Selasa, 2009 Juli 14

SSSSSTTTTT................. AKU SELINGKUH????

Qi....qi....qi....................... berdua pacarku, kami suka cekikikan membicarakan masalah ini. Lho? Membicarakan perselingkuhannya sendiri kok malah cekikikan berdua? He he he............... makanya baca dulu sampai habis ya.................................

Seringkali aku atau pacarku merasa bosen dengan keseharian kami. Nakalnya, kebosenan datang saat seharusnya kami menggeluti kewajiban kami masing-masing, pekerjaan kami masing-masing. Hm.......... aku sih nggak terlalu masalah karena aku bekerja bukan kepada orang lain maupun instansi tertentu. Tapi................... pacarku kan masih abdi negara, masih sebagai pegawai, yang pastinya terikat berbagai aturan kantor baik itu pekerjaan maupun waktunya.

Trus???? Kalau bosen gimana donk?????

He he he....................... tentu saja ide nakalkulah yang lebih sering muncul, meski dia juga tidak jarang lebih dulu melontarkan rencananya untuk kami lakukan. Dan........... sering juga idenya jauuuh lebih "nakal" dari ideku. Apakah itu??? Waaah............. sorry, maaf, ini off the record. Tapi, aku suka. Kami suka.

Kami janjian saat lunch time, ishoma, atau apalah istilah lainnya. Aku datang sendiri, dan dia pun datang sendiri dari kantornya untuk kemudian kami bertemu di suatu tempat yang telah kami sepakati bersama. Jangan malahan makan siang di luar sama orang lain kan!

Di mana atau ke manakah itu? Ya tergangtung sih. Kadang kami makan berdua, sekedar jalan-jalan "cuci mata" berdua, atau belanja kebutuhan rumah berdua, atau main boling berdua. Eh............... kalau masih punya berlian ungil yang masih ASI, kami jalannya bertiga sih.

Kadang kami makan berduaan, sambil bercanda. Kaki-kaki kami pun iseng banget ikut bercanda. He he he.............. aku paling suka gangguin kakinya saat duduk berdua.

Jika kami boling beruda, which is aku memang sama sekali nggak jago seperti dia. Bolaku sering banget masuk "got" di pinggir arena. Kalau sudah gitu, aku sebel dan lari ke pelukan atau pangkuannya. He he he............... sengaja sih, biar dipeluk. Sebenarnya aku jago main boling. Ha ha ha................ bohong! Aku beneran nggak bisa. Tapi pacarku itu? TOP BGT deh! Strike sudah menjadi langganannya.

Jalan berdua sambil belanja kebutuhan bulanan, kami bergandengan tangan, bercanda haha hihi, kadang pelukan di tengah keramaian lalu lalang orang yang kami cuekin, atau iseng berdua. Ha ha ha................. kami memang paling seneng bercanda dan cekikikan berdua. Membicarakan atau mengomentari sesuatu yang belum tentu lucu bagi orang lain. Namun bagi kami, dengan keisengan dan kreatifitas kami, maka semuanya menjadi lucu dan "gayeng" untuk dibicarakan.

Dan yang terpenting, itu sangat menghibur kami, mempererat cinta kami, memperindah hidup kami, dan meramaikan kebosenan kami akan keseharian, rutinitas, sehingga menjadi lebih berwarna.

Setelah itu, kami akan kembali ke mobil masing-masing. Ya, meski kadang tidak bisa parkir bersebelahan, kami usahakan parkir di lantai yang sama. Tentu saja dia akan mengantarku ke mobilku terlebih dulu sekaligus memasukkan barang belanjaan kami ke bagasiku karena akulah yang lebih dulu pulang (he he he.............. itulah asyiknya aku bisa memilih untuk pulang dulu atau tidak). Sedang dia harus kembali ke kantor.

Naaah................ sebelum berpisah di tempat parkir itu, kecupan kecil kadang disertai pelukan akan mengiringi perpisahan kami.

"Hati-hati cantik."
"Hati-hati cintaku."
"Love you..............."

Atau kata-kata lain yang biasanya dia bisikkan ke telingaku karena .................. rahasia............... akan membuatku berbunga-bunga dalam perjalanan pulang. Senyum-senyum sendiri saat nyetir seringkali menemaniku di perjalanan pulang.

Heii..................... hal-hal kecil, iseng, namun menyenangkan itu suatu hari menjadi pembicaraan hangat bagi kami berdua. Mengingat:

  1. Kami datang sendiri-sendiri.
  2. Ketemuan di tempat parkir.
  3. Jalan berduaan, mesra, gandengan, kadang pakai rangkulan, cekikikan berdua.
  4. Berpisah di tempat parkir.
  5. Sebelum berpisah pakai acara dicium, dibisiki, cekikikan, lalu salam perpisahan yang mesra.
  6. Lalu, masing-masing pergi dengan kendaraan yang berbeda.
Waaaah...................... jangan-jangan??? Kami dikira orang sebagai pasangan selingkuhan ya??? Ha ha ha.................. kami berdua pun tertawa kalau membicarakan "kemungkinan-kemungkinan" kesan yang ditangkap oleh orang yang memperhatikan kami. Saat bawa-bawa baby, dikira selingkuh sampai punya anak. Ha ha ha........................

CMIIIW!!! Kok, GR banget ya. Emangnya ada yang peduliin???

EGP. Kembali lagi, kami nggak peduli apakah orang memperhatikan kami atau tidak. Juga sesuka kami kalau kami menganggap orang lain memperhatikan kami. Dasar narcist. He he he.....................

Yang pasti, cara "nakal" kami tersebut cukup mengobati kebosenan kami tanpa harus merusak hubungan indah yang telah Allah ijinkan bagi kami, PERNIKAHAN KAMI. Semoga selalu berkah.

Nah, ngapain janjian, makan siang bareng, ke luar jalan bareng, atau selingkuh sama orang lain jika bisa dilakukan berdua??? Hidup ini kita nikmati dan syukuri dengan membahagiakan diri dan keluarga. Jangan malahan merusak keluarga, tatanan indah yg sudah direstui Allah.
Love you cintaku......................

Selasa, 2009 Juli 07

PRINCESS NANGIS MEMAKSAKAN KEINGINAN???

Princessku sudah 2tahun setengah. Tambah pinter, tambah banyak akal, dan juga tambah banyak akal-akalan. Iya, di usia batitanya ini dia selalu belajar dan belajar apa saja. Semua yang tertangkap kamera cantiknya yang bening bersinar itu, atau terekam oleh kuping indahnya, juga analisa otak cerdasnya meski masih mungil, sangatlah pesat perkembangannya. Seringkali aku, papanya, maupun mas-masnya dibuatnya terkaget-kaget atas tingkah barunya.



Salah satu tingkah yang dia masih eksperimen adalah............... menggunakan tangisan dan teriakan untuk menggolkan keinginannya. Entah itu meniru, hasil pengamatannya dari anak lain yang ternyata berhasil menggunakan trik itu maupun eksplorasinya sendiri atas kemampuan berekspresinya yang memang makin berkembang di usianya sekarang. Ya, di usianya sekarang dia sedang mempelajari, mengeksplore, dan menganalisa hasilnya dengan melihat sikap kami (orang2 di sekitarnya) atas sikap Princess cantik kami ini.

Seperti yang terjadi suatu malam. Princess yang tidak tidur siang, sudah ngantuk dan terlelap saat hari masih sore (belum waktu tidur malamnya). Waduuuuh.............. alamat bisa bangun malem nih. Padahal aku jelas tidak mungkin mengikutinya tidur sore-sore. Hmm............. meski sudah bisa menduga, aku hanya berdo'a dia bobok sampai subuh. So, aku pun bisa tidur tenang hingga subuh menjelang.

Tapi.................. harapan tinggalah harapan. Kenyataan.................. ternyata tak seindah harapan. ha ha ha............................ jauuuuuuh lebih indah!

Saat aku baruuuu saja terlelap dalam peraduan dan mimpi indahku mulai terpampang..............

"Mammmaaaa....................... hoaaaaa.......................... hoaaa................................"
"Ada apa sih cintaku? Kok pakai nangis segala? Mama nggak ngerti maksud adek kalau nangis gitu. Mendingan adek ngomong aja, biar mama ngerti dan keinginan adek bisa tercapai. Lagipula, adek mengganggu papa, mas-mas, juga tetangga yang bobok. Mereka bisa sebel lho."
"Hooaaaa................. adek bla bla bla......................"



Hhhhh................ antara masih ngantuk, berisik, sebel, tapi tetep cinta banget membuatku terbangun dengan sangat tidak nyaman. Apalagi Princess ngomongnya sambil nangis, mana aku ngerti kemauannya??? Juga suara tangisnya yang terdengar berat dari tenggorokan itu membuatku khawatir jika tenggorokannya bisa sakit. Aku juga nggak mau dia nantinya akan menggunakan tangisan dan teriakan untuk menuntut jika usahanya ini berhasil.

He he he.................. meski sebenarnya ini bukanlah usaha pertamanya. Sudah beberapa kali dia melakukan aksi nangis teriak untuk menuntut sesuatu. Dan selalu aku ajarkan bagaimana seharusnya dia menyampaikan keinginannya. Tapi....................... dia tetep mencoba dan mencoba lagi, dan aku haruslah bersabar dan firm dalam mengarahkan bagaimana dia seharusnya bersikap jika menginginkan sesuatu.

"Ok, kalau adek nangis gini, mama males. Mama nggak bakalan mau memperhatikan adek. Apalagi memenuhi keinginan adek. Nggak lah! Mending mama bobok aja, masih malem, ngantuk."

Setelah menyampaikan sikapku, aku berbalik memunggunginya dan pura-pura tidur. Lalu..........
aku merasakan tangan mungil menyentuh punggungku setelah isak tangis dan teriakan berhenti. Ya, aku SELALU konsekuen dengan apa yang aku ucapkan pada berlian2ku. Makanya mereka sudah tahu jika aku ngomong maka bukan gertak sambel, juga bukan janji-janji syurga biar mereka diam.

"Maaa............ adek nggak nangis lagi nih. Adek mau maem."
"Ok, mama ambilin dulu ya, adek di sini aja."
"Adek mau ikut, Ma. Tapi adek kan masih ngantuk, jadi digendong mama ya, biar adek nggak jatuh. Kalau ngantuk sambil jalan kan bisa jatuh."

Gubraaak!!!!

Lha tadi dia minta gendong tapi aku tolak dengan alasan aku ngantuk dan bisa jatuh gendong dia saat ngantuk. Lha kok dia balik sekarang???

Sampai di dapur......................

"Ma, adek nggak jadi maem. Adek mau bawa kereta (baby stroller) ke kamar aja. Mama dorong keretanya adek duduk di dalamnya ya................"

Gubrak lagi!!!!

Karena tadi aku juga menolak mendorongnya di keretanya karena aku ngantuk n capek banget. Lha sekarang???? Secara tidak langsung dia menyuruhku lagi, bukan???? Ok, akhirnya aku dorong juga dia di dalam babystrollernya ke kamar dengan janji sampai kamar saja. Sesudah itu dia hanya akan duduk di sana tanpa aku dorong lagi.

Dia menepati janjinya. Akhirnya kami ngobrol berdua di kamar. Antara ngantuk dan cinta, tetep aja lucu obrolannya karena topik yang dia angkat sangatlah Princess banget. Lucuuuuu................ juga cerdas!

Menjelang subuh, dia bilang sudah ngantuk dan pengin naik ke tempat tidur. Lalu..................... zzzzzzzzzzzzzzz.......................zzzzzzzzzzzzzzzzzz........................... dia sudah terlelap dalam buaian mimpi indahnya.

Akuuuu??????????? Ya mana mungkin bisa tidur lagi jika masjid sudah mengumandangkan do'a bangun tidur???

Ya wis, bangunin papa dan juga mas-masnya agar mereka segera bersiap untuk shalat subuh berjamaah di masjid.

Aku dengan terkantuk-kantuk namun nggak mungkin tidur lagi segera melakukan aktifitas keseharianku. Semoga nanti siang ada kesempatan dan bisa menebus ................ TIDUR!!!

Minggu, 2009 Juli 05

TERKENAL

Bulan-bulan ini banyak banget undangan pernikahan. He he he............ secara, ternyata aku tuh sudah termasuk tuwir.................. terbukti seolah hari Sabtu dan Minggu sudah dipatok sebagai hari undangan. Rasanya dulu nggak gitu-gitu amat seringnya terima undangan. Hm................ kok serasa masih muda n imut aja ya??? Narcistnya kumat!

Selain sebagai undangan, kadang aku berdua Pacarku mendapat kepercayaan untuk "mejeng" berduaan dengan kain kebaya dan riasan komplit.................... sebagai bagian dari panitia acara. Seperti di acara yang belum lama berlangsung kami didaulat untuk menjadi among tamu. Tamu-tamu VIP menjadi tugas khusus kami untuk menjemput dari penerima tamu di depan, mengantarnya ke ruang VIP dan atau ke pelaminan untuk selanjutnya secara khusus berhak menyela antrian tamu lain untuk bersalaman dengan pengantin sekaligus diabadikan.

Tuan rumah mempercayai kami untuk tugas ini dikarenakan kami dianggap cukup kenal dengan para tamu VIP tersebut. Berbekal daftar nama dan HT untuk koordinasi dengan bagian depan dan pembawa acara, kami mulai standby. Eng ing eeeng......................

Satu.......................dua................................. lalu........................ lalu........................ lancaaaar..............


Lumayan pegel sih wira wiri dengan kain kebaya dan selop berhak tinggi. Maklum, biasanya pakai sepatu kets atau sandal teplek! Tapi................. ok aja sih, berduaan sama pacar sih. Ya sambil bertugas kami ngobrol berduaan, cekikikan, dan kadang nyanyi bersama ngikuti band yang memang selalu mendendangkan lagu-lagunya. Waah.............. jangan-jangan pengantinnya aja kalah mesra lho! Luv u cintakuu....................

Eh.............. rupanya pacarku mendapat kabar dari depan, jika ada seorang tamu VIP datang. Tapiiii............... hanya Ibu, Bapak (suaminya) tidak datang! Waduuuuh.................. pacarku bingung karena nggak yakin bisa ngenali kalau si Ibu pejabat itu sendirian. Ha ha ha............ ya jelas donk suamiku bingung.

Tapiii........................ tenaaaang................... dengan stil yakin aku menenangkan pacarku kalau aku ngenalin beliau karena pernah rapat bareng.

Bener sih, aku sangan ngenalin beliau dan kami pun langsung menyongsongnya dengan senyum manis dan aku menyapa lalu mengajak Ibu tamu VIP tersebut sambil berjalan ke arah pelaminan. Obrolan akrab dan aku yakin banget Ibu ini juga ngenalin aku. Secara, kami pernah rapat bareng.

Sesudah syik ngobrol dan kami mendekati pelaminan................................................. ternyata saudara saudara.................... beliau tuh sama sekali lupa sama aku.

Ha ha ha...................... memang ternyata beliau yang terkenal, tapi bukan aku dan dia saling kenal. Even kami beberapa kali terlibat acara dan rapat bersama, dan aku tuh selalu ngomong dan mendapat perhatian seluruh peserta rapat termasuk Ibu ini. Namun.................... tetep aja beliau nggak ngenalin aku saat ketemu di lain acara.

Alesan beliau sih, aku beda, makin cantik dengan kain kebaya dan riasanku (biasanya mukaku kan polos tanpa make up, bahkan tanpa bedak). Ha ha ha........................ nggak papa kok Bu, nggak ngenalin. Nggak usah berusaha mencari alasan biar aku nggak tersinggung. Emang dasarnya beliau yang terkenal kok, bukan kami saling kenal.

Hmmm......................... kayaknya memang pantes beliau masuk tamu VIP ya. Meski istri pejabat, tetep berusaha polite.

Rabu, 2009 Juli 01

MENURUTKU SBY TIDAK SIAP MENJADI PRESIDEN......... LAGI

He he he................ para pendukung SBY jangan marah ya membaca statementku ini. Ini kan sekedar suara hati seorang rakyat yang peduli dengan Presidennya. Iiiih................. gaya ya akyu!!

Emang................ beneran, aku peduli. Aku mau negara ini dipimpin oleh yang tepat. Dieee............ kayak tahu aja mana yang tepat.

Gini nih analisaku. Ehem................ sok deh, kayak pengamat politik profesional aja.

  1. Saat terpilih sebagai Presiden tahun 2004, aku sebagai rakyat tidak mengetahui programnya sebagai Presiden baik jangka pendek (5th) apalagi untuk jangka waktu 2 periode. Bahkan di sekolah2 juga tidak disosialisasikan, terbuktu berlian-berlianku juga tidak mendapatkan sosialisasinya. Seperti dulu saat aku kecil aku mengetahui program jangka pendek (5th) dan jangka panjang (25th) dari Bp Soeharto, Presiden RI saat itu. Makanya harusnya kita sudah tahu sejak awal jika Bp Soeharto memang berencana memimpin negri ini minimal 5 periode. Berarti, SBY memang tidak berencana menjabat lebih dari 1 periode. Jangan2 juga nggak ada rencana menjadi Presiden sama sekali ya?? Lha kan program periode 2004-2009 saja tidak terdengar. Kasihan kan kalau dipaksa??
  2. Tidak siap sama sekali siapa cawapresnya, bahkan sampai saat-saat akhir meski ngaku sudah mengantongi beberapa nama. Kalau memang berencana, mestinya bahkan jauh hari sebelum masa pemilu legislatif sudah menyiapkan "pasukan"nya dengan berbagai kemungkinan hasil pileg. Lha kan incumbent!
  3. Tidak siap bahkan sekedar slogan dan akronim nama capres cawapresnya. Terbukti saat deklarasi di Bandung tiba-tiba menggunakan "SBY Berboedi", lalu ............ tiba-tiba pula di tengah jalan berubah menjadi SBY-Boediono. Why? Kalau memang siap kan mestinya sudah "matang" dan jelas filosofi maupun arti yang dikehendaki.
  4. Juga mengenai slogan "lanjutkan" kenapa sekarang banyak slogan lain seperti; lebih tepat lebih baik? Lha kok malah mirip punya capres lain??? Bingun aku!
  5. Dari wajahnya, terlihat keletihan dengan kantung mata yang begitu nyata. Terlihat tidak FIT dan tidak siap secara fisik, kasihan rasanya jika harus membebani pundaknya dengan amanah yang demikian besar............ bangsa dan negara ini. Juga Bp Boediono yang saat debat terlihat capek banget. Kasihan, nggak tega rasanya.
  6. Secara mental mungkin juga sudah letih, makanya beliau sensi banget. Slogan calon lain dinilai mengecilkan dia, padahal kalau nggak sensi sih menurutku biasa-biasa saja. Lagian, kalaupun calon lain mengecilkannya, cuekin aja. Tunjukkan saja jika kubunya hebat dan cukup kompeten untuk maju dan menjadi pemenang.
  7. Pendukungnya pun tidak siap untuk mengantarkan beliau ke RI-1. Terbukti mereka terlihat sangat berambisi agar pemilu pilpres ini hanya 1 putaran saja. Kesannya, mereka tidak siap bertarung. Bisa jadi mereka sebenarnya tidak mempunyai amunisi lagi, sehingga jika sampai 2 putaran ya nggak punya "nyawa" lagi. Jadi jika 2 putaran mereka sendiri merasa bakalan kalah. He he he............. maklum, 2 kandidat lainnya kan pengusaha yang pastinya punya dana yang cukup. Belum lagi pendukung maupun tim suksesnya terkesan emosian dan nuduh2 pihak lain fitnahlah, nyeranglah, dll.
  8. Bahkan dari iklan-iklannya, menurut penilaianku sih, SBY itu siapnya menjadi seorang ayah, kakek, dan berbahagia bersama keluarga di hari tuanya. Juga berkegiatan sosial bersama petani, nelayan, guru, dll. Bukan menjadi Presiden.
Hmm............. makanya para pendukung, tim sukses, jangan maksa donk. Kasihan kan SBY.

