Halaman

Selasa, 26 Mei 2009

GARA2 PACARKU MALES FACE BOOK AN

Iiiiihhh................. sebeeellll deh!!
He he he................pagi-pagi tadi aku sudah dibuat sebel. Iya emang, sebelnya minta ampiuun. Baru aja posting suamiku dibilang takut istri, ee................ ada lagi statement lain muncul.

"Aku dibilang melarang pacarku tercinta facebookan."

Iiiiii................. sebel nggak siiiih????

Padahal, pacarku tuh males fesbukan karena menurutnya nggak gitu bermanfaat baginya. Cenderung wasting time gitu. Karena kan dia tuh kerjaannya lumayan banyak. Disamping tugas rutin juga tugas dari direktorat lain yang minta peran sertanya. Dan dia pegawai yang baik. Sangaaat baik malah. Mana mungkin dia fesbukan saat rapat, secara dia kalau rapat kan aktif berbicara.

Lagian, dia kan selalu fesbukan berdua denganku saat malam pulang kantor. He he he.......... sekalian pacaran n monitor isi accountku n chatinganku kali ya?? Ha ha ha.............. maklum, kalau punya istri cantik emang wajar kalau sedikit cemburu. Narcist kumat lagi!

Yah, kalau bagi orang lain mungkin FB banyak manfaatnya. Tapi pacarku tidak merasa perlu. So what gitu loh!! Kenapa aku yang disalahin coba! Iiih................ jahat!!!

Untung aja pagi ini juga aku dapat Email indah dari pacarku yang bisa menetralisir kesebelanku sama mereka.

"Cantik, tadi mas terlambat sampai dikantor, kurang 2 menit. Keretanya sih nggak terlambat di klender baru, cuma pas sampai Jatinegara, diumumkan bahwa ada kendala di stasiun manggarai, sehingga keretanya diputer ke senen, kemayoran, kampung bandan, angke, duri, baru tanah abang. Setelah itu baru deh ke karet dan ke sudirman... Ya telat deh... padahal udah naik taksi segala...he...he...eh.....

Tapi paling nggak mas bersyukur, karena selamat sehat wal afiat, dapat pengalaman baru lewat jalur yang baru...he..he...he... Lebih dari itu semua... mas bersyukur Allah memberi Diajeng untuk mas...Love u . Juga anak-anak yang sholeh-sholehah, pintar dan cerdas, khalifah Allah di dunia ini.... "

Nah lo! Bagi yang sudah bikin aku sebeeel!!! He................. nggak papa, yang terpenting pacarku nggak seperti kalian yang suka ngatain aku yang nggak2 n nyebelin. Hhhhhhhhhh.................... sebeeeellll........................

Mungkin mereka heran, atau............. ngiri?? Ha ha ha.............. secara, kami memang berbeda dalam membina rumah kami, syurga dunia kami. Kami ingin menjadi kesatuan yang solid, makin cinta, makin mesra, demi mengemban amanah, titipan, dari Allah selama hidup di dunia hingga mati dan sampai akhirat, menempati syurgaNya, selamanya, tetep sebagai pasangan yang selalu mesra dalam cintaNya.

Biarin aja sayang ya, nggak usah peduliin pendapat orang lain. Bodo amat kan. Iiiiiih................. orang kan pendapatnya berbeda, keperluannya berbeda, prinsipnya berbeda. Kalau Mas nggak merasa perlu FB ya nggak masyalah donk! Emangnya FB tuh shalat? Yang wajib mesti kudu biarpun nggak merasa perlu?? Weeee................ kok seenaknya nilai orang lain, aku!! Iiiiiiiih............ sampai Mas ketawa katanya dia ngebayangin aku kesel gini pasti lucu.

Ngintipin FB ku aja ya berduaan. Sendiri juga boleh, kan kita sama2 punya passwordnya. Hi hi hi................... lucu2 ya statusnya! Mas mau statusku gimana????

I love u cintaku..........................

Rabu, 20 Mei 2009

Rp 300,- YANG MEMBAHAGIAKAN

Tuing..................... pagi-pagi ada sms masuk.

"Diajengku, cantikku, cintaku, matahariku, bidadariku, Mas sudah sampai kantor. Nggak telat Alhamdulillah. Lagi ngapain cantik? Sudah maem belum? " Iiih..........Co.....cuit ya......................

Siang saat buka komputer, diantara ratusan E-mail yang masuk............ ada satu yang menarik untuk dibaca terlebih dahulu, dari pacarku tercinta;

"Assalamu'alaikum cantikku, Mas tadi habis rapat. Sekarang lagi makan siang. Diajengku sudah maem belum? Love u cintakuuu..................
"

Atauu.................. sore-sore kembali ada sms;

"Cantikku sayang, Mas barusan selesai rapat. Sekarang sedang naik metromini mau ke stasiun Sudirman. Semoga nggak telat keretanya. Miss u."

Dan balesan saat aku tanyain mau disediain makanan apa sampai rumah;

"Apa aja cintaku, asal yang sediain Diajeng cantik dengan full of love . "

Juga chating di saat-saat yang memungkinkan, telpon, sms, atau E-mail saat berjauhan berseberangan samudra karena tugas negara. Aku selalu menunggu penuh harap kabar dan sekedar sapaan cintanya. Yang mungkin orang lain menganggapnya gombal. Bagiku itu kebahagiaan.

Hhmmmmmmmmmmmmm..................... semua itu membuatku berbunga-bunga, bahagia, dan semangat menjalani hari seberat apapun yang harus dilalui.



Belum lagi ungkapannya yang mengatakan jika dia sangat ingin nantinya di surga bisa bersamaku sebagai "bidadari" baginya. Dan bagaimana dia akan sangat cemburu jika aku ternyata bukanlah pasangan baginya .

Hhhhhhhhhh..................... terlalu gombal ya?? He he he............ bagiku tidak!! Itu penyemangatku melewati segala rintangan dan kepahitan.

Semua itu adalah ungkapan, ekspresi, dan pernyataan cinta yang sangat mujarab sebagai pemupuk kesolidan rumah tangga. Kalau banyak pihak berpendapat semakin lama menikah semakin membosankan, hambar, nggak asyik, bagiku tidak! Semakin lama aku semakin cinta.

Apakah karena suamiku "sempurna"? Sama sekali tidak! Banyak liku-liku hidup yang kami lalui. Banyak kesenangan yang kami temui. Namun juga banyak sakit yang dirasakan. Banyak kekecewaan yang terpaksa harus disapa saat dia mampir dalam kehidupan rumah tanggaku.

Hanya saja, jika suami istri tidak saling cinta dan saling membahagiakan. Bagaimana mungkin bisa memberikan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak? Bagaimana bisa menyelesaikan masalah-masalah kehidupan, terutama masalah-masalah anak? Bagaimana mungkin bisa menyumbangkan generasi "indah" sebagai penerus amanah? Bagaimana mempertanggungjawabkan "titipan" ini kepada pemiliknya nanti?

Naaah........... aku hanya berusaha dan selalu berusaha mencintainya sepenuh hatiku demi cintaku pada keluarga, baktiku pada pemberi amanah, pada Sang Pencipta, Allah! Cinta yang halal, ibadah, kenapa tidak dijaga dan dipupuk? Kenapa mesti malu mengungkapkan cinta kepada yang berhak? Heiii............... itu dinilai pahalanya lho! Apa kurang enak? Berpacaran, bersenang-senang, dengan limpahan pahala dan berkah?

Naaaah................ sms yang hanya seharga Rp 300,- itu pun ternyata bisa sangat membantuku melewati hari. Aku menyebutnya Rp 300,- yang membahagiakan. Nggak mahal kan membahagiakan istri..............aku????? Nggak mahal kan menjaga keutuhan rumah tangga? Yuk mari kita ciptakan syurga dunia di rumah kita masing-masing.

He he he.................. I Love u cintaku............................ .Berjihadlah dengan bekerja karena Allah, setia karena Allah, profesional karena Allah, membahagiakan keluarga karena Allah. Kita berjihad bersama, berdua.

Note: Saling cinta antara suami istri adalah pondasi dalam menyiapkan generasi. Hanya orangtua bahagia yang mampu memberi kebahagiaan dan kenyamanan bagi anak-anaknya untuk menyiapkan diri mereka menyongsong masa depan.

Selasa, 19 Mei 2009

MOTHER

M-O-T-H-E-R

"M" is for the million things she gave me,
"O" means only that she's growing old,
"T" is for the tears she shed to save me,
"H" is for her heart of purest gold;
"E" is for her eyes, with love-light shining,
"R" means right, and right she'll always be,

Put them all together, they spell "MOTHER,"
A word that means the world to me…

Senin, 18 Mei 2009

KEY OF HAPPINESS

Gede Prama, memulai talkshow dengan bercerita tentang tokoh asal Timur Tengah, Nasruddin.

Suatu hari, Nasruddin mencari sesuatu di halaman rumahnya yang penuh dengan pasir.
Ternyata dia mencari jarum. Tetangganya yang merasa kasihan, ikut membantunya mencari jarum tersebut.

Tetapi selama sejam mereka mencari, jarum itu tak ketemu juga. Tetangganya bertanya,

"Jarumnya jatuh dimana?"

"Jarumnya jatuh di dalam," jawab Nasruddin.

"Kalau jarum bisa jatuh di dalam, kenapa mencarinya di luar?" Tanya

tetangganya. Dengan ekspresi tanpa dosa, Nasruddin menjawab, "Karena di dalam gelap, di luar terang."

Begitulah, kata Gede Prama, perjalanan kita mencari kebahagiaan dan keindahan. Sering kali kita mencarinya di luar dan tidak mendapat apa-apa.

Sedangkan daerah tergelap dalam mencari kebahagiaan dan keindahan, sebenarnya adalah daerah-daerah di dalam diri.

Justru letak 'sumur' kebahagiaan yang tak pernah kering, berada di dalam. Tak perlu juga mencarinya jauh-jauh, karena 'sumur' itu berada di dalam semua orang. Sayangnya karena faktor peradaban, keserakahan dan faktor lainnya, banyak orang mencari sumur itu di luar.

Ada orang yang mencari bentuk kebahagiaannya dalam kehalusan kulit, jabatan, baju mahal, mobil bagus atau rumah indah. Tetapi kenyataannya, setiap pencarian di luar tersebut akan berujung pada bukan apa-apa. Karena semua itu, tidak akan berlangsung lama. Kulit, misalnya, akan keriput karena termakan usia.

Mobil mewah akan berganti dengan model terbaru Jabatan juga akan hilang karena pensiun.

Setiap perjalanan mencari kebahagiaan dan keindahan di luar, akan selalu berujung pada bukan apa-apa, leads you nowhere.

Setiap kekecewaan hidup yang jauh dari keindahan dan kebahagiaan, berangkat dari mencarinya di luar.

Untuk mencapai tingkatan kehidupan yang penuh keindahan dan kebahagiaan, seseorang harus melalui 5 ( lima ) buah 'pintu' yang menuju ke tempat tersebut.

Pintu pertama adalah:

STOP COMPARING, START FLOWING
Stop membandingkan dengan yang lain.

Seorang ayah atau ibu belajar untuk tidak membandingkan anak dengan yang lain. Karena setiap pembandingan akan membuat anak-anak mencari kebahagiaan di luar. Setiap penderitaan hidup manusia, setiap bentuk ketidakindahan, dimulai dari membandingkan.

Gede Prama mencontohkan orang kaya berkulit hitam yang tidak dapat menerima kenyataan bahwa dia berkulit hitam. Orang itu sering kali membandingkan dirinya dengan orang kulit putih.

Uangnya banyak, ia mampu mengongkosi hobinya untuk operasi plastik. Sehingga orang yang hidup dari satu perbandingan ke perbandingan lain, maka hidupnya kurang lebih sama dengan seorang orang kaya itu.

Leads you nowhere

Karena itu, Gede Prama mengajak kita ke sebuah titik, mengalir (flowing) menuju ke kehidupan yang paling indah di dunia, Yaitu menjadi diri sendiri.

Apa yang disebut flowing ini sesungguhnya sederhana saja. Kita akan menemukan yang terbaik dari diri kita, ketika kita mulai belajar menerimanya. Sehingga kepercayaan diri juga dapat muncul.

Kepercayaan diri ini berkaitan dengan keyakinan-keyakinan yang kita bangun dari dalam. Tidak ada kehidupan yang paling indah dengan menjadi diri sendiri.

Itulah keindahan yang sebenar-benarnya!

Pintu kedua menuju keindahan dan kebahagiaan adalah

MEMBERI

Sebab utama kita berada di bumi ini, kata Gede Prama, adalah untuk memberi. Kalau masih ragu dengan kegiatan memberi, artinya kita harus memberi lebih banyak

Saya melihat ada 3 tangga emas kehidupan:

I intend good, I do good and I am good.
Saya berniat baik, saya melakukan hal yang baik, kemudian saya menjadi orang baik.

Yang baik-baik itu bisa kita lakukan, bila kita konsentrasi pada hal memberi. Memberi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Pemberian dapat berbentuk senyum, pelukan, perhatian. Dan setiap manusia yang sudah rajin memberi, dia akan memasuki wilayah beauty and happiness.

"Saya sering bertemu dengan orang-orang kaya. Ada yang suka memberi, ada yang pelit.
Saya melihat orang yang tidak suka memberi muka orang itu keringnya minta ampun. Orang yang mukanya kering ini bertanya pada saya,apa rahasia kehidupan yang paling penting yang bisa saya bagi.

Saya bilang sleep well, eat well.
Artinya memang, untuk ongkos untuk menjadi bahagia tidak mahal.

Hanya saja orang sering kali memperumit hal yang sudah rumit. Kalau kita sederhanakan, sleep well, eat well akan jadi mudah jika diikuti dengan kegiatan memberi.

Pintu ketiga untuk menuju keindahan dan kebahagiaan adalah

Berawal dari semakin gelap hidup Anda, semakin terang cahaya Anda di dalam. Perhatikanlah bintang di malam hari tampak bercahaya, jika langitnya gelap. Sedangkan, lilin di sebuah ruangan akan bercahaya bagus, jika ruangannya gelap. Artinya, semakin Anda berhadapan dengan masalah dan cobaan dalam hidup, semakin bercahaya Anda dari dalam.

Jika Anda punya suami yang keras dan marah-marah, jangan lupa bersyukurlah. Karena suami yang keras dan marah-marah, membuat sinar dari dalam diri Anda bercahaya.

Anda punya istri cerewetnya minta ampun, bersyukurlah Karena orang cerewet adalah guru kehidupan terbaik. Paling tidak dari orang cerewet kita belajar tentang kesabaran.

Jika Anda punya atasan diktatornya minta ampun, bersyukurlah. Karena Anda dapat belajar tentang kebijaksanaan.

Orang yang pada akhirnya menemukan keindahan dan kebahagiaan, menurut Gede Prama, biasanya telah lulus dari universitas kesulitan. Semakin banyak kesulitan hidup yang kita hadapi, semakin diri kita bercahaya dari dalam.

Mengutip perkataan Jamaluddin Rumi, semuanya dikirim sebagai pembimbing kehidupan dari sebuah tempat yang tidak terbayangkan. Tidak hanya orang cantik saja yang berguna, orang jelek juga berguna. Gunanya adalah karena orang jelek, orang cantik terlihat jadi tambah cantik

Jadi semuanya ada gunanya, untuk menghidupkan cahaya-cahaya beauty and happiness

Pintu keempat adalah

Surga bukanlah sebuah tempat, melainkan adalah rangkaian sikap.

Bila Anda melihat hidup penuh dengan kesusahan dan godaan, maka neraka tidak ketemu setelah mati. Neraka sudah ketemu sekarang Sedangkan Anda akan bertemu surga, jika hasil dari rangkaian sikap Anda benar. Sikap ini dimulai dari berhenti mengkhawatirkan segala sesuatunya, dan coba yakinkan diri bahwa everything will be alright.

Setiap kali kita melalukan ritual peribadatan, tetapi setiap kali pula kita merasa takut. Padahal ketakutan adalah sebentuk ketidakyakinan terhadap kebenaran. Kalau Anda melalukan ritual peribadatan tapi masih takut, mending jangan melalukan ritual peribadatan, karena toh Anda tidak yakin terhadap kebenaran. Segala sesuatunya menjadi baik-baik saja jika Anda mencintai yang kecil

Pintu kelima menuju keindahan dan kebahagiaan yakni

Tahu diri kita dan kita tahu kehidupan.
Manusia-manusia yang tidak tahu diri adalah manusia yang tidak pernah ketemu keindahan dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Sumur kehidupan yang tidak pernah kering berada di dalam. Sumur ini hanya kita temukan dan kita timba airnya kalau kita bisa mengetahui diri kita sendiri

Seandainya diri sendiri telah ditemukan, maka artinya kita kemudian mengetahui kehidupan. Dan kebahagiaan atau kesengsaraan adalah pilihan kita.

Dari seorang sahabat.

Jumat, 15 Mei 2009

PRINCESS SAKIT GINJAL ???

Sore-sore aku lagi asyik rapi-rapi kamar. Hhhhh........... biasaaa kalau semua berlianku tumplek blek di kamarku, alamat kamarku akan porak poranda. Malahan pernah tempat tidurnya ambrol........ bergulingan deh kami di lantai. Ha ha ha................ secara, berat badan mereka kan sudah lebih dari berat badanku. Kelas berat semua! Cuma Princess kecil aja yang masih belasan. Yang lain di atas setengah kuintal. Kalikan aja coba berapa total beban yang mesti ditanggung tempat tidur beruntung itu. Ya, beruntung karena dicintai berlian-berlianku. He he he...........

Kembali ke masalah sore ini, meski mereka bertanggungjawab merapikan kembali, tetep aja nggak sesuai harapanku. Standarku yang sebenarnya nggak tinggi-tinggi amat masih aja belum mereka capai. Maklum, ngrapiinnya terburu-buru. Mereka langsung "terbang" ke arena lain di rumah kami. Ya, berlianku jarang main ke luar rumah. Cukup sudah mereka berempat menjadi partner bermain yang asyik. Ditambah mamanya. Juga papanya jika ada di rumah. Rame deh!

Nah, saat aku asyik sendirian............ menghayati..................

"Mamaaa......... masa kata Mas Hafizh Adek nggak boleh minta minuman itu. Karena Adek sakit ginjal."
"Haaaa??? Maksudnya apaan cintaku?"
"Adek nggak boleh minum karena sakit ginjal."
"Gimana sayang, coba ceritanya pelan-pelan biar mama ngerti maksud Adek. Maaf ya Mama belum ngerti."
"Gini Maa.......... kata Emas, Adek sakit ginjal."

Waduuuuh...................kok makin dia jelasin aku makin kelaut gini? Mana mimik Princess makin serius dan lucuuuuu banget. Dia menjelaskan pelan-pelan seperti saat aku menjelaskan sesuatu kepadanya dan dia belum ngerti. Apa dia pikir Mamanya bodoh ya, nggak ngerti-ngerti? Ha ha ha...............

Tapii...................... di luar kamar aku mendengar cekikikan mas-masnya. Hm.......... mereka menertawai kami berdua, aku yang nggak ngerti-ngerti dan Princess yang mencoba menjelaskan dengan lucu tapi makin kelaut!

"Mas Hafiiiizh............... sini."

Hallah, langsung deh komandonya kumat. Dipanggil harus langsung menghadap. Penting. Urgent. Siaga satu. He he he...................... gaswat nih.

Sambil senyam senyum penuh arti, berlian sulungku datang.

"Iya Ma, ada apa?" Tanyanya santun saat menghadap komandan batalyon.............. Mama.

"Maksudnya Adekmu yang cantik imut nggemesin ini apaan sih? Mama bingung."

"Gini lho Ma, Adek kan minta soft drink. Saat aku larang dia marah. Ya aku jelasin aja kenapa nggak boleh. Kan dia masih kecil, soft drink itu bisa membahayakan ginjalnya. Nanti ginjalnya yang masih emprit itu bisa sakit. Getu."

"Emaaaaaassssssssssssss.........................."

Dia menjelaskan diakhiri ciuman mesra penuh kegemesan tapi curi-curi ke Princess. Makanya Vania marah besar sambil langsung ngejar Masnya yang sudah ngibrit duluan. Begitu dapet, langsung Masnya dia cubit.

Ha ha ha................ lucu banget mereka itu. Anak SMA yang masih aja becandaan sama anak 2 tahun. Dan....................... nyambung!! Dasar saling cinta saling sayang saling perhatian.

Akhirnya aku mengerti maksudnya. Daaan........... si Adek kecil untril pun bisa memahami larangan Masnya. Dia nggak lagi minta minuman yang dilarang Masnya karena diberi penjelasan logis kenapa dilarang.

Ya, aku membiasakan memberi penjelasan logis yang masuk akal cerdas mereka jika aku melarang atau tidak memberi sesuatu permintaan mereka. Dan itu aku biasakan sejak mereka kecil banget, masih bayi, belum bisa bicara.

He he he .................... karena aku yakin mereka sudah bisa mengerti meski belum bisa bicara. So saat bisa bicara (+/- usia setahun), mereka sudah bisa juga membalikkan dengan memberi alasan yang menurut mereka masuk akal jika aku suruh mereka mengerjakan sesuatu atau aku minta sesuatu dari mereka. Kapooook!!!!! Akhirnya aku mesti konsekuen dengan ajaranku. Kalau mereka mbantah dengan alasan yang masuk akal ya "terpaksa" aku terima. Dengan penuh kebanggaan sih, punya anak cerdas.

Sulungku pun melakukan hal yang sama ke Adeknya saat Princess minta soft drink. Memberi penjelasan logis yang masuk akal jika melarang. Good big brother.

Ya iyalah....................berlian gitu loh!!!

Jumat, 08 Mei 2009

SUAMIKU TAKUT ISTRI ???

Ha ha ha................. ada ada aja orang berstatement. Yang dibuat statement nyeleneh orang lain pula...............AKU, keluargaku!! Weleh weleeeeh............ bukannya diri mereka sendiri. Hhhhhhhhh............ memang pada kurang kerjaan apa ya?

Entah apa yang membuat mereka menuduhku seperti itu. Emangnya aku monster kok sampai menakutkan suamiku, mengendalikan, membuatnya merasa tertekan, dll. Lha wong aku tuh imut gini sedang suamiku lumayan besar, kok bisa-bisanya dia takut sama aku. Trus, aku juga lemah lembut, baik hati, tidak sombong, cantik shalehah.................. kok malah narcist ya?

Qi...qi.....qi................ salah sendiri nuduh-nuduh aku sembarangan, ya membuat narcistku kumat. Apa hubungannya ya??? Bingung sendiri mode ON.

Hmmm.............. aku jadi nyari-nyari kemungkinan yang menyebabkan aku dituduh "menakuti" suamiku dan membuatnya tertekan. Hallah............ jadi nambahin kerjaanku kan??!! Dasar! Pada suka merusak ketenanganku.

Kenapa suamiku dianggap merasa tertekan? Tambah bingung!

Kalau aku tuh mengendalikan suamiku, kenapa justru aku yang banyak melakukan bahkan yang biasanya dilakukan seorang suami. Heiii............ bahkan mobilnya aja aku yang bawa ke bengkel untuk service, aku yang perpanjang STNK nya. Belum lagi KTP, Paspor, dll aku semua yang urus. Dia tuh datang tinggal foto, mejeng, he he he............

Kalau bepergian, aku yang urus tiket, visa, nyiapin seluruh perlengkapan. Trus, saat di perjalanan juga aku yang dia suruh chek in, tanya ini itu jika ada yang kurang jelas, dll. Kadang ditambah marah-marah lagi. Hikcs......... sedih ya?! Ha ha ha............. nggak sih, sudah biasa. Dia memang bisa marahnya cuma sama aku. Sama orang lain, baiiiiik banget. Nggak bisa marah. Kalau Princessku rewel dan perlu penanganan yang agak malu2in (he he he..........) ya mana mungkin dia mau melakukannya??? Pasti akulah.

Padahal, tanya aja sama yang pernah dinas sama dia. Apalagi kalau ke luar negeri. Deeee......... pasti dia dengan senang hati ngurusi semua. Tanya sana sini juga pasti dia. Tanpa marahin yang lain yang nggak mau atau nggak berani tanya (eits............ maaf deh nuduh) . Coba aja aku yang nggak mau atau nggak berani tanya, pasti dia akan marah besar sama aku. Untung aja aku pemberani dan nggak tahu malu. Habis, malu bertanya sesat di negeri orang sih!

Eee.......jangan salah, dia marah sama aku kalau nggak mau tanya karena dia mau aku mandiri. Lagian, dia yakin aku tuh bisa. Lha kan salah satu hal kenapa dia nikahi aku karena aku pinter. Hua .....ha......ha................ sombong lagi deh! Naaaah............ kenapa kalau sama orang lain dia rela nanya-nanya, karena dia nggak peduli orang itu mandiri atau tidak. Lagian dia juga tahu kalau orang lain itu nggak berani atau mau tanya karena nggak bisa.

Xi.........xi............xi............. Analisaku selalu penuh kenarcistan diri ya? Bukan sih, aku cuma selalu positive thinking aja dengan apa yang dilakukan orang lain, terlebih suamiku terhadapku. So, enjoy aja!

Eeeee................... ini bukan curhat lho. Ehem.............. dikit kali ya.

Atau.............mungkin dia dibilang takut istri karena dia (kelihatan) setia? Ha ha ha............ kok dibilang "kelihatan" sih??? Ya kan kalau dalam hatinya kita nggak tahu yak? Maaf ya cintaku, tapi kan orang cuma tahu luarnya donk. Masa mau masuk-masuk ke hatimu sih cintaku? Biar aku saja yang memasuki hatimu yang terdalam. Hallaah............... malah jadi penyair aku.

Kalau itu sih..................... kayaknya siapapun yang jadi suamiku pasti setia deh! Kurang apa coba punya istri cantik, baik hati, tidak sombong, pinter, setia, kyaaa............kyaa...................kya........... narcisnya kumat mat mat mat!

Atau karena suamiku tuh sayang sama istrinya? Nggak macem-macem? Lhaaa.............. istrinya aja aku, masa masih kurang penjelasan kenapa dia nggak macem-macem? Nggak bosen apa dibombardir dengan kehebatanku? Masih mempertanyakan kenapa suamiku cinta mati sama aku? Qi..........qi....................qi..........................

Mbuhlah!!!!!

Yang pasti, dari segala data dan kenyataan di lapangan. Suamiku sama sekali nggak takut sama aku. Aku yang takut sama dia. Ha ha ha................ nggak lho, kidding. Aku sama sekali nggak pernah takut siapapun. Takut hanya kalau aku melakukan kesalahan dalam melakukan tujuan penciptaanku di dunia ini.

Aku yakin sekali kalau suamiku itu takutnya sama Allah, makanya jadi suami yang baik, sayang n cinta istrinya yang cantik, imut, sexy, pinter, baik hati, pemurah, kaya raya, dan menggemaskan ini. He he he.......................

Wuiih............ lagian, aku nggak mau juga punya suami yang takut sama aku. Tapiiii............ suamiku HARUS, MESTI, WAJIB, takut sama Allah. So, mesti jadi suami dan Bapak yang baik, karena saat dia melakukan ijab qabul dengan Bapak (alm) berarti dia berjanji sama Allah untuk menjadi suami yang baik bagiku dan menjadi ayah yang baik bagi anak-anakku.