaaaat berlian2ku meski pelaku di video ini bukanlahmereka.

Hari Ayah Nasional

Sejarah Lahirnya Hari Ayah Nasional


Ayah memiliki porsi yang tak kalah penting dari seorang ibu. Dan karena alasan itu pula, di samping Hari Ibu pada 22 Desember, rakyat Indonesia memperingati [Hari Ayah](2132179 "") setiap 12 November.

Perayaan Hari Ayah di Indonesia memang belum sepopuler Hari Ibu. Perayaan yang juga bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional ini lahir dari prakarsa sebuah komunitas lintas agama pada 2006 silam.

Uniknya, para pemrakarsa Hari Bapak Nasional ini bukanlah kaum ayah. Melainkan para wanita. Kaum ibu yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) menggelar deklarasi Hari Ayah pada 12 November 2006 di Pendapi Gede Balaikota Solo, Jawa Tengah.

Seperti dikutip dari laman Sumenep.go.id, Rabu (12/11/2014), deklarasi juga digelar bersamaan oleh beberapa anggota PPIP lainnya di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Ketua PPIP kala itu, Gress Raja mengatakan, Hari Bapak lahir karena figur ayah sebagai bagian dari keluarga juga memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga. Bapak dan ibu adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Usai deklarasi, mereka mengirimkan piagam deklarasi Hari Ayah dan buku 'Kenangan Buat Ayah' kepada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di 4 penjuru Indonesia. Yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote.
Sementara Hari Ayah di negara lain dirayakan dalam waktu yang berbeda-beda. Seperti di Serbia yang dirayakan setiap 6 Januari. Lalu di Korea Selatan Hari Ayah diperingati setiap 8 Mei. Sementara rakyat Amerika Serikat, Jepang, dan India merayakannya setiap pekan ketiga di Bulan Juni. (Mut)

Senin, 10 November 2014

Our Family Hero

Sejak berlian2ku kecil, saat baru ada 1.....2.....3......lalu ada si cantik, semuanya mengatakan eh tepatnya mempertanyakan sebenarnya profesi ayahnya itu apa, karena saat mereka sakit maka ayahnya bisa jadi dokter yg mengobati mereka dengan pijitan, dan sentuhan sayang penuh cintanya. Jika mainan mereka rusak, maka ayahnyalah sang Handy Many yg memperbaiki dan membuat mainan mereka oye lagi. Juga lemari, rak, pintu, lampu, semua akan beres di tangan dingin ayahnya itu. Yang lalu ditiru setelah berlian2 ganteng gede, meski masih sering malesnya daripada mau ngerjainnya. Lalu ayah mereka juga pinter ngaji dan yg membetulkan bacaan mereka, melukis, main musik, dll yang membuat mereka bisa seru2an nyanyi bareng, melukis bareng, bahkan ayah mereka juga musuh yang mengasyikkan jika mereka main. Hahaha.....tentu saja mereka lebih sering menang dan lalu ayahnya akan beralasan macam2 yang membuat berlian2ku bersatu membully ayahnya.

Makanya kubilang ayah merekalah pahlawan sejati mereka. Sudah pernah kutulis di sini

Aku selalu ajak berlian2ku mengenali pahlawan, membaca kisahnya, meneladani hal positifnya, meneruskan perjuangannya sebisa mungkin. Pahlawan, artinya bukan hanya pahlawan yang dinobatkan oleh pemerintah kita saja, namun semua orang yang berjasa terutama bagi mereka, yang bisa mereka teladani, yang bisa dicontoh kebaikannya. Mungkin karena itu ya, Princess cantikku setiap melihat nama sebuah tempat, jalan, atau apapun akan curious, siapa sih dia itu sampai namanya diabadikan untuk sebuah nama tempat? Lalu dia akan mencari tahu tentang nama itu dengan mencarinya di berbagai sumber mulai dari buku, artikel, sampai searching di dunia maya. Setelah tahu...............waaaaa.................maknyak siap-siap mendengarkan keceriwisannya membuntuti ke manapun. Hihihi...........crigis!!

Dia mau jadi dokter, gak bisa ditawar lagi. Hahaha......saat dia cerita tentang Florence Nightingale dengan penuh semangat dan mata berbinar, kukira dia akan merubah cita-citanya menjadi perawat penuh dedikasi yang dia kagumi itu, gak tahunya; 

"Adek pengen punya perawat seperti dia Ma. Setiap perawat yang daftar di RS adek harus baca tentang dia." Iiiiih.................dasar lucu!

Ya, dia memang ingin menjadi dokter yang mempunyai RS besar paling tidak sebesar RSCM. Hihihi.......efek dari maknyak yang selalu menanamkan bahwa kalau mimpi jangan tanggung-tanggung, jadinya ya dia cita-citanya bukan sekedar jadi dokter. 

"Adek mau kasih nama RS adek RSOM." serunya sambil tetep asyik membaca bukunya.

'Apa itu RSOM sayang? tanyaku penasaran.

"Rumahsakit Sri Opy Maulidiar." katanya antusias.

'Kenapa namanya itu?' aku ngeyel nanya.

"Iyyyaaaa......Mama ini gimana sih, karena adek mau nama RS adek pakai nama pahlawan juga." dia mulai jengkel mamanya telmi.

'Emang itu pahlawan apa dek?' hahaha..................bukunya diturunkan dan muka cantiknya yang sebel terlihat makin cantik bagiku.

"Sri kan nama Eyang Uti, Opy Maulidiar nama nenek, mereka kan our family hero." jawabnya yakin.

Neneknya sangat terharu bangga dan makin rajin do'ain cucu cantiknya saat tahu hal itu. Eyang Uti, aku yakin beliau tersenyum bahagia di alam kubur mendapat kiriman amal dari niat baik cucunya itu. Ah......idemu selalu membanggakanku berlian indahku, keep sparkling ya cantik......terangi dunia akhiratmu dengan kilaumu.

Selamat Hari Pahlawan.....................

Kamis, 30 Oktober 2014

Susi Pujiastuti

Hm....nama yang sedang jadi buah bibir, eh....buah HP, BB, Pad, Tab, dll semua membicarakannya.

Hei heiiiii...............ternyata princessku pun tidak ketinggalan kereta, hahaa... dia juga membaca, mendengar beritanya, lalu komentar. Si nyaris 8 tahunku itu kutantang untuk menuliskan pendapatnya tentang si ibu menteri fenomenal nan nyentrik itu, dari sudut pandang dia, sudut pandang anak-anak kelas 3 SD, sudut pandang pesekolah rumah nan lucu dan pinter. Aku bebaskan dia menulis sesukanya, silahkan saja mau positif atau negatif yang dia tangkap dari sosok ibu Susi.

Deg-degan................iyeeeeesssss buangeeets. Gimana kalau cantikku itu fokus pada drop outnya, lalu dia gak mau sekolah tinggi gak mau belajar? Gimana kalau dia fokus pada ngrokoknya, minumnya, lalu dia permisif tidak peduli dengan sebuah tindakan tidak baik, atau malah meniru? Gimana kalau lalu dia membangkang dan menggunakan bu Susi sebagai alasan pembenar? Wow........takut suer! Kenapa takut? Ya karena teman2 yang orang dewasa, 'terlihat' pemahaman agamanya bagus, berpendidikan tinggi, wis pokoke dengan kriteria yang seharusnya bersikap bijak saja banyak yang menanggapi negatif. Sibuk mengutak utik hal negatifnya, yang mereka khawatirkan akan ditiru anak-anak Indonesia. "katanya" lho yaaaaa...............semoga anak-anak Indonesia bukan hanya dijadikan kambing hitam aja atas pendapat mereka. Jangan-jangan, anak-anak Indonesia malah terinspirasi lalu semangat belajar karena bu Susi yang hanya lulusan SMP aja bisa seperti itu jika berusaha keras, maka mereka yakin akan bisa lebih hebat kalau sekolah lebih tinggi dan brusaha lebih keras?! 

Gimenong dengan princess 7 tahunkuuuuu?????

Laluuu................"Sudah Ma......I'm done!" serunya sambil menghambur ke pelukanku menyerahkan bukunya yang berisi opini dia. Woooooow................mataku berbinar membacanya. Ternyataaaaa.......... princessku jauh lebih bijak dan pintar menyikapi keadaan, menyikapi peristiwa, menyikapi orang lain. Dia memilih mengambil hal positif untuk disampaikan, bukan sibuk memaparkan kejelekan dan kekurangan bu Susi. Princessku baru usia 7 tahun mau 8 tahun. Princessku masih kelas 3 SD. Tapi Princessku keren! 

Dan aku yakiiiiiiiin.......................Bismillah ya Allah....................anak-anak Indonesia banyak yang sekeren Princessku, semoga TIDAK ADA yang berpikiran picik seperti orang-orang dewasa berijazah tinggi tapi negatif melulu otaknya itu.

Hidup Anak Indonesia...................ayoooooooooooo kalian PASTI BISA!!!!


Senin, 20 Oktober 2014

Kayak Mertuanyaaa......


Tahu donk kalo pendidikan itu teladan?! Biar kita ngomong, nasihati, merintah, sampai berbusa-busa, akan sangat sulit kita mendapatkan hasil sesuai harapan kita agar seseorang, terutama anak-anak kita akan mengikuti apa yang kita mau, memenuhi apa yang kita harapkan mereka lakukan sesuai apa yang kita ajarkan tanpa kita sendiri juga melakukannya.Demikian juga berlian2 gantengku dan princess cantikku. Mereka copycat kami, mereka representasi kami, merekalah cermin kami. Jika mereka melakukan sesuatu yang tidak seharusnya, tidak semestinya, maka kamilah yang harus introspeksi terlebih dahulu, ngaca!

Selain itu, kami juga membiasakan mereka untuk kritis, untuk berani berpendapat, berani berbicara, namun tetap santun dan beretika. Harus tahu menempatkan diri, harus bisa melihat situasi dan kondisi. Ceplas ceplos........ya tetep sering terjadi wong namanya anak2. Selama masih tidak melanggar norma agama, hukum, dan sopan santun, ya kami tidak mempermasalahkan.

Celetukan2 mereka tentang kami, tentang kesalahan dan kebandelan kami, sejak saat mereka masih kecil sampai sekarang sering terjadi. Hahaha.......kami ya terima aja wong memang kami salah. Berlian2 ganteng bersedekap lucu sambil nongkrongin ayahnya yang baru sampai rumah untuk shalat berjama'ah ke masjid bersama mereka adalah pemandangan indah, lucu, menggemaskan. Ya karena mereka akan protes jika sepulang dari masjid kok ayahnya ada di rumah, yang artinya menurut mereka ayahnya sudah pulang saat mereka di masjid. 

"Kok papa gak nyusul aja shalatnya kan gpp!" begitu argumen mereka.
"Mama gimana sih kok suaminya gak ditegur supaya shalat ke masjid?" akupun tak luput dari protes mereka.

Waaaaa..................yap yap yap..........aku n pacarku senyam senyum antara malu, bangga, gemes, dan cintaaaaa banget sama mereka.

Demikian juga Princessku, sejak hadir di keluarga kami semakin membuat rumah kami heboh. Dia ternyata paliiiiiiing cerewet negur kami semua termasuk mas2nya. Mana dia juga pengamat yang sangat jeli. Tahuuuuu aja apapun yang terjadi di sekitar dia, meski diumpet2in.

Suatu hari, "Maa......Mama itu harusnya suka rapi2 rumah, gudang, halaman, semua2nya gitu lho. Jangan kerja di laptop, ketak ketik, corat coret di kertas, terima telpon, perga pergi. Mama itu mbok kayak mertuanya."

Guuuubraaaaag...................rupanya karena jika aku pergi ke luar kota maka yg jagain dia adalah mama mertuaku, maka diapun mengamati apa yg mama kerjakan di rumah beliau jika princess nginep sana, ataupun di rumah kami jika mama yg nginep sini. Hahaha.......................saat kuceritakan ke mama, mertua kerenku itu hanya senyum2 bangga punya cucu pinter. Tentu saja beliau juga bangga punya mantu oye. *minta dilempar mpek2 Palembang*

Kamis, 02 Oktober 2014

" Rp 3.000,- "

Kalau diikuti, hampir setiap hari aku ada undangan, entah itu meeting kecil, kongres, rakor, seminar, simposium, sesekali ngajar, sampai sekedar undangan makan, yang kata orang sih menjalin jaringan, link, bicara proyek, ya kalau bahasaku silaturrohim. Baik di Jakarta maupun di luar kota. Lumayan sih meski aku biasa aja bukan siapa2, tapi di acara itu sering hadir orang2 tops, mulai aktifis sampai Presiden dan Wakil Presiden terpilih beserta para ketua partai. Ehem.... Sok bingitz kan akuuuh??? *:P tongue *B-) cool

Dari yang hampir tiap hari itu aku pilih-pilih sesuai keperluanku saja, kalau tidak penting banget bagiku atau kalau bukan passion ku, ya aku milih kruntelan sama si cantik, princessku, belajar bareng, ke pasar bareng, siram tanaman bareng, nyapu bareng, ngamati biji yang dia tanam bareng, ke neneknya bareng, baca bareng, nemeni dia renang, browsing bareng, atau........dia do knitting aku hakken. Runtang runtung gitu deh bahasa Londonya. Melihat kelucuan dan kepinterannya sebuah nikmat tersendiri yang tidak akan pernah bisa diulang seperti juga masa2 kecil mas2nya yang selalu mempesonaku. Haha.....*:-)/\:-) high five

Hari ini kami berencana mencari tempat les English, ya setelah menerima masukanku, usulku, agar dia secara terstruktur belajar bahasa yang dia suka itu, bukan lagi otodidak seperti selama ini, maka kami setuju akan ke tempat kursus dekat rumah saja, di dalam kompleks. Meski hanya tempat kursus biasa bukan LIA atau EF yang ngetop itu, kami rasa cukuplah sementara ini.....cukup sekian saja kemampuan kantong kami mangsude *:"> blushing Karena di dalam kompleks maka aku yang tidak bisa naik motor ini tentu sangat repot jika harus naik mobil wong deket. Jalan kaki? Puanaaaassss......si cantik protes. Akhirnya kami memutuskan untuk naik sepeda saja. Ya, sepeda yang sudah lama istirahat harus kembali bekerja, antar kami berdua. Ok, karena sudah lama di garasi lalu kami bawa ke bengkel sepeda untuk dirapikan, diservice, agar nyaman dan aman. Berangkat ke bengkel kami berdua jalan kaki sambil nuntun sepeda karena khawatir ban rusak jika kami naiki wong kempes. Sepanjang jalan yang cukup terik meski masih jam 9 pagi, kami bercanda, ngobrol, membahas sejarah dan para pahlawan revolusi, sehingga sampailah kami di bengkel sepeda.

Ruang sempit 1,5 X 2 m itu menawarkan keramahan si ibu montir sepeda kami. Cekatan, gesit menangani sepeda dua anak kecil yang jongkok dekat sepedanya. Sambil bekerja ibu itu bertanya keluhanku apa, hehehe kek dokter ya *'@-@ search me? Setelah aku ceritakan aku pamit ke pasar dekat situ sebentar mau belanja bumbu giling 'ala padang. Hihihi......ketahuan deh rahasia kehebatanku masak. Pilih2 bumbu segar lalu si uda yg gilingin sampai princessku nutup muka karena pedes. Kembali ke bengkel, sepedaku sedang dalam proses. ngobrol ini itu sama montir hebat itu.....trataaaa......sepeda sudah siap kupakai. Sekrup pengganti yang lepas sudah memperkuat, gemuk sudah dipakai untuk rantai dan tempat2 yang perlu, mengembalikan posisi pentil agar lurus dan tidak merusak ban, pompa sekaligus cek semuanya sudah dilakukan. 
"Berapa semua bu?" tanyaku siap bayar. Agak khawatir sih soale semua mua diperiksa. Habis berapaaa......Tapi aku tenang aja karena ada selembar uang warna merah kupegang selain ribuan2 beberapa lembar, masa sih gak cukup? pikirku H2C....harap2 cemas. Hihihi.....

"Rp 3.000,- bu." jawab ibu itu ramah sambil cekatan menyerahkan sepeda padaku.

Oooooh...............*:-O surprise mak plenggong.......tercekat......speechless......sakiiiiiiiit rasaku di dada.........untung aku segera bisa menguasai diri, tersenyum semanis mungkin, memberikan hak ibu montir keren itu, sambil berniat dalam hati akan service sepedaku lagi di sini rutin (semoga sempat) dan sepeda princessku bergantian entah itu pompa, nguatin sekrup yang kendor atau apapun untuk memberi pekerjaan dan berbagi rejeki dengan montir ramah ini.

Sambil boncengin princess yang berceloteh riang kugowes sepedaku penuh rasa syukur......ibu montir, terimakasih banyak pelajaran berhargamu hari ini. Jika dalam kondisimu saja kau lakukan peranmu sebaik itu, ramah, cekatan, gesit, tidak tamak, tidak menyalahkan orang lain, tidak menghakimi orang lain, tidak menghujat orang lain, maka apalah aku ini??? Ketulusanmu menjalankan amanahmu, peranmu, membuatku semangat untuk mendidik anak2 yang membutuhkanku, yang mungkin saja mempunyai ibu sehebat dirimu namun tak terbeli seragam dan buku serta ongkos untuk naik angkot ke sekolah, karena masih terbatasnya jumlah bis sekolah gratis dan kurangnya sosialisasi. Bismillah......kita jalani peran kita masing2 ya bu, semampu kita, dengan senyum cantik setulus hati, tanpa keluhan, tanpa tuntutan, apalagi umpatan, dan gunjingan atas kekurangan orang lain.

Semangatmu menginspirasiku.......*~^o^~ cheer*<:-P party*:x lovestruck    kring......kring......gowes......gowes.......


Jumat, 05 September 2014

SMURF PENGGERUTU


 Sejak dulu aku suka baca komik seperti Tin Tin, Asterix, Smurf, dll. Hehe....selain lucu, banyak pembelajaran yang bisa diambil dari karakter2nya, kisah2nya, maupun kekonyolan2 yang ditimbulkan. Sambil terkikik2 aku sering merasa 'jleb' kena deh. Kadang dalem pula. Jadi makin cekikikan sendiri menyadari kekuranagn diri, menertawakan diri sendiri, sambil berjanji dalam hati untuk memperbaikinya. Meski kadang janji tinggal janji. *o|:-) catch

Aku gak tahu orang2 merencanakan apa saat malam pertamanya sebaga pengantin baru, kalau aku......hihihi..... baca komik berdua adalah permintaanku pada calon suamiku waktu itu. Jadilah beliau beli beberapa komik kesukaanku yang aku belum baca untuk memenuhi permintaan pengantin cantik imutnya. Haha.....*:x lovestruck membaca komik berduaan cekikikan berduaan pasti dia makin cintaaaaaa sama aku.

Nah.....saat berdua di Belgia, maka aku juga mencari batu kesukaan Obelix, batu besaaaar yang dia angkat dengan mudahnya. Lalu aku ajak pacarku berfoto di depan batu itu. Ahaay.....untung dia cinta banget sama aku, jadi mau aja kuajak berfoto sama BATU. Hallah...... *:&quot;> blushing

Menhir n us

Jika pacarku suka mengunjungi museum2 penuh sejarah, lukisan, buku, dan ilmu pengetahuan, maka bagiku mengunjungi museum Tin Tin lebih menggoda.*:)) laughing

Smurf (bahasa Perancis: Les Schtroumpfs) adalah nama seri komik dan juga nama suku fiktif berkulit biru dan berukuran kecil yang diciptakan penulis Belgia, Peyo. Para Smurf dikisahkan hidup si sebuah hutan di Eropa. Mereka pertama kali muncul di komik Johan dan Pirlouit dan akhirnya menjadi komik sendiri setelah itu. Dari semua komik, smurf merupakan komik yang menggambarkan berbagai karakter dengan lucu dan iya banget. Hahaha......bahkan nama2nya pun menggunakan sifat2 tersebut. Smurf penggerutu salah satunya.
                 
Smurf penggerutu sangat menarik bagiku, dengan mulut yang selalu nyinyir, selalu menggerutu, komplain, seolah semua salah semua masalah. Gerutuan smurf penggerutu tentu saja tetep lucu dan menghibur. Karena dia hanyalah smurf, tokoh komik, bukan manusia di dunia nyata, meski kita sebagai manusia sangat mungkin pernah atau masih menjadi smurf penggerutu juga.

Waktu ngurus sesuatu di sebuah instansi, aku ketemu dengan petugas yang selalu menggerutu yang ternyata aku kebagian petugas tersebut, Grhgrhgrh......sebel sebenarnya, tapi aku gak mau hariku rusak oleh orang lain, apalagi seorang penggerutu seperti dia. Aku memilih menganggap berhadapan dengan smurf penggerutu dan kuanggap petugas ini hanyalah smurf! Hahaha......maka aku jadi senyum2 mendengar keluhan dan gerutuannya, bahwa dia merasa digaji keci, pekerjaan, banyak, tidak seperti pegawai instansi lain yang gajinya puluhan kali lipat. Hahaha.....dia jelas gak tahu apa2 tentang gaji instansi lain itu yang mana aku pernah menjadi pegawai di sana. Sudahlah tanpa data valid, eee.......dia buat hatinya sendiri susah dengan gerutuan gak penting. Saranku untuk menikmati mensyukuri posisinya yang bisa jadi diidamkan banyak orang lain, dia malah marah (bukan ke aku sih) dan makin menggerutu. Karena aku bersama berlianku maka petugas ini pun langsung kujadikan bahan pembelajaran bagi berlian indahku, untuk tidak sekali2 meniru sikap dan sifat jelek yang hanya akan merusak hari merusak hati dan kehidupannya, serta orang2 di sekitarnya. Bersyukur, menikmati apa yang ada sambil terus mengupayakan yang diharapkan tentu lebih membahagiakan dan membuat hidup terasa ringan dan indah.

STOP JADI SMURF PENGGERUTU. Nikmati saja semuanya dengan penuh rasa syukur tanpa ninggalin upaya akan meraih harapan.



*:x lovestruck *~^o^~ cheer*:(fight) fight *~^o^~ cheer*?@_@? studying *~^o^~ cheer *:x lovestruck