Maaaf................. Bapak SBY yth, ini sama sekali tidak berarti saya menilai Bapak tidak kompeten lho. Tapi saya justru tidak ingin Bapak capek, menanggung beban amanah berat, jadi Presiden negeri ini. Karena Bapak adalah capres termuda saat ini (bener kan?) tapi terlihat paling tidak fit.

Mangga, Bapak istirahat saja, momong anak cucu, berbahagia di hari tua. Biarkan saja capres lain yang menggantikan kepemimpinan negeri ini. Bapak support dengan berbagai kelebihan yang masih Bapak miliki.

Jumat, 2009 Juni 26

SELINGKUH

Wuiiiih................ baca judulnya aja, pasti sudah pada deg degan. Mengira-ngira, siapakah yang selingkuh. Aku, pacarku, iiiih..........naudubillahi min dzalik............ amit2 deh, jangan sampai vrus jahat ini mengotori rumah kami, atau.................... biar nggak penasaran, curious, pengin tahu, gitu.......... maka teruskanlah bacanya. He he he...................

Fenomena selingkuh memang sedang marak. Heraaaan deh! Masa sesuatu yang jelas-jelas buruk, menyakiti orang yang seharusnya dicintai dan dilindungi, merusak keutuhan surga dunia, merusak masa depan keluarga dan anak-anak, lha kok malah dijadikan trend??? Dasar manusia! Nafsu setannya yang malah dianggap lumrah dan biasa.

Wue he he he............. jangan-jangan setan pun akan tersinggung jika dijadikan kambing hitam atas ulah manusia yang sudah menjadi budak nafsunya sendiri. Ha ha ha................. melihat tingkah polah manusia yang buruk namun masih merasa biasa aja, baik, atau malah merasa mengikuti sunah nabi, bahkan merasa mengamalkan ayat Allah.................... niscaya setan pun akan merasa rendah diri dan malu karena ternyata kejahatannya sudah dikalahkan oleh manusia .

Pengkhianatan. Ya, selingkuh pada dasarnya adalah sebuah pengkhianatan. Jahatnya, pengkhianatan ini atas janji kepada orangtua yang disaksikan oleh Allah. Eh, maaf........... yang aku tahu menurut agamaku ya, Islam. Ya, saat akad nikah seorang suami berjanji kepada orangtua(wali) istri untuk mengambil alih perwalian yang ada pada orangtua (wali) dengan menyebut namaNya. Demikian juga istri sudah rela, ikhlas, ridho, untuk menyerahkan perwaliannya kepada suami disaksikan Allah.

Naaah..................... apa iya masih nggak merasa kalau selingkuh itu jahaaaaaaat bangets??? Kalau masih juga ya kebangetan! Muka tembok! Nggak punya nurani! Parah!!

Belum lagi yang ikut menanggung akibat jika orangtua selingkuh bukan hanya pasangan hidupnya tetapi juga anak! Bagaimana mungkin anak bisa berbahagia dan hidup nyaman jika orangtuanya berkhianat terhadap "rumah" mereka sendiri???

Sebenarnya mengapa sih orang selingkuh? Kan waktu dulu sampai termehek-mehek ngejar supaya mau menjadi istri (suami)nya? Mau yang lebih cantik, lebih ganteng? Bosan? Beh!!! Sok! Emangnya sendirinya nggak ngebosenin? Nggak nyebelin? Nggak ........... yang jelek-jelek lainnya?? Wiiii................. nggak ngerasa aja!

Ntar trus curhat sama orang lain, cari perhatian, akting biar kelihatan melas n butuh pertolongan. Peeeeh............ nyari pertolongan ya jangan ganggu suami orang donk! Trus yang dicurhati, sok jadi pahlawan kesiangan, dll tindakan pengecut dan nyebelin lainnya. Kenapa bukannya cari cara untuk menyiasati segala kendala pernikahan dengan yang sehat dan membahagiakan keluarga?

Kalau aku sih punya ide. Hayoo................ siapa mau ngikut??? Tariiik mang.................

Gini, pertama, jangan sekalipun "merasa" hebat dan kuat dengan berteman dekat dengan lawan jenisnya. Jaga pandangan. Lha............ kan sudah diatur oleh Dia. Jangan malahan "obral", belanja sana sini jelalatan, curhat atau sok arif dan baik dengan menampung serta memberi nasihat atas curhatan orang lain (lawan jenis). Apalagi kalau curhatnya mengenai pasangan hidup mereka (suami or istrinya). Gak usah sok deh! Kalau ini sih.............. membuka pintu nerakanya sendiri.

Kalau mau curhat ya ke pasangannya sendiri atau ke profesional!

Kedua, sering-seringlah melakukan kegiatan berduaan, tanpa kehadiran anak! Ngapain kek, belanja sambil mesra2an gandengan, makan di restoran atau warung tenda berduaan, sekedar duduk di taman berduaan sambil ngasih makan merpati.............. duuuh.............. kayak di Eropa ajah!

Jangan lupa komunikasi yang intensif. Telpon, sms, atau Email juga boleh. "Nakal" dikit atau banyak juga bagus malahan! Bayangkan; sudah nakal, eee............ berpahala karena bernilai ibadah. Atau...................... kalau memang ngebet pengen selingkuh, ya selingkuh aja!

Lho???? Kok??????

Ha ha ha................ jangan kaget dulu. Selingkuhnya ya sama istri atau suaminya sendiri! Gimana caranya? Ya pura2 aja dia orang lain. Telponan, smsan, E-mailan, ketemuan. Ha ha ha............... dijamin selingkuh yang ini lebih indah, aman, sehat, dan............... nggak bahaya!

Nggak percaya?? Coba aja!

Rabu, 2009 Juni 17

CAPRES 'ALA PRINCESSKU

Entah kenapa, pemilu kali ini aku begitu antusias mengikuti perkembangannya. Baik pemilu pileg maupun pilpres. Sejak awal banget, persiapan-persiapan partai, pendaftaran caleg, kampanye (he he he............. aku sih nggak ikutan kampanye), pelaksanaan, penghitungan, sampai sekarang menjelang pilpres.

Komentarku??? Seruuu!!!! He he he, emang seru. Macam-macam tingkah polah para politikus beserta partainya. Kadang hebat, kadang..................... maaf ya............... kok kekanak-kanakan gitu ya? Nggak dewasa, saling serang yang nggak mutu (jangan pada tersinggung ya, ini pendapatku sebagai rakyat, sebagai penonton), namun tidak jarang juga muncul ide-ide kreatif yang briliant. Ck..........ck..............ck................ hebat memang akselerasi kemajuan kemampuan pikiran mahkluk ciptaan Allah yang namanya MANUSIA.

Dan.............. manusia yang aku mau ceritain ini juga sangat hebat akselerasinya. Melesat bagaikan cahaya. Sering membuatku, pacarku (papanya), dan berlian-berlianku (mas-masnya) terkagum-kagum akan kehebatan mahkluk kecil nan cantik ini.

Apa hubungan antara politik, pemilu, dan Cantik kami???

He he he................... kali ini, ueraaaat bangets. Begini ceritanya:

Suatu malam (kayak cerita apaan ya???), kami berlima; aku, 3 berlian gantengku, dan Pricess cantik sedang ngerumpi setelah shalat maghrib sambil nungguin Isya'. Lho?? Kok habis shalat ngrumpi, bukannya ngaji! He he he........... diskusi sambil bercanda ria tepatnya.

Aku sih tetep sambil kerja di laptopku. So, kami pun ngariung tumplek blek di kamarku. Uyel-uyelan, umprek-umprekan, membuat keributan di sekitarku kerja. Kayaknya mereka mencari perhatian ibunya yang nggak tahu diri. Ha ha ha................... Merekapun celometan sana sini lucu banget. Yang gede maupun yang kecil saling berebut berbicara.

Lalu.......................

"SBY." Vaniaku nyeletuk saat mendengar iklan salah seorang capres yang mirip jingle mie instan. Sedih sih sebenarnya kalau denger iklan capres gini. Nggak rela rasanya kalau Capres diiklanin, bukannya dikampanyekan gitu!

"Emang siapa SBY itu Dek?" Mas Hafizhnya iseng nanyain. Dia pikir Adeknya sok tahu aja.

"Dia itu calon Presiden, Mas." Jawabnya enteng dan paham banget.

????????????? Tentu saja kami berempat kaget mendengar jawabannya yang yakin banget, seolah dia mengerti apa yang dibicarakan.

"Ada yang lain lagi lho Dek, calon Presidennya. Siapa coba?" Mas Rafi menimpali sekalian ngetes adik cantik pinternya itu.

"Adek tahu Mas, ada JK sama.............."

"Me............... Mega kan Dek." Aku mencoba memberitahunya. Eeeee............ dia langsung menyambar dengan gesit; "Megawati Ma, yang betul."

"Iya Dek, Megawati. Adek betul, Mama nggak lengkap."

Waaah................. aku dikeroyok sama berlian-berlianku. Karuan saja Princess diserbu Mas-Masnya untuk digemesin, diciumin, karena celetukan lucunya tentang capres!! Akupun tidak ketinggalan ikut menyerbu pipi cubynya itu. Juga mulut mungil yang selalu mengeluarkan pendapat maupun kata-kata hebat tak disangka-sangka.

#####

Kemudian saat aku, Vania, dan Papanya di dalam mobil................ seperti biasa aku ngobrol sama pacarku. Ee............ Princessku nggak mau kalah dan sibuk bercerita sendiri dan menuntut mama papanya memperhatikan.

"Prabowo itu pinter lho Pa."

Haa?????? Kok dia ngomongin politik lagi sih?

"Siapa iti Prabowo Dek?"

"Calon Presiden juga Ma."

Ha ha ha...................... masa sih Princess cantikku yang baru 2,5 tahun sudah berbicara politik??? Waduuuuh................. apa gara-gara aku mengikuti berita politik ya? Sampai-sampai Vaniaku pun menyerap semua pemberitaan yang aku ikuti.

Kalau dulu, Mas-masnya nimbrung masalah politik sejak mereka suka baca koran. Aku masih ingat banget saat berlian sulungku kelas empat SD sudah punya platform jika dia jadi presiden. Ha ha ha.............. ya lucu, polos, dan jujur banget sih platform ala anak kelas empat SD. Tapi sekarang dia malah nggak terlalu tertarik masalah politik. Apa karena sibuk di ranah ke ABG annya ya?? Hmm.......... dia memang sibuk di OSIS, Pramuka, even-even di sekolahnya maupun undangan seminar di sekolah lain, sampai terlewat kesempatan pertukaran pelajar yang seharusnya diikutinya. Pfffff................. ya sudah, itu resikonya yang harus ditanggung sendiri.

Tentu saja cerita tentang celotehan Princessku ini aku sampaikan ke neneknya saat beliau telpon. Langsung aja Vaniaku merebut telponnya dan berbicara ke neneknya.

"Iya Nek, Prabowo itu hebat." Bla...............bla.....................bla..................... langsung dia berondong neneknya cerita 'ala dia tentang calon presiden yang dia tahu. Namun, calon presidennya ada 4. Termasuk......................... Prabowo!!!

Waaah............................ Pak Prabowo bisa tersanjung nih kalau mendengar sendiri celoteh politik putri kecilku yang cantik dan pinter ini. Ternyata baginya Pak Prabowo adalah calon presiden, bukan calon wakil presiden. Maaf ya Bu Mega............................... Anda berdua adalah calon presiden bagi Vania cantikku.

Hhhhhhhhhhhhh............................. cantiiiiik................................. makin hebat aja sih.............. keep shining...........................................

Minggu, 2009 Juni 14

CAPRES, IKLAN OR KAMPANYE SIH ???

Pilpres diambang pintu. Makiiin dekat.

Lho............lho........... kok??? Masa iya sih capresnya diiklanin? Seriuuus?????

Yah, begitulah reaksiku saat melihat dan mendengar tayangan iklan calon presiden kita. Ggggrrrrrhhhhh............... aku kesel sama tim suksesnya. Ha ha ha............... kenapa Dew??? Eh, kalau aku nulis gini gak bakalan dipenjara kan?? Jangan ya. Ini kan sekedar ungkapan isi hati seorang rakyat akan keadaan politik negeri tercinta. Cieee................. gaya kan!!

Gimana aku nggak gemes n kesel?? Lha kan setahuku, yang namanya Capres itu ya dikampanyekan. BUKAN diiklankan. Dikampanyekan, maksudnya supaya rakyat tahu siapa yang menurut mereka pantas dipilih berdasarkan apa yang menjadi program-program mereka 5 tahun masa jabatannya. So, BUKAN diiklankan supaya BANYAK pemilihnya! Beda lho!

Kalau kampanye, diharapkan nantinya rakyat memilih capres berdasarkan kompetensinya, pahamnya, kecenderungan politiknya, kemungkinan pasukannya (ini sih mauku menjadi paket sekalian supaya rakyat makin jelas kenapa milih mereka), dll. BUKAN IKLAN, yang tujuannya hanya agar dia terkenal, banyak dipilih, meski rakyat tidak tahu kompetensinya, "blind" hanya sekedar sering mendengar atau melihat di iklan media masa. Makanya iklan hanya agar dikenal, diingat, sehingga akhirnya dipilih. Nggak mutu kan kalau milih hanya karena iklan yang menarik dan menggugah selera (maaf bukan nyindir capres manapun lho!)??

Naaah...................... berarti, iklan capres memungkinkan terjadinya kesalahan memilih oleh rakyat karena ketidak tahuannya. Dan.............. maaf, menurutku, ini memberi kesan membodohkan rakyat. Karena mendorong rakyat untuk memilih pemimpinnya bukan karena kompetensinya, namun hanya karena sering mendengar, melihat, dalam iklan.

Hmm.............. andai negara ini setiap calon presiden mencalonkan diri menjadi presiden karena pengabdian, karena ibadah, karena memegang amanah dari rakyat dan Tuhannya. Tentunya mereka akan mengkampanyekan diri mereka secara jujur, mendidik, dan elegan. Lalu akan sangat berbesar hati jika ternyata kalah, dan calon lain yang menang tentunya memang yang terbaik yang dikehendaki rakyat.

Wahai para tim sukses, jangan cekoki rakyat dengan iklan yang tidak mendidik donk. Jangan sampai informasi yang kami terima sama dengan informasi akan "barang" yang diiklankan untuk kami beli, asal kami dengar dan lihat terus menerus. Kampanye capres bukan penetrasi pasar, bukan HANYA supaya terpilih. Tapi didiklah kami rakyat, agar menjadi pemilih yang cerdas, yang mengetahui kompetensi kandidat, yang memilih karena mengetahui, memahami, dan tidak asal contreng karena capresnya "NGETOP".

Untuk para Capres, jangan beri contoh yang tidak baik, jangan saling menjelekkan, kami sudah tahu kok kejelekan Anda semua. He he he.......... emang seringkali kejelekan orang tuh gampaaang banget diingat. Dasar manusia! Cukup tunjukkan kompetensi Anda masing-masing, janji-janji Anda masing-masing yang nantinya akan Anda penuhi jika terpilih, kisi-kisi calon kabinet Anda masing-masing sehingga kami makin jelas mengetahui arah kepemimpinan Anda masing-masing.

Mmmm............ kalau aku sih kayaknya mikir2 dulu kalau ditawarin jadi menteri. Kalau kira-kira bukan kompetensiku, aku nggak bakalan mau!! Jangan mimpi deh Pak, Bu. Hua.......ha.............ha.................. Tapi ini bener lho! Aku nggak bakalan mau kalau nggak kompeten.

Untuk partai-partai pendukung, jujur saja deh........... apa tujuan kalian mendukung capres tertentu? Kursi kabinet apa yang diincer? Nggak usah "muna" atau sok suci. He he he.............. habisnya suka pada bilang nggak minta jabatan, tapi saat nggak dikasih marah-marah? Yaa......... nggak asyik deh! Juga nggak usah bilang jujur, nggak korupsi, dll...... orang juga tahu kok siapa yang jujur atau tidak. Nggak usah memproklamirkan diri! Lagian, menurutku sih biarpun jujur tapi kalau nggak bisa kerja? Sama juga sami mawon. Jangan cuma promosiin kejujuran ya, kompetensinya manna???


Ok??!!! Kita bangun negara ini bersama-sama. Nggak usah saling serang, mending juga nyerang siapa saja yang merongrong negara dan bangsa ini. Qi...qi.....qi.................. kalau ada yang nyerang lho! Kita bersatu padu demi kejayaan INDONESIA.