Halaman

Senin, 25 November 2013

Nasi Pecel

Maaf lama gak berbagi cerita. Bertambahnya amanah membuatku harus makin pandai membagi waktu, pikiran, tenaga, dan perasaan. Ahaay.....guaya juga ya aku. Clegux deh. Sok banget, maaf yaa kalo belagu......hehe....gak kok. Aku masih seperti yg dulu, hanya masih bego ngatur waktu.

Pagi ini aku ingin berbagi cerita tentang berlian gantengku yang juga adik kelasku. Hehehe.....kok dia lagi sih Dew? Ya maaflah, kan karena nowadays yang lagi hot2nya berbagi cerita, curhat, ngerumpi sama maknyak ya dia. Meski adik2nya juga sih seperti biasa. Jadi kenapa gak cerita adik2nya? Atau masnya? Hahaha.....sabar yaa......nanti juga cerita kok. Tenang aja, akan buanyaaaak cerita lain yang menyusul.

Tahu donk kalau dia tuh nglajo, pulang pergi dari rumah ke kampusnya di Bintaro yang sebenarnya lumejen gitu jauhnya. Tapi berkat si CL maka berlianku menikmati saja rutinitasnya itu. Jika mulai kuliah jam 8 pagi, maka dia akan berangkat jam 6 bareng ayahnya sampai stasiun Manggarai, lalu mereka misah ke tujuan masing2. Tapiii....jika kuliahnya agak siang, dia tetep berangkat pagi. Hanya saja dia bisa lebih santai memilih kereta yang mana sesukanya karena tidak diburu waktu. Sampai kampus terlalu awal dia akan i'tikaf di MBM (haha....jadi anak alim, katanya) atau ke kostan temannya. Sebenarnya dia sangat ingin menunggu waktu dengan ikut masuk kuliah di kelas lain, tetapi dia khawatir tidak diijinkan. "Coba ajalah sayang, bilang ke dosennya kalau mau yakin. Ya kalau ditolak gpp keluar lagi, setidaknya sudah coba." saranku.

Meski tidak kost, dia juga mengalami dinamika anak kost. Maklum, selain main ke kostan temannya saat kepagian datang, dia juga sesekali nginep jika ada yang penting misalnya apel sangat pagi sementara dia sedang kecapekan. Kalau nginep, kubekali dia dengan makanan tambahan buat teman2 kostnya. Semalam kami berencana beli makanan di depan kompleks, dibungkus untuk dimakan di rumah. Hehe....sekali-kali jajan, namun kami memang lebih suka menikmatinya di rumah sambil ngapain aja sesuka kami bersama. Saat menentukan siapa mau apa, berlian gantengku nyeletuk; "Kalo di kost ma, kadang ada yang harus irit, hemat, jadi bisa gak makan atau makan nasi pecel sama bakwan aja."

'Lalu gimana mas?' tanyaku ingin tahu seperti apa berlianku menyikapinya.
"Ya aku tawari dia untuk kubeliin kalo yang gak makan, atau yang uangnya cekak kutambah uangnya biar jangan cuma nasi pecel sama bakwan. Kalo yang gak makan sih mau kubelikan, tapi seringnya mereka mau yang murah aja, yang cuma nasi pecel juga gak mau kutambah. Jadi ya biasanya aku ikutan saja mereka, jadinya makan nasi pecel sama bakwan kami semuanya. Enak juga lho Ma."
'Wow.....mama bangga banget sama sayang mama lho. Sikap ini menunjukkan kalau cinta mama memang berlian. Jempol buanyaaak banget.' kataku senang penuh haru campur super bangga.
"Yaa...kan aku pulang pergi, uangku lebih banyaklah sedikit dari mereka yang kost. Meski kadang jadi harus ikut hemat juga karena kan aku harus sisain uang buat bayar parkir motor di stasiun dekat rumah."

Mongkog bangeeeeets deh rasanya sebagai ibu mengetahui berlianku seperti itu. Gak keren ya? Hihihi......itulah aku. Bangga lebay gak jelas untuk hal2 sepele, sederhana, cemen, gak keren, akan apa yg dilakukan berlian2ku. Aku selalu menghargai hal baik yang mereka lakukan seolah mereka sudah mencapai prestasi tingkat dunia. Hahaha...............maknyak lebay.

Hidup nasi pecel!!

Tidak ada komentar: