Halaman

Minggu, 22 Agustus 2010

Princessku Puasa

Bulan Ramadhan, saat indah yang seharusnya selalu ditunggu-tunggu umat Islam. Bukan saat yang ingin segera ditinggalkan karena ingin segera lebaran. Ramadhan banyak mengingatkan kita untuk kembali berbenah diri menyiapkan bekal untuk kehidupan kekal kita nanti. Ramadhan juga saat bagi anak-anak untuk belajar. Belajar berpuasa, belajar shalat sunah, belajar rutin ke masjid (kalau berlianku sih sudah biasa dibawa papanya ke masjid sejak mereka bisa berjalan), belajar menghargai orang lain, belajar empati, belajar banyak hal.

Semua berlianku sejak masih kecil sekali sudah aku ajarkan untuk berpuasa jika berada di luar rumah. Ya, jika ingin makan atau minum harus masuk rumah. Tidak makan dan minum di luaran.

Mengapa ?
  1. Karena aku ingin berlian-berlianku sejak kecil merasakan nikmatnya bulan Ramadhan.
  2. Aku ingin mereka punya kebanggaan diri karena juga berpuasa. Status berpuasa ini sangat penting bagi anak-anak.
  3. Agar mereka tidak membuat tergoda anak lain yang lebih besar yang sudah belajar berpuasa lebih lama (setengah hari atau sehari penuh).
  4. Agar lebih mudah menanamkan rasa empati kepada orang lain.
  5. Agar lebih mudah menanamkan rasa syukur kepada mereka atas segala kenikmatan yang bisa mereka dapatkan dari Allah.
  6. Agar mereka belajar berpuasa secara perlahan, senang, dan tidak ada keberatan saat nanti mereka sudah wajib berpuasa.
Nah........ bener deh. Pembelajaran sederhana ini membuat mereka ringan saat menapaki etape berikutnya. Perlahan-lahan mereka akan menambah sendiri porsi "puasa" nya, seiring bertambahnya usia dan pemahaman mereka akan ibadah puasa. Setelah usia bertambah, mereka akan puasa sampai jam sepuluh, lalu setelah berbuka puasa dilanjutkan lagi puasanya hingga jam 13, lalu jam 16, dan kemudian ikut berbuka saat adzan Magrib berkumandang. Bahkan mereka lebih heboh dan gegap gempita dalam menyambut saat berbuka puasa dibanding kami yang berpuasa sehari penuh. Padahal mereka seperti orang tidak berpuasa, bahkan makannya lebih sering. Hanya di sela2 berbuka yang hanya 2-3 jam tersebut mereka harus menahan diri dari keinginan makan minum .

Hahaha................. lucu banget mereka.
Tapi tahu nggak?? Mereka sangaaaat bangga dan semangat menanti saat berpuasa. Ramadhan begitu mereka nanti, karena mereka merasa sudah berpuasa meski masih kecil. Merasa hebat!! Ramadhan meningkatkan rasa percaya diri mereka. Ramadhan membuat mereka bangga akan diri mereka sendiri. Ramadhan membuat mereka disiplin. Ramadhan memberi kenangan indah bagi mereka semua.

Lalu semakin besar mereka akan meningkatkan kadar puasa mereka sendiri (mereka mengukur kemampuan mereka sendiri) sampai jam 12 lalu nyambung sampai Magrib, dan akhirnya mereka akan puasa full tanpa kami harus menyuruh mereka, atau memberi iming-iming hadiah, apalagi menakut-nakuti dengan dosa dan neraka. No!!!

Biasanya setelah mereka berpuasa Ramadhan kami akan mengajak mereka berbelanja buku sesuai kesukaan mereka sebagai hadiah. Hahaha........... sejak mereka kecil, lebaran bagi berlian-berlianku memang bukan baju baru. Mereka biasa saja jika memakai baju yang ada. Tetep bergembira dan penuh semangat. Sama sekali tidak pernah menuntut baju baru atau malu jika hanya memakai baju yang terbaik yang dimiliki. Hehehe...... mereka PD aja dengan baju yang ada. Secara, pakai baju lama saja sudah guanteng sih! Minder??? Enggak tuh! Masih dikagumi teman-temannya malah. (lebay ya??) Wekekekek...... resiko ganteng lagian pinter, baik hati dan tidak sombong. Jadi baju baru atau lama nggak ngaruh sama sekali. Tidak ada yang bisa mengurangi atau menghalangi sinar indah mereka , termasuk baju lama. Huahahahaa........... padahal awalnya karena memang emaknya nggak sanggup beli baju baru buat mereka ya, makanya mamanya cari akal supaya anaknya nggak minder dengan keadaannya. .

Seperti Princessku sekarang. Meski baru 3,5 tahun, dia ngotot mau puasa. Duuuuh........... mana tega aku??? Akhirnya aku suruh dia makan jam 8 pagi (statusnya makan sahur), dan aku bilang kalau dia harus makan sahur sebelum puasa. Lalu dia berbuka saat pulang sekolah jam 11.30. Seterusnya, sesuka dia aja mau bagaimana asal tidak makan minum di luar rumah.

Suatu hari, dia tidak mau 'makan sahur' dan hanya minum susu. Siangnya, aku terlambat jemput dia. Karena terlambat, aku tidak mampir ke rumah untuk mengambil susu buat dia berbuka. Begitu masuk mobil, dia mencari susunya. 'Mama nggak bawain adek susu?' Tanyanya tanpa marah atau merajuk sama sekali. 'Iya sayang, maaf Mama tadi langsung ke sini nggak sempat mampir rumah ambil susu adek.' Lalu dia ambil air mineral yang ada dan meminumnya. Sampai rumah barulah dia minum susu buatan masnya yang trenyuh dengan kehausan adeknya dan karena begitu cinta sama dia. Selesai minum susu dia bilang ke aku; 'Mama.......... puasa sih puasa, tapi nggak gini juga kalee..........'

Hahaha.............. aku dan mas-masnya tentu saja kaget dan gemes mendengarnya. Princessku langsung kabur, ngibrit, karena menyadari pipi chubynya bakalan diserbu oleh kami semua yang tidak bisa menahan kegemesan .

Besoknya............. dia tetep ngotot minta puasa sampai pulang sekolah. Namun dia lebih aware untuk memaksa diri 'makan sahur'. Hahaha............. ternyata sekecil dia sudah bisa belajar dari pengalaman.

Karena mereka biasa berpuasa tanpa beban, maka sejak kelas 1 SD berlian-berlianku yang besar sudah berpuasa penuh dan ikut puasa syawal meski tidak pernah kami suruh. Juga puasa sunah lainnya.

Memang sih, ada kalanya mereka ngeluh nggak kuat. Aku selalu tekankan bahwa mereka harus jujur, bilang ke aku jika nggak kuat. Aku tidak mau mereka berbohong demi predikat 'puasa'. Hehehe........ tentu saja aku punya kiat mengatasi ketidak kuatan mereka berpuasa sehari penuh. Aku ajak mereka menganalisa, pakai logika, dan memotivasi mereka. Lalu........ aku beri mereka kebebasan untuk memutuskan akan meneruskan berpuasa atau berbuka di tengah jalan alias menyerah. Dan aku yakinkan bahwa apapun pilihan mereka, mereka tetaplah berlian indahku, kebanggaanku, dan aku tetap cinta sama mereka sepenuh hati. Biasanya sih mereka pantang menyerah sebelum finish. Keras kepala yang positif, bukan??

Hei............ belajar berpuasa tidak berat kan????? Indah malah!! Seruuu!!!

Tidak ada komentar